pengisian buku tamu   kembali ke Cenderawasih Pos Online   Report abuse

namaPirate
tanggal12-11-05
Lokasiclick picture for more information
pesanSaya kasihan lihat komentar pace Gubernur dengan de mu ade-ade dong dibawah sana... memang kerja buat NKRI tapi bukan berarti menghilangkan sesuatu yang menjadi didikan dari mama dan bapa mereka yakni JUJUR!!!
Dari statement yang dibuat, Pirate bisa katakan bahwa mereka ini orang2 bodoh yang kerjanya menipu rakyat.. pesan... upah dosa itu mauT..

Salam dari Sunset State, USA
Home of Pirate
God Bless Y'all


namaSujoko
tanggal12-11-05
Lokasiclick picture for more information
pesanREKTOR UNCEN MEMBODOHKAN MAHASISWA (1)

Teman-teman Papua yth,
Di bawah ini saya mengirimkan sebuah tulisan dari seorang teman Papua.
Selamat membaca.
Sujoko
sujoko_s@yahoo.com
---------

REKTOR UNCEN MEMBODOHKAN MAHASISWA

Mengetahui informasi belum tentu sama dengan mempraktekkan informasi. Suatu ilmu bisa saja hanya sebatas pengetahuan. Pengetahuan atau ilmu yang dimiliki kalau tidak dipraktekkan maka tentu tidak akan ada artinya. Tapi prinsip mendasar di sini adalah bahwa setiap orang memiliki hak untuk memperoleh informasi.

Penghalangan rektor Uncen, Dr. Berth Kambuaya, SE, MBA, terhadap mahasiswanya untuk tidak memperoleh informasi secara bebas merupakan tindakan pembodohan dan tindakan pelecehan HAM. Kesimpulan ini saya ambil berdasarkan berita Modus. Silahkan baca di http://www.modus.or.id/pendidikan/blokir.html


namaSujoko
tanggal12-11-05
Lokasiclick picture for more information
pesanREKTOR UNCEN MEMBODOHKAN MAHASISWA (2)

Larangan rektor agar tidak menggunakan fasiltas UNCEN untuk menjaring informasi lewat berbagai media merupakan suatu pelecahan HAM. Pasal 19, Pernyataan Umum tentang Hak-Hak Asasi Manusia (PUHAM) menyatakan bahwa: Setiap orang berhak atas kebebasan mempunyai dan mengeluarkan pendapat; dalam hak ini termasuk kebebasan memiliki pendapat tanpa gangguan, dan untuk mencari, menerima dan menyampaikan informasi dan buah pikiran melalui media apa saja dan dengan tidak memandang batas-batas (wilayah).
Pasal 26 (PUHAM), Pendidikan harus ditujukan ke arah perkembangan pribadi yang seluas-luasnya serta memperkokoh rasa penghargaan terhadap hak-hak manusia dan kebebasan asasi. Pendidikan harus menggalakkan saling pengertian, toleransi dan persahabatan di antara semua bangsa, kelompok ras maupun agama, serta harus memajukan kegiatan Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam memelihara perdamaian.
[Isi lengkap PUHAM dapat dibaca di http://www.unhchr.ch/udhr/lang/inz.htm]

Sungguh tragis lagi, karena mahasiswa Uncen yang notabene adalah mahasiswa perguruan tinggi tertua di Papua menyerahkan haknya untuk dilecehkan. Nasib rakyat Papua akan semakin menjadi buruk jika mahasiswanya sudah tidak kritis lagi.

Mahasiswa Indonesia menjadi terkenal di seluruh dunia karena bisa menjatuhkan Suharto. Tapi mahasiswa Papua terkenal karena tidak bisa menjatuhkan rektornya yang juga pelanggar HAM (pasal 19 PUHAM).

Semoga.

Penulis


namaPapua_Son
tanggal12-11-05
Lokasiclick picture for more information
pesanMENANTI DAN BERDOA.

