pengisian buku tamu   kembali ke Cenderawasih Pos Online   Report abuse

namaPUTRA NUMBAY
tanggal22-09-05
Lokasiclick picture for more information
pesanUntuk pace akut papua, anda pu komentar itu bikin tong juga kena dan ingin kasih pendapat nih.
Menyimak dari beberapa kali anda memberikan pandangan saja sudah jelas sekali bahwa anda orang yang hidup dengan duit otsus.
Sekedar informasi untuk anda, jangan terlalu sombong deng ko pu uang otsus itu. kitorang orang Papua yang sekolah bukan semuanya dari dana otsus,tetapi hasil dari menjualkan ide dan pemikiran kita kepada dunia sehingga dunia mengakui kualitas kita dan mau memberikan sponsor berupa beasiswa yang kalau dibandingkan dengan status kita sebagai anak miskin dikampung sana mungkin tidak masuk akal. kami tidak benci dengan kam pu duit otsus tuh, tapi ingat jang selalu mau pukul rata, terus bilang kam diluar negri juga sekolah dari duit otsus tuh.
Akut papua terlalu sombong sampe ngomong sembarang begitu. miskin miskin begini, kami masih punya harga diri eh.

Salam MERDEKA buat Papua.
Laporkan

namamolomologurita
tanggal22-09-05
Lokasiclick picture for more information
pesanto Hollandia Binen Boy

Saya sangat senang membaca komentar dan ulasan anda. Memang benar, orang yang tulis disertasi kayak begitu bisa dapat penjara atau minimal denda sampai ratusan ribu dollar.

Jadi begitu mas, abang, akut_papua.. i suggest you to think before say something out of your mounth :-/

Laporkan

namaHollandia Binen Boy
tanggal22-09-05
Lokasiclick picture for more information
pesanDan sa juga perlu kas tau kam semua bahwa alasan saya mengapa saya bilang Solosa gagal karena;
1. De pu disertasi itu bukan de yang susun, tapi Agus sumule yang kerja bhakti untuk dia.
2.Disertasinya tentang OTSUS itu hanya penjiplakan dari ide seluruh aspirasi masyrakat Papua, bukan murni hasil pemikiran seorang doktor. hal ini kalo di luar negri sudah termasuk plagerism dan dikenakan hukuman penjara.
3.Otsus pada kenyataannya ditolak oleh masyarakat asli dan ini sudah menjadi pengetahuan dunia international, Dan solosa tidak bisa membuktikan bahwa disertasinya dan kenyataannya adalah signifikan.Maka itulah mengapa dia dianggap sebagai orangPapua yang gagal dalam menjaga harga diri sendiri.

Harap kami, anda yang ada di Papua yg sibuk deng duit otonom tuh, jangan terlalu banyak mabuk deng uang itu supaya bisa pintar dan berpikiran maju sedikitkah. kam lia uang sampe mata besar trus lupa diri dan dan jual harga diri dan martabat seperti Esau.

Yoh, kam pu selamat sudah eh.
Neh... untuk om John sorry eh kalo sa terlalu kasar di om John dong pu mimbar ini.
Jou suba
Laporkan

namaHollandia Binen Boy
tanggal22-09-05
Lokasiclick picture for more information
pesanBuat akut papua.
Anda sepertinya kena damprat yah. seharusnya jadi orang itu jangan cepat marah dong. dan kalo bisa kedepankan kriting (kritikal thingking)bukan emosi.
Sa perlu kasih tau bahwa anda terlalu banyak pake uang otonom sampe mabuk dan lupa diri terus bicara sambarangan seperti orang papua pu hidup itu hanya otonom yang jamin. that's stupid idea, you know?
Tara perlu sa mo kas tau dari mana sa dapat duit untuk sekolah keluar negri, tapi kalo anda mau sa bisa kasi informasi berapa banyak beasiswa dari luar negri yang bisa anda akses untuk sekolah kesini tapi ingat, tunjukan kualitas, jaga harga diri, dan kedepankan pengabdian yang tulus bagi masyarakatmu.itu kunci utama. kasian sekali ko, jangan sembarang ngomong yah.
jangankan beasiswa, untuk tiket ke Jakarta aja Solosa ngga bantu koh, apalagi membiayai seluruh study & hidupku diBelanda. mana mungkin. bisa melarat tuh, pa gubernur.
Bersambung.
Laporkan

namamolomologurita
tanggal22-09-05
Lokasiclick picture for more information
pesanto akut_papua,

Pikiran anda terlalu sempit sehingga mengatakan bahwa kami yang belajar di luar negeri ini juga dari Dana OTSUS!
Saya mau bilang sama anda untuk lebih berpikir kritis, artinya jangan meramal/menyatakan sesuatu yang anda tidak tahu kebenarannya.. banyak sekali beasiswa yang diperuntuhkan buat anak2 yang mau rajin untuk bekerja keras! Tolong anda perhatikan!

Juga buat pengetahuan anda, beasiswa dari OTSUS itu nyatanya diperuntuhkan untuk orang-orang tertentu seperti anak yang ada relasinya dengan pejabat jadi pantas saja kalau mereka menggunakannya dengan tidak benar..anak pejabat mo dilawan...

Menurut saya kepemimpinan Sallosa tidak membawa dampak yang berarti pada Papua. Kecenderungan beliau sebagai aparat negara membela kepentingan Indonesia dan sedikit sekali untuk komponen lainnya (aspirasi M)..

Saya harap Gubernur mendatang lebih giatkan pendidikan dengan baik sebab kita ini yang mau untuk sungguh belajar sama sekali susah untuk mendapatkan bantuan dari pemnerintah!

Begitu sedikit komentar dari kami nelayan.. saya mau pulang ambil kaca molo supaya tidak salah lihat kalo molo di air..

Adio,
Laporkan

namaakut_papua
tanggal22-09-05
Lokasiclick picture for more information
pesanbuat Hollandia binen boy,,,,
pace bagaimana keadaan disana ,,,,, baik saja khan .... mudah-mudahan kamu dalam keadaan yang sehat-sehat saja.
dana otsus diberi untuk orang papua yang mempunyai kewarganegaraan ID. tolong cek kembali dari mana saudara dapat dana kuliah di luar negeri. padahal masih banyak Universitas di papua , mengapