| tanggal | 20-11-05 |
| Lokasi | |
| pesan | Salam untuk semua di Tanah Papua tercinta. Semoga Papua tetap Jaya! |
| tanggal | 20-11-05 |
| pesan | SELESAI.. Kesimpulan saya : Pembagian propinsi baru di Papua sudah dimasuki motive busuk,Kaum muslim sebagai mayoritas di Indonesia sangat arogan dalam kehidupan berbangsa SARAN DAN HARAPAN : SINODE atau apapun namanya yang punya jemaat mayoritas (Kristen) di Papua..harus menunjukan sikap tegas dan jelas..jangan berlindung di balik kata Kasih untuk menutupi kelemahan anda atau dengan kata lain...saya mengatakan..SINODE GKI atau apapun namanya..jangan jadi macan ompong...lindungi wilayah anda.... - masyarakat Indo yang beragama muslim, teruatam yang di Papua, marilah kita saling mencintai...jangan anda menyimpan hati busuk terhadap orang kristen.. CERITA RINGAN PENUTUP : saya pernah menonton sebuah acara di TV, TPI kalo tidak salah, ada lomba DAI, atau pendakwa di Umat Muslim, salah satu peserta dari Nabire...asli pace komin..saya tidak heran bagi saya itu hak semua orang..saya tetap menonton dengan rasa hormat...tapi saya begitu terperanjat ketika pembawa acara memperkenalkan pace itu dan menambahkan kalimat bahwa pace tersebut sudah diberikan biaya untuk membeli tanah sekian hektar di papua untuk mendirikan pesantren......!!! Kalimat itu bikin saya terkesima.....saya jadi berpikir......pace...apa karna uang untuk beli tanah dan bikin pesantren itu ko bisa jadi begini ka ? demikianlah sedikit curhat saya, saya anggap ini forum ilmiah, jadi kita bebas saja, mohon tidak diterjemahkan sepotong sepotong.... |
| tanggal | 20-11-05 |
| pesan | KEDUA jujur saja di mulut teman teman muslim mengutuk teroris tapi di hati kalian bangga.... di masjid pada sholat jumat ..beberapa imam menanamkan kebencian terhadap ZIONIST (ZION) dan orang kristen kalian anggap kafir......itu nyata kan ? saya tau teman teman muslim akan membantah tulisan ini...tidak apa..ini forum ilmiah..kita belajar beragumentasi..tapi kebencian...saya bukan orang anti agama... prinsip saya sudah jelas : agamamu agamamu, agamaku agamaku, kamu susah saya bantu, saya susah kamu bantu... Jadi kembali ke topik utama tadi....saya tidak heran melihat banyak sekali yang akan di lakukan di irjabar seperti pendirian islamic centre dan mungkin nanti menyusul masjid masjid dan pesantren pesantren....ini tujuannya adalah untuk menetralisir propinsi papua dgn Mayoritas kristennya..... semoga saja kita, teman teman yang berbeda agama..kita mau berpikir jernih....bagaimana perlakuan kelompok muslim kepada kelompok kristen di tanah jawa (pembakaran gereja, dll) ... BERLANJUT .... |
| tanggal | 20-11-05 |
| pesan | PERTAMA : membaca tulisan teman teman di sini ttg islamic centre dan sebagainya, saya ingin ikut juga berpendapat...sejak awal saya melihat pembentukan propinsi irjabar itu bukan semata mata demi kepentingan pembangunan, tapi saya melihat hal itu lebih pada kepentingan politik pemerintah indonesia, bayangkan saja..maluku harus di pecah antara yang mayoritas muslim dan mayoritas kristen menjadi maluku dan maluku tenggaram demikian pula halnya dengan sulawesi utara dan gorontalo, sekarang papua dan irjabar.saya kuatir ada kepentingan yang kurang benar dibalik semua ini, sehingga itu akan bermuara kepada konflik yang lebih besar dan berat..konflik antar daerah karena agama. makanya saya sedih sekali kalau ada orang orang di irjabar yang begitu menikmati keadaan ini, Soal kebebasan beragama itu tidak jadi masalah, tapi ketika itu sudah dibagi bagi dalam daerah daerah maka ini sangat berbahaya..... Saya tidak anti dgn teman teman beragama islam..tapi mari kita jujur bicara sebagai saudara.....bukankah kalian diam saja ketika sekelompok massa membakar gereja, membunuh pendeta..dan lain sebagainya ??? kenapa DR ashari begitu mudahnya melalanglang buana di negeri Indonesia ? itu karena mayoritas bangsa ini Muslim, sehingga DR ashari dan kelompoknya begitu mendapat tempat di hati kalian.... Bersambung...... |