pengisian buku tamu   kembali ke Cenderawasih Pos Online

namaMario-Luigi
tanggal19-11-05
pesanHeran terkesima... kebebasan berekspresi dan berpendapat di papua mulai dibatasi...lihat saja sudar edaran prof. kambuaya tentang larangan terhadap penggunaan kampus uncen sebagai basis kegiatan diluar akademis.

Pak Kambuaya... coba anda pikirkan bagaimana mengembangkan kampus uncen tanpa harus membuat aturan yang sgt kontroversi terutama pada saat seperti ini.
Mending anda pikirkan bagaimana bisa kerja sama dengan universitas di luar negeri untuk mendatangkan profesor tamu ato joining research kek... terlalu berputar pada urusan intern sampe tidak mampu melakukan loby ke sekolah2 lain demi kemajuan uncen.
Oh iya.. nama besar itu (nama yg ada embelnya) harap dijaga baik... jgn sampe ada opini profesor apa macam begini... bicaranya tidak berbobot sama kayak profesor di indonesia yang lain....


namaTim MRP
tanggal19-11-05
Lokasiclick picture for more information
pesansyaloomm , , ,
musaad bertanggung jawab atas kerusahan yang terjadi di kantor KPU Papua.


namaneo-Marx
tanggal19-11-05
Lokasiclick picture for more information
pesanKita mau bilang buat kawan², hati² terhadap gaya berkonflik pemerintah Indonesia. Kita melihat ini sebagai upaya pembelokkan arah konflik yang semula vertikal menjadi horisontal antar masyarakat. Tetap kuatkan ikatan adat itu. Orang pertama-tama menjadi manusia (manusia Papua) sebelum menjadi Islam atau Kristen. Jadi kalau Islam atau Kristen akan membuat kawan² di Papua membelokkan fokus perjuangan selama ini, kita di sini merasa bahwa Pemerintah Indonesia sementara bertepuk tangan dengan hal itu.
Kalau memang seperti itu, maka fakta kawan² di Papua harus menolak Masjid n Islamic Center di Manokwari adalah benar. Ok, begitu dulu ya.


namaNeo-Marx
tanggal19-11-05
Lokasiclick picture for more information
pesanKawan semua, banyak jalan bisa dipilih dan banyak sudut pandang bisa diberikan untuk masalah Pembangunan Masjid Raya n Islamic Center di Manokwari ini. Kita mungkin bisa memberikan sedikit peringatan buat kawan² di tanah Papua agar tidak melihat ini cuma sebagai masalah agama saja.
Dalam situasi tertekan karena penindasan, kohesi suatu kelompok masyarakat itu akan sangat kuat. Hal itu terjadi karena perlakuan daripada pemerintah atau ketidakadilan yang dirasakan dibandingkan dengan kelompok yang lain. Kita merasa bahwa orang Papua memiliki kohesi yang sangat kuat dalam hal ini. Ikatan yang kuat itu dengan sendirinya melahirkan kesadaran konflik yang tinggi. Kalau kita melihat, arah konflik yang terjadi di Papua adalah vertikal, antara orang Papua dengan pemerintah baik pusat maupun daerah. Konfigurasi sosial yang ada di Papua pun masih terbilang bersifat consolidated, Orang Papua umumnya beragama Kristen dan pekerjaan umumnya pegawai menengah ke bawah. Pemerintah merasa bahwa kalau konfigurasi ini bertahan terus, maka konflik vertikal akan berlanjut dengan pemerintah di satu sisi. Karena itu, konfigurasi masyarakat di Papua harus dibuat agar bersifat intersected, dimana di Papua banyak suku dan agama ada. Bila itu terjadi, maka di satu sisi kesadaran konflik masyarakat akan sedikit berkurang, di sisi lain bila terjadi konflik, maka itu bukan konflik vertikal dengan pemerintah tetapi menjadi horisontal antar kelompok masyarakat. Kita mau bilang hati² dengan gaya ini.


namaPirate
tanggal19-11-05
pesankitong orang papua juga ada yang beragama islam...memberikan peluang kepada orang lain beribaha itu juga ibadah... sekarang ini yang bisa dilakukan adalah upaya preventif yang bisa menselaraskan hidup. Negara ini negara islam... kalaupun di Papua ditimbulkan suatu opini menolak keberadaan islam, ini akan berdampak nasional.. jadi gereja pun akan terancam... so mari pikir baik-baik sebelum bertindak. Kita manusia diberi akal untuk berpikir.. so do not wasting time by take a first step.


namaNona Padaido
tanggal18-11-05
pesanWow....pembahasan ini sangat menarik sekali, dan saya sangat terkejut tapi tdk heran (karna kitong itu masih tinggal di neg yg berpenduduk mayoritas muslim). Dalam hal ini saya hanya berharap dan berdoa supaya para pemuka2 adat papua atau org2 penting yg mengurus semua permasalahan ini sadar dan mengerti bahwa mereka harus bisa mengambil suatu keputusan yg benar.
Karna setan itu selalu ada dan menunggu celah sedikit untuk dia masuk mengacaukan semua ini, karna setan itu caaaantiiik dan gaaanteeeng daaaan kita semua adalah manusia yg lemah dan berdosa, seperti Paulus katakan dlm Alkitab; Roh ini penurut tapi daging itu lemah.
so....buat semua anak Adat Papua kita harus menyadari itu sebelum kita bertindak supaya kita tdk cerobah dan akhirnya jatuh, karna si iblis itu juga sperti singa yg mengaum-aum dan mencari org yg dapat di terkam (aaaaauuuum)
Pikirkan dan renungkan,
Salam Dalam Kasih Kristus


namabo_bi
tanggal18-11-05
pesanmari kitorang bicara dengan hati bukan dengan emosi soalnya banyak kitorang pu ipar ( orang asli papua ) yang beragama islam , apakah kita mo potong tangan sendiri


namaPace satu pu teman
tanggal18-11-05
Lokasiclick picture for more information
pesanManusia paling goblok adalah mereka yang selalu bicara asal asalan tanpa analisa dan dasar pemikiran yang kritis.

Jadi buat sobat akut_papua usahakan jangan masuk dalam kelompok atau kategori tersebut.
Apalagi anda seorang pns, dan juga mungkin mahasiswa tugas belajar ataupunlah jabatanmu.

mungkin akut dong kemaren ke Jawa untuk memuluskan rencana pembangunan islamic center ka apah?
Iyo sudah ko yang pangaruh mo.


namaakut_papua
tanggal18-11-05
Lokasiclick picture for more information
pesansiangg all ,,,
kam semua jangan terlalu baribut tentang islamisasi, tugas kita sebagai umat beragama berdoa dan berkerja . mengucap syukur lah dalam segala perkara , karena waktu Tuhan sudah dekat . Gbu Papua . Gbu DPRP Papua, Gbu MRP, Gbu Gubernur JP. Solossa. Gbu semua anak adat Papua dan seluruh Masyarakat Papua


namaZVAI
tanggal18-11-05
Lokasiclick picture for more information
pesansmilie Syalom !
Salam Kenal Buat rekan2 di seantero bumi !
Saya mau komentar tentang rencana pembangunan islamic center di manokwari.... ipar2 di Papua ini harus banyak belajar dari teman-teman yang ada di kawasan barat Indonesia yang mayoritas Muslim, dorang itu punya prinsip jadi biar ditawar dengan harga berapa saja biarpun dong tarada uang dong tidak akan jual tanah atau kasih ijin untuk bangun gereja, kelemahan ipar2 di papua ini adalah kalau sudah lihat uang dan materi lainnya yang ditawarkan langsung dong lepas semua tanpa mau tau akibatnya, lihat contohnya di wamena bisa berdiri islamic center karena hal seperti itu.. jadi mungkin perlu torang sama-sama menolak rencana pembangunan islamic center di Manokwari apalagi Mansinam itu kan lambang masuknya injil di tanah Papua smilie masa kita mau biarkan orang lain membalikan fakta dan sejarah ? smilie yang b' saja .... iyo sa pikir begitu dulu bagaimana tanggapan rekan-rekan yang lain ???? smilie smilie
In Crist


ZVAI




halaman 422 dari 552 << selanjutnya < 419 420 421 422 423 424 425 > terakhir >>