pengisian buku tamu   kembali ke Cenderawasih Pos Online

namaKDP Mabby
tanggal01-03-07
pesanAlhasil, di tahun 2004 cita-cita Mickey menjadi pilot terwujud. Ia dikirim ke Australia untuk mengikuti Private Pilot Licence (PPL) di Melbourne Australia selama 6 bulan. "Saya mengikuti setiap pelajaran yang diajarkan kepada saya dengan sungguh-sungguh dan tekun, karena saya tidak ingin mengecewakan siapapun," kenangnya. Lagi-lagi, meskipun sudah mengantongi PPL, namun Mecky belum dapat menjadi pilot pesawat komersial karena ia belum memiliki CPL.

Mecky bisa sekolah di Australia mengikuti PPL tak lain karena Pemda Paniai yang memahami keinginannya serta tetangga dan kerabatnya. "Saya bisa mengikuti pendidikan di Australia itu karena bantuan dari pemerintah serta kerabat dan tetangga," tuturnya. Nasibnya memang bagus, selanjutnya di awal 2005, kesempatan emas kembali menghampiri Mickey ia mendapat biaya dari Pemprov Papua (BPMD) dan Pemda Kabupaten Paniai untuk mengikuti latihan penerbangan bagi pilot komersial di Australia untuk meraih CPL. Bagaimana kisahnya ketika berjuang meraih CPL itu, ikuti kisah berikutnya.


namaOridek ro myos
tanggal28-02-07
pesanUtk napi kokoda smilie

Napi jang koi percaya ottis e,blanda su sepak de kluar sebab jilat indonesia pu pantalubang,de kerja dgn dana dari jerman,tp yakpibik di biak sini tra jaln dgn benar sebab wang wang dong pake utk diri sendiri,de tukang tipu e,lari dari indonesia masuk blanda,hidup tra benar,trus balik lagi ke indonesia,utk jadi mata mata ...!!!!
Mana ada org yg lari kluar,lawan indonesia baru bisa masuk lagi??? smilie booo ba ne hahahaha
smilie napi mari tongdua yospan dulu ka smilie


namaOridek ro myos
tanggal28-02-07
pesansmilie utk ottis simopiaref smilie
ko stop pake bendera blanda sdh,dong su lempar ko kluar e,ko di biak jadi ko pu mulut besar,padahal ko di biak saja tra bikin apa apa utk masyarakat,ko tu iblis e,yg jilat indonesia pu panta lubang,kasihan ko betul,su tua ,rambut su putih baru ko jelek lagi smilie .
mungkin ade ade,kakak kakak yg suka muncul di cepos percaya kopu kata kata ato tulisan,tapi ko tu munafik saja ee,anak anak rumput banyak ,tra punya tanggung jawab,ko tu abunawas besar..fek au smilie
Dasar tukang panipu,bikin diri tinggi padahal kosong bokar e hahahahahaha bayer au smilie


namaSAYA
tanggal28-02-07
Lokasiclick picture for more information
pesansambungan....

Jadi kesimpulannya, sa sebenarnya tidak menentang adanya sekolah bertaraf internasiona. Tapi juga, saya menilai bahwa yang perlu didahulukan adalah memperbaiki dan meningkatkan kualitas sekolah-sekolah yang sudah ada sekarang -- tambah sarana dan pra-sarana yang sudah ada dan tingkatkan kualitas guru. Juga, tambah jumlah ruang kelas (dan mungkin perlu bangun sekolah-sekolah baru lagi), agar anak-anak dong semua bisa sekolah karena daya tampung yang cukup – dengan jumlah anak tidak lebih dari 20 perkelas. Neh…, kalo dong bikin seperti yang sa pikir ini saja, sa percaya, dalam 5 – 10 tahun saja tong pu anak-anak tra akan ketinggalan dengan dong yang ada di Jawa sana!!!

Tapi kalo tong pu uang banyak, laksanakan dua-duanya: bangun sekolah bertaraf internasional dan juga perbaiki yang sudah ada. Tapi kalo uang tra cukup, laksanakan yang utama dulu, yaitu seperti yang sudah saya sampaikan di atas.


Tuhan berkati tong pu ade-ade yang sekolah dorang, dan juga sobat-sobat guru yang mengabdi untuk pintarkan anak-anak Papua.

Maju trus pendidikan di Papua!!!

Blessings,
SAYA smilie


namaSAYA
tanggal28-02-07
Lokasiclick picture for more information
pesansambungan....

Sa ingat waktu sekolah dulu, dalam satu kelas bisa ada lebih dari 40 anak. Sa percaya, proses belajar mengajar akan lebih baik jika dalam satu kelas itu hanya ada kurang dari 20 anak. Itu berarti, ruang kelas perlu ditambah, yang juga berarti guru (yang berkualitas) harus ditambah pula.

Pengadaan sekolah pertaraf internasional baik-baik saja, akan tetapi jika hanya ada satu sekolah seperti itu saja (atau bahkan mungkin 10 sekolah), masih belum cukup memenuhi kebutuhan tempat untuk setiap anak bisa bersekolah dengan baik. Biasanya sekolah tetap saja akan menerima siswa baru, walaupun daya tampungnya sudah terbatas, karena kalo tidak, anak itu mo sekolah di mana lagi? Itu sebabnya, anak-anak dong baku tumbuk dalam satu kelas – bikin kelas sampe padat dan tra nyaman untuk belajar. Tambah lagi kalo dong ribut, mama yoooo, guru bisa pusing atur dorang. Kalo guru su pusing, dong tra bisa mengajar dengan baik, akibatnya hanya tau marah-marah dan bilang anak-anak “goblok” saja. Nah…, jika dalam satu kelas hanya ada paling banyak 20 anak, kan lebih mudah mengaturnya toooooooo.

bersambung....


namaSAYA
tanggal28-02-07
Lokasiclick picture for more information
pesanTanggapan SAYA mengenai Sekolah Bertaraf Internasional:
(sorry, mungkin sa pu tanggapan ini agak terlambat sa post, tapi tra papa tooooo )

Sa pikir, tra ada salahnya kalo memang pemerintah dong mau bangun sekolah bertaraf international, tapi sa juga pikir, akan lebih baik kalo dong perbaiki yang sudah ada sekarang dulu; misalnya: tingkatkan kualitas para guru dan sediakan sarana dan prasarana untuk peningkatan kualitas belajar dan mengajar (sediakan buku-buku pelajaran yang dibutuhkan – untuk setiap sekolah, juga akan mantap sekali kalo dong sediakan computer yang cukup untuk tiap sekolah + internet, dll).

bersambung....


namasulit
tanggal28-02-07
Lokasiclick picture for more information
pesanbuat cia yg di darwin k????

cmn maw blg slm kenal saja....!!!
may be we can be pren k....!!!
smilie smilie

oke,,,girl keep study hard ya...!!!

trussss untk persipura jaya selalu aja...!!!
trusss bwt kk'kokodao slm kenal saja...!!!


namaMR. IKAN
tanggal28-02-07
Lokasiclick picture for more information
pesanaku mau comen mwngwnai web


namasulit
tanggal28-02-07
Lokasiclick picture for more information
pesanhai guyz...!!!

how r u all???
i hope u all fine2 aj key....

any way,, c u all next time key....!!!


hai om cepossss how r u nie???
smilie smilie


namaWho Guys
tanggal27-02-07
Lokasiclick picture for more information
pesan....lanjutan tempat kumpul kebo.

Mereka anggota Brimob itu menggunakan mobil kijang menuju rumah itu. Ya masih berpakaian Dinas. Dari luar kelihatan sepi, setelah di cek kedalam ternyata ada beberapa anak SMA (Cowok) setengah bugil dan seorang cewek SMP setengah bugil melakukan adegan tersebut didalam kamar. Mereka langsung digrebek dan dibawah ke Brimob Kotaraja. Ternyata benar, keresahan dan kecurigaan masyarakat dan Pak RT telah terungkap.Malamnya mereka dibebaskan sekitar jam 8 malam mereka belum pulang. Mereka masih di introgasi sama Pak RT dan bapak yang anaknya terlibat kasus tersebut yang masih duduk di kelas 1 SMA.
Maka dari itu untuk pace, mace yang punya anak di jaga baik-baik di berikan rambu-rambu sedini mungkin tentang pergaulan yang baik dan juga moral dan agama yang baik.Jangan lepas begitu aja setelah mereka beranjak remaja, mereka masih memilih persimpangan jalan mereka. Orang tua yang baik menuntun jalan yang baik agar tidak tersesat di jalan setan. smilie


halaman 63 dari 552 << selanjutnya < 60 61 62 63 64 65 66 > terakhir >>