Harapan kita biar menjadi kenyataan dengan waktu berjalan sampai tiba harinya dimana Prof.P.J. Drooglever mengumumkan kejadian sesungguhnya tentang PEPERA.
Untuk itu kita perlu berdoa agar Tuhan membuka mata dunia dan pemerintah Indonesia melalui apa yang akan dibeberkan nanti oleh Prof. P.J. Drooglever agar keberadaan PAPUA bisa ditindak-lanjuti oleh kita semua sampai apa yang kita inginkan bisa menjadi kenyataan yaitu Papua yang Independent, merdeka dan bebas menentukan nasibnya sendiri.

Salam Perjuangan untuk semua sobat-sobatku! smilie smilie

Papua jaya selalu!!!!


namaOM JOHN PIS
tanggal12-11-05
Lokasiclick picture for more information
pesanPESAN UNTUK OM CEPOS.
Ada kesalahan penulisan nama Peneliti Belanda yang menulis/meneliti tentang PEPERA pada koran CEPOS 2 terbitan dalam minggu ini. Disitu ditulis Prof LUCK LEFER dari DEN HAAG. Om John pesan supaya kalo boleh mungkin wartawan Cepos perlu membaca situs-situs perjuangan Papua Merdeka supaya bisa kutip nama Profesor Belanda itu baik-baik karena tarada Profesor Belanda yang nama Luck Lefer seperti yang diberitakan Cepos. Ini Om John bantu kaseh tahu supaya nanti kalo Cepos mau tulis lagi tara salah tulis. Nama Profesor Belanda yang akan buka kedok kesalahan Indonesia yang bikin Gubernur dan Kapolda serta Pangdam takut setengah mati sampai kumpul para Bupati dan Kapolres se-Papua untuk dinasehati cara-cara dan teknik-teknik membohongi rakyat Papua adalah Bapak Professor P.J. Drooglever.

Om khawatir kalau nama beliau saja sudah salah diberitakan oleh CEPOS apalagi isi dari informasi yang disajikan Cepos tentang hasil karya beliau. He-he-he. Ini cuma komentar saja.

Kalo kurang yakin atau kurang jelas bisa baca tulisan2 anak2 Papua di situs2 perjuangan Papua Merdeka. Disana informasinya lebih akurat dan dipercaya.

Salam Ikan Julung and Merdeka for All.
smilie smilie smilie

smilie smilie smilie


namaOm John PIS
tanggal11-11-05
Lokasiclick picture for more information
pesanYEPPPP. Om setuju dengan Putra Numbay. Terima Kasih atas komentar baliknya yang sangat positif. Setidak-tidaknya Putra Numbay bisa bikin Om John Puas dan merasa bahwa kitorang selalu satu arah yaitu perjuangan menuju sebuah PAPUA BARU yang benar-benar baru seperti harapan-harapan Om John, Putra Numbay, APJ, Anak Adat Papua, Freelife, Nona Padaido, Insos Papua, tak lupa dua ade bagus AKUT PAPUA dan BAKIT 07.

Untung ko jauh di Amerika. Kalo dekat-dekat sini nanti Om John bakar Ikan Samandar dan Sikuda besar dua untuk ko pake makan dengan keladi deng petatas barapen. He-he-he.

Salam Ikan Julung selalu and Merdeka.
smilie smilie smilie


namaAPJ
tanggal11-11-05
Lokasiclick picture for more information
pesanThanks for all

Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih buat sobat2 dong di tanah Papua yang secara cermat mengikuti perkembangan situasi politik, keamanan dan lain-lainnya.

Saya sudah membaca semua komentar sobat2 untuk hari ini dan saya sangat bangga sekali karena semua analisis yang diberikan sangat jitu dan akurat.

