pengisian buku tamu   kembali ke Cenderawasih Pos Online   Report abuse

namaOm JOHN PIS
tanggal11-11-05
Lokasiclick picture for more information
pesanUUUPPPSSSSS!!!!
Maksudnya mau kaseh nasehat Putera Numbay tahu-tahu bikin KESALAHAN BESAR SENDIRI. Ha-ha-ha.

KOREKSI:
KESALAHAN:
Om setuju sekali dengan komentar dan pernyataan Putra Numbay. Cuma Om mau koreksi sedikit PANDANGAN Putra Numbay menanggapi komentar Gubernur:

GUBERNUR:
...........membangun tanah papua hanya bisa dilaksanakan oleh orang yang pintar(terdidik) bukan oleh orang orang bodok......

PERBAIKAN:
Om setuju sekali dengan komentar dan pernyataan Putra Numbay. Cuma Om mau koreksi sedikit PANDANGAN Putra Numbay menanggapi komentar Rektor UNCEN (Prof Dr. Berth Kambuaya):

REKTOR UNCEN:
...........membangun tanah papua hanya bisa dilaksanakan oleh orang yang pintar(terdidik) bukan oleh orang orang bodok......



Mohon maaf atas kesalahan redaksi sebelumnya.

Salam Ikan Julung dari pasar Ikan Sanggeng Manokwari dan MERDEKA for all.
smilie smilie smilie




pesan pribadi menamba 11-11-05


namaOM JOHN PIS
tanggal11-11-05
Lokasiclick picture for more information
pesanOm setuju sekali dengan komentar dan pernyataan Putra Numbay. Cuma Om mau koreksi sedikit PANDANGAN Putra Numbay menanggapi komentar Gubernur:

GUBERNUR:
...........membangun tanah papua hanya bisa dilaksanakan oleh orang yang pintar(terdidik) bukan oleh orang orang bodok......

PUTRA NUMBAY: .....beliau telah menghina sesama bangsa Papua. (Om John setuju dengan kalimat ini)

Tetapi Om John tidak setuju dengan pendapat PUTRA NUMBAY berikut ini; ..........Karena dalam pandangan saya kebanyakan mereka yang terlibat dalam aksi demo adalah saudara saudaraku dari daerah pegunungan Jayawijaya, Puncak Jaya, Nabire, Merauke, dan sedikit teman dari jayapura,serui, dan Biak. (Maksudnya???).

Kata2 diatas menyiratkan pendapat Putra Numbay bahwa seakan-akan ada konotasi BODOH dengan Pedalaman karena mereka yang banyak secara fisik dalam demo sementara yang pintar adalah Biak, Serui, dan Jayapura karena mereka sedikit yang terlibat dalam demo. Om John tra setuju dengan pandangan ini walaupun Om mengerti Putra Numbay tra bermaksud demikian. Om cuma kaseh ingat untuk hati2 berikan pandangan karena bisa jadi org berpendapat bahwa ada beda antara Gunung dan Pantai dan itu Om John tra setuju. Dua-dua sama-sama makhluk Tuhan yang diciptakan sama dan memiliki kelebihan2 masing2. Moga2 Putra Numbay dpt memahami maksud Om John

Salam MERDEKA for All smilie


namaPutra Numbay
tanggal11-11-05
Lokasiclick picture for more information
pesanHanya orang pintar yang bisa membangun tanah Papuademikian Berth Kambuaya.JPos,Nov.11.
Pertanyaan saya
Apakah seorang arsitek bisa membangun gedung yang megah tanpa bantuan para tukang tukang yang hanya bermodalkan pengalaman tanpa sekolah?
Apakah Seorang Berth Kambuaya bisa menjadi professor tanpa bantuan seorang Ibu rumah tangga dikampung sorong sana yang tidak pernah pergi sekolah namun setiap hari bekerja untuk menjual kacang panjang demi masa depan anaknya?
Apakah seorang ilmuan bisa hidup tanpa bantuan sesama manusia disekitarnya.
Apakah Gubernur bisa ada tanpa rakyat yang bodoh?
Apakah anda benar benar pintar?

Terima kasih ya Bapa, Engkau menutup rahasia itu bagi mereka yang merasa diri berhikmat, namun kau bukakan bagi mereka yang dianggap kurang berhikmat. Demikia Lewi sipemungut Cukai menulis dalam kitab Matius


namaPutra Numbay
tanggal11-11-05
Lokasiclick picture for more information
pesanmenyimak berita Jayapura pos yang bertajuk Uncen Bukan tempat unjuk rasa
Dalam benak saya muncul gambaran bahwa seorang professor Dr. Berth Kambuaya sangat Arogan dan sombong. Kalimat beliau yang mengatakan bahwa membangun tanah papua hanya bisa dilaksanakan oleh orang yang pintar(terdidik) bukan oleh orang orang bodok menunjukan bahwa beliau telah menghina sesama bangsa Papua. Karena dalam pandangan saya kebanyakan mereka yang terlibat dalam aksi demo adalah saudara saudaraku dari daerah pegunungan Jayawijaya, Puncak Jaya, Nabire, Merauke, dan sedikit teman dari jayapura,serui, dan Biak. Kalau seorang professor asal papua sudah membuat judgement manusia Papua itu sendiri berdasarkan pintar dan
bodok, maka sangat disayangkan generasi mendatang yang akan lahir dibumi papua.
Dan saya melihat bahwa dalam pandangan beliau aksi masa yang menuntut MERDEKA adalah kebodohan, ini berarti beliau seirama dengan pandangan Solosa. Timbul pertanyaan saya adalah,
apakah beliau ingin menambah daftar nama YUDAS ditanah Papua?
Salam Pembebasan.


namaPapua_Son
tanggal11-11-05
Lokasiclick picture for more information
pesanMEMALUKAN....!!!!

Itulah tanggapan saya tentang komentar pa gubernur papua. Se-murah itukah penilaian seorang gubernur terhadap rakyatnya? bahwa pendemo adalah profesi cari uang? Se-rendah itukah martabat seorang gubernur? diukur dengan uang? sangat di sayangkan....!!! Pa gubernur hanya mengukur semua kejadian demo dengan uang...karena paitua tiap hari main deng uang jadi...uang rakyat toh...!!
Coba gubernur ukur dengan hati, dengar dengan hati, kenapa ada demo dsbnya??

Om Jhon PIS, Anak Adat Papua dan sobat-sobat yang lain, saya ada prediksi bahwa gub ini tidak lama lagi akan kena balasan dari Tuhan, entahkan sakit atau hal yang mengerikan, karena dia menjual rakyatnya untuk kepentingan pribadi.

Tunggu saja tanggal mainnya....!!!!!

GOD BLESS YOU ALL smilie smilie


namaOm John PIS
tanggal11-11-05
Lokasiclick picture for more information
pesanMERDEKA. Anak Adat Papua betul. Memang kitong pu Pace GUB ini dia su terbiasa DAPAT BAYAR dari JAKARTA jadi dia samakan dia punya kebiasaan diri sendiri dengan kitong punya ade-ade dan saudara-saudara yang siang-malam berjuang untuk memperoleh kemerdekaan PAPUA.

Kitong tra usah baku tawar sudah. Nanti Tuhan sendiri yang nilai dan kaseh jawabannya. Ingat bahwa salah satu hukum dari kesepuluh Hukum Tuhan adalah JANGAN MENYATAKAN SAKSI DUSTA TERHADAP SESAMAMU MANUSIA. Bila benar anak-anak ini BERDEMO karena dibayar oleh sponsor maka nanti hasilnya apa yang mereka perjuangkan akan gagal. Tetapi bila ternyata Gubernur DR. Drs. J.P. Salossa,M.Si yang berbohong/menyatakan SAKSI DUSTA, maka ini PERTANDA KEMERDEKAAN SUDAH DIAMBANG PINTU karena TUHAN AKAN MEMBERKATI ORANG BENAR yang menggantungkan seluruh HARAPAN KEPADA DIA.

Bila Gub Salossa punya kata-kata benar maka perjuangan Papua akan gagal dengan sendirinya tetapi bila kata-katanya SALAH maka BELIAU akan menjadi ABILIO SOARES berikutnya. Ingatlah KATA-KATA OM John ini.

SALAM IKAN JULUNG and MERDEKA for ALL.
GOD BLESS YOU smilie smilie smilie


namaAnak Adat Papua
tanggal11-11-05
pesanMERDEKA!

Komentar pa gubernur di di artikel yang berjudul: Semalam Kapolres/Bupati se- Papua Dikumpulkan

- Saya lihat demo- demo yang terjadi di Jayapura itu tidak beda dengan demo di Jakarta yakni demo karena dibayar. Sehingga tidak heran kalau demo yang dilakukan itu sudah mengarah kepada sebuah profesi untuk mendapatkan uang -

Pertanyaan saya itu yang bayar siapa? bayar dengan uang apa? Semua kekayaan rakyat Papua sudah di curi NKRI dan NKRI kembalikan sebagian kecil dari hasil curian itu melalui Pemda Papua dalam nama OTSUS. Di Papua cuma Pemda yang punya uang cukup untuk membiayai demo-demo tersebut, jadi menurut pa Gub yang bayar demo-demo selama ini pemda Papua ka?

Rakyat Papua mau untuk Merdeka dan Rakyat akan terus berdemo supaya aspirasi mereka bisa di dengar. Aspirasi tolak Otsus dan tolak MRP adalah murni dari rakyat, kalau Pa Gub tidak percaya itu berarti pa Gub tidak kenal rakyatnya sendiri. Sangat memalukan untuk seorang Gubernur.


namaBrotherhood
tanggal11-11-05
Lokasiclick picture for more information
pesanPembaca Yang Terhormat,
Saya sampaikan dukungan penolakan MRP!!!! MRP dibuat dengan dasar untuk menghilangkan aspirasi sebagaian besar orang Papua. OTSUS yang adalaha gula-gula politik juga merupakan ancaman yang besar bagi orang papua. Mari cegah konflik di tanah papua dengan menolak MRP dan OTSUS!!!
Terima kasih



namafreelife
tanggal10-11-05
pesansmilie benarkah Dr Ashari tewas ?

ahh secepat itu kesimpulannya ? masa sihh jang sampe kesimpulan seperti dulu bahwa Bapak Theys kena serangan jantung..yang kemudian di ralat ?

maaf bukannya tidak mau percaya, tapi jangan cepat kasih kesimpulan..canggih sekali ya teknologi Indonesia sampe sudah ada kesimpulan langsung....besok kalo berita itu diralat..cepos lagi ralat ?

salam pembebasan


halaman 426 dari 552 << selanjutnya < 423 424 425 426 427 428 429 > terakhir >>