| pesan | menyimak berita Jayapura pos yang bertajuk Uncen Bukan tempat unjuk rasa Dalam benak saya muncul gambaran bahwa seorang professor Dr. Berth Kambuaya sangat Arogan dan sombong. Kalimat beliau yang mengatakan bahwa membangun tanah papua hanya bisa dilaksanakan oleh orang yang pintar(terdidik) bukan oleh orang orang bodok menunjukan bahwa beliau telah menghina sesama bangsa Papua. Karena dalam pandangan saya kebanyakan mereka yang terlibat dalam aksi demo adalah saudara saudaraku dari daerah pegunungan Jayawijaya, Puncak Jaya, Nabire, Merauke, dan sedikit teman dari jayapura,serui, dan Biak. Kalau seorang professor asal papua sudah membuat judgement manusia Papua itu sendiri berdasarkan pintar dan bodok, maka sangat disayangkan generasi mendatang yang akan lahir dibumi papua. Dan saya melihat bahwa dalam pandangan beliau aksi masa yang menuntut MERDEKA adalah kebodohan, ini berarti beliau seirama dengan pandangan Solosa. Timbul pertanyaan saya adalah, apakah beliau ingin menambah daftar nama YUDAS ditanah Papua? Salam Pembebasan. |