Saya pikir bahwa untuk saat ini sebenarnya yang harus pimpin Papua dan atur kendali disana adalah anak-anak muda seperti sobat2 dorang supaya Papua bisa maju. Era untuk yang tua2 sudah dong sebenarnya bikin dan pelihara kebun untuk mencari kedamaian di hari tua mereka

Salam buat semua :
Papuano, Putra Numbay, Akut Papua, Anak Adat Papua, Papuason
smilie smilie smilie smilie


namaneo-Marx
tanggal11-11-05
Lokasiclick picture for more information
pesanDalam berita cepos hari ini kita baca kalau Gubernur Papua itu bilang orang Papua demo karena dibayar... Kita tidak tahu kenyataan di sana, saya mau tanya teman-teman yang ada di Papua, benarkah kalian itu demo karena dibayar? Kalau memang dibayar baru demo ya percuma.
Tetapi satu hal, saya pikir Gub. Papua itu lupa bahwa sudah lama rasa kecewa ada dalam hati semua orang Papua. Apakah dia tidak merasa sebagai orang Papua, ataukah dia merasa sebagai perpanjangan tangan Indonesia ke Papua? kalau memang begitu, apa bedanya orang Jawa yang jadi Gubernur di Papua?
Rasa kecewa itu bisa jadi frustrasi dan bila dibiarkan akan menjadi alasan bagi suatu kekerasan politik. Artinya orang Papua dibenarkan melakukan kekerasan politik karena rasa frustrasi itu. Demonstrasi itu juga kekerasan politik terhadap aktor maupun produk-produk kebijakan Indonesia. Kekerasan seperti itu diperbolehkan, sepanjang tidak mengarah pada kekerasan fisik yang bisa membuat teman-teman di Papua berhadapan dengan kekuatan tentara yang tidak pernah peduli dengan kemanusiaan.
Saya kecewa saja dengan perkataan Gubernur Papua itu. Dia tidak sadar dan harus disadarkan.... harus disadarkan.....

Salam Perjuangan


namaPutra Numbay
tanggal11-11-05
Lokasiclick picture for more information
pesanThank you Om John atas komentar baliknya.
Secara jujur saja saya mau katakan bahwa mereka yang terlibat aktif dalam demo selama ini memang mereka yang telah saya sebutkan diatas. dan bagi saya itu sebuah kenyataan yang saya lihat dan rasakan sendiri. Kalau dalam kalimat saya ada tendensi konotasi seperti yang om John PIS lihat maka saya minta maaf. tetapi perlu saya tegaskan bahwa dalam kamus saya tidak ada yang namanya orang gunug bodo dan orang pantai pintar.Tetapi yang ada hanyalah bahwa filsafat seorang dari daerah gunung dia akan teguh kukuh seperti kuatnya gunung yang setiap hari dia jajaki dan hidup untuk memperjuangkan kehidupannya, sedangkan orang dari pesisir pantai akan cenderung seperti air laut yang kadang bergelombang dan kadang tenang sehingga itulah mengapa aspirasi papua merdeka itu kadang tidak seirama dalam perjuangannya. Jadi sekali lagi saya mau katakan bahwa kalau ada konotasi seperti itu maka saya minta maaf.


namaOm JOHN PIS
tanggal11-11-05
Lokasiclick picture for more information
pesanUUUPPPSSSSS!!!!
Maksudnya mau kaseh nasehat Putera Numbay tahu-tahu bikin KESALAHAN BESAR SENDIRI. Ha-ha-ha.

KOREKSI:
KESALAHAN:
Om setuju sekali dengan komentar dan pernyataan Putra Numbay. Cuma Om mau koreksi sedikit PANDANGAN Putra Numbay menanggapi komentar Gubernur:

GUBERNUR:
...........membangun tanah papua hanya bisa dilaksanakan oleh orang yang pintar(terdidik) bukan oleh orang orang bodok......

PERBAIKAN:
Om setuju sekali dengan komentar dan pernyataan Putra Numbay. Cuma Om mau koreksi sedikit PANDANGAN Putra Numbay menanggapi komentar Rektor UNCEN (Prof Dr. Berth Kambuaya):

REKTOR UNCEN:
...........membangun tanah papua hanya bisa dilaksanakan oleh orang yang pintar(terdidik) bukan oleh orang orang bodok......



Mohon maaf atas kesalahan redaksi sebelumnya.

Salam Ikan Julung dari pasar Ikan Sanggeng Manokwari dan MERDEKA for all.
smilie smilie smilie



halaman 425 dari 552 << selanjutnya < 422 423 424 425 426 427 428 > terakhir >>