pengisian buku tamu   kembali ke Cenderawasih Pos Online   Report abuse

namaPutra Numbay
tanggal10-11-05
Lokasiclick picture for more information
pesanTerhambatnya pelantikan ketua MRP dikatakan karena dasar hukumnya kurang jelas sebagaimana terungkap dalam pemberitaan cepos,
Sampai saat ini kita masih cari dasar hukumnya.... demikian Salosa,(Cepos 9.Nov)

Saran saya;
Pa Solosa coba cari di bawah laci mungkin keselip sama berkas berkas dana otsus ka apah?

Atau mungkin di bawah pulang ke Jakarta oleh Pa Mendagri, karena yang ketua terpilih tidak sesuai harapan.
Tapi coba cari dulu sapa tau ada disekitar kantor gubernur, kalo tidak coba cek ke DPRP mungkin dong juga ada pelajari dia kah apa?

Barang belum siap, belum beres lagi sudah dipaksa lantik, setelah keanggotaan dilantik unsur pimpinannya jadi kendala, belum lagi masalah tempat tinggal atau kantor.
Memang MRP bernasib sial.

Manusia biasanya mempunyai tempat tinggal dulu baru mengurus keanggotaan.
Tetapi tuan tuan tanah yang ada diMRP seperti tidak punya tanah dan rumah saja.
Kacian deh kamu.
Laporkan

namaAnak Papua Jakarta
tanggal10-11-05
Lokasiclick picture for more information
pesanMohon pendapat smilie

Kenapa orang lain bisa mengukur isi kepala kita (orang Papua)?
melanjutkan statement saya beberapa waktu lalu dan ditanggapi oleh sobat PAPUA_SON.
Melanjutkan pertanyaan saya diatas, pengalaman hidup saya yang hampir 26 tahun di Jakarta (lahir dan besar)ada suatu fenomena yang menarik bahwa saudara-saudara kita (non papua) umumnya dapat mengetahui segala tingkah laku kita, kelakuan dan lain sebagainya dari cara kita bertutur.

Oleh sebab itu saya harap walaupun media ini bebas diakses oleh siapa saja, tetapi kita masing-masing harus (self controll)sorry bukan sok menggurui!!!!

Karena teman2 saya banyak yang mengakses berita tentang Papua dari cepos dan sering membaca komentar kita dimedia.

Salam hormat :
Om John PIS, Putra Numbay, Anak Adat Papua, Akut Papua dll
Laporkan

namacucu di eropa
tanggal10-11-05
pesansmilie smilie buat tete dorang smilie
cucu senang smilie smilie smilie isu Papua so dicabut dari konggres Amrk sana. Itukan seperti lubang tikus tanah, tutup saja. Pake Alat berat di Timika itu, gali tanah,tutp. smilie Lalu,,,, lubang besar yang menganga karena tanahnya yang so diangkut itu, tutup saja dengan Indonesia. Cukup besar toooo.
ha,ha,ha....tikus kecil sama dengan negara besar, sama sama hidup di bawah tanah. Itulah nasib kita. Daaaaaa. kam samua.
Laporkan

namaputra lingkaran
tanggal09-11-05
Lokasiclick picture for more information
pesansmilie smilie smilie smilie Mboooo....
salam baku dapa.
di sini dedaunan mulai menguning dan gugur dari pohonnya, smilie smilie eee.... mungkin di Amrk sana sama kah?
Mas dorang di sana menyimpulkan bahwa kangkung di Padang Bulan bawah sana bisa juga gugur dari akarnya. smilie smilie Lihat dulu akarnya massss.
Salm kam smua. smilie smilie smilie



Laporkan

namaOm John PIS
tanggal09-11-05
Lokasiclick picture for more information
pesanMERDEKA. Om setuju dengan komentar Mr Kejora ttg Pembohongan INdonesia bahwa PAPUA KEMBALI KE PANGKUAN RI. Ini Omong Kosong Besar yang dibuat oleh antek-antek NKRI yang tra pake OTAK tapi DENGKUL. Menurut Om John Presiden Soekarno adalah manusia BAJINGAN/KONYOL yang tidak berperikemanusiaan dan karena DASAR yang diletakkannya adalah DASAR YANG PENUH KEPALSUAN maka TRA HERAN kalau INDONESIA sekarang NEGARA PALING memprihatinkan di Jagat Raya Planet Bumi ini dan setiap saat akan hancur sendiri. Kitong tinggal tunggu waktu INDONESIA HANCUR SAJA. Dengan pemerintah yang bodoh dan wakil-wakil rakyat yang DUNGU yg saat ini menguasai Indonesia semakin menambah kepercayaan Om John ttg KEHANCURAN INDONESIA.

Untuk Neo-Marx, komentar anda mantap. Kalau mengenai belajar dari pengalaman INdonesia itu tra usah kitong ribut karena pengalaman BUSUK-bUSUKnya sudah diajarkan selama 40 tahun di Papua. Tinggal kitong buang saja toh? Tidak ada pengalaman Indonesia yg bisa ditiru. tetapi kalau yang utk dibuang ada ribuan jumlahnya.
Yohh Salam Ikan Julung buat semua.
Laporkan

namaMR.Kejora
tanggal09-11-05
Lokasiclick picture for more information
pesanadooooohhhh smilie smilie smilie smilie
Indonesia....Please don't pretend our people with your rubish information. jangan tipu orang2x kami(Papua) dgn infiormasi sampah yg tidak ada nilainya. Persoalan Papua sudah ada di tangan negara-negara raksasa dan tunggu saja waktu meledaknya.....jangan buat lagi pembohongan belaka seperti pada saat integrasi di tahun 63-69 yg semuanya tipu muslihat....masakan media cepos say today that IRJA KEMBALI KE RI.....BERARTI TOLONG SEBUTKAN MASUKNYA KAPAN DAN KELUARNYA KAPAN DAN MASUK LAGI........ smilie smilie smilie smilie smilie STOP LYING smilie smilie smilie smilie smilie smilie smilie
Laporkan

namaneo-marx
tanggal09-11-05
Lokasiclick picture for more information
pesanOm John, Kita tidak mau untuk membandingkan PAPUA dengan INDONESIA. Yang kita maksudkan adalah perlu teman² belajar dari pengalaman Indonesia. Apakah orang PAPUA sudah tidak mau belajar lagi dari pengalaman bangsa lain karena sudah merasa kuat dengan persatuan akibat penderitaan yang dialami selama ini? Bukankah itu terlalu naif Om? Tetapi itu juga pilihan, mau belajar atau tidak khan Om? Kita cuma mau kasih ingat, waspada terhadap musuh dari luar itu memang sangat perlu, tetapi kita ikuti terus perkembangan, ternyata di PAPUA sendiri banyak musuh dalam selimut. Itu yang kita bilang dengan belajarlah dari pengalaman bangsa lain. Tidak ada sesuatu yang absolut khan Om John? Tidak juga Indonesia, begitu pun rasa persatuan orang PAPUA asli tidak absolut, karena semua orang itu terus ada dalam proses menjadi dan terus menjadi, itulah yang biasa kita bilang human being. Jangan takut Om, Indonesia memang bukan sesuatu yang final. Indonesia juga masih terus dalam proses menjadi. Tetapi juga jangan terlalu percaya diri, kewaspadaan itu perlu.
Kita cuma mengingatkan.

Pada dasarnya semua orang ingin merdeka....

OK, Salam Perjuangan
Laporkan

namaFemofu777
tanggal09-11-05
Lokasiclick picture for more information
pesanBro. Ottis Simopiaref.

Pertemuan kita bulan October 1995, di Den Haag, memang sudah lama jadi Bro. sudah pasti lupa...tra pa pa sudah.
Saya cuma mau sedikit flash back memory saja, waktu itu saya dan istri dan anak saya Elizabeth yang baru usia 5 tahun sedang dalam liburan sekaligus mengunjungi keluarga Kereway di Lan Van NOI Den Haag, dan keluarga Adrie Mofu-Kafiar dan beberapa keluarga yang lainnya. Kebetulan waktu itu diundang oleh Bapa Kaisepo (alm)di Delf, untuk ikuti acara KOBEOSER di Nijmegen. Pada saat itu kami sedang berada di rumah kel. Adrie dan bro.datang dengan mobil bersama istri dan anak lalu kami ikut mobil bro.

iyo...begitu sudah, sukseslah untuk anda dalam tugas dimanapun berada.

Tuhan memberkati.
smilie
Laporkan

namaPutra numbay
tanggal09-11-05
Lokasiclick picture for more information
pesanHidup O T S U S..
Engkau membuat manusia semakin berterus terang.
Engkau mempertemukan anak anak Papua dari berbagai belahan bumi dalam satu pemabahasan.
engkau berhasil memicu perdebatan diantara anak anak manusia.
Hidup OTSUS.
Otsus, dewa yang memabukan.
Orang tuaku berkata, otsus itu binatang apakah?
Apakah ini sebuah ungkapan yang lugu dan polos ataukah sebuah hikmat dan pengertian yang mendalam. tiap kita pasti bisa menjawabnya.
Otsus,
Bukan persoalan siapa yang menikmati dan siapa yang dinikmati, tetapi otsus telah membuat sebuah sejarah baru dalam hidup manusia papua.
Lihatlah, dari kumpulan para intelektual,pejabat birokrat, sampai kepada masyrakat akar rumput otsus telah merasuki jiwa dan pikiran mereka.
Itulah mengapa perdebatan anak anak papua hanyalah tentang otsus.
Selamat datang otsus,
Engkaulah dewa yang berhasil membangkitkan manusia papua yang dulunya mati dengan kedagingan oleh para Zendeling, namun kini hidup untuk menuju kedagingan itu dalam konteks penjajahan dan pemusnahan harga diri, martabat, dan, melupakan kasih persaudaraan yang rukun, damai, bersatu, dan seiman.
semoga otsus menjadi nenek moyang baru bangsa Papua.
Laporkan

namaNona Padaido
tanggal09-11-05
pesanPujangga^Papua,
Makanya sebelum berbicara itu pikir dan lihat dulu pokok pembicaraan itu di mana, saya tdk tau dgn teman2 gb cepos yg lainnya tapi....saya pribadi tdk tau apa otsus itu sendiri.
dan untuk kata sayang itu.....bukan unutk org yg mo pacaran atau perem yg suka sama laki2 atau laki2 yg suka sama perem....lagi pula kata itu saya selalu pake untuk teman2 yg lain di gb ini koq...eh gaul dooong bagaimana kitong itu bisa bersatu seluruh masyarakt papua kalo kitong sendiri tdk saling menyayangi, jangan jadi GR doooong maaaas nyaaaaaantai azaaaaaaa
dan terkahir saya yakin semua anak papua itu mempunyai jiwa yg besar ingin dan selalu mau menolong org lain khususnya sesama kita sendiri dan itu adalah awal dari segala sesuatu dan hukum yg terbesar dan yg terutama dalam Alkitab; kasihilah sesama mu manusia setperti dirimu sendiri.
Ne....kalo sa juga dekat deng mama janda theys itu sa pasti kasih apa saja yg mama itu butuh kan.
Laporkan

halaman 420 dari 543 << selanjutnya < 417 418 419 420 421 422 423 > terakhir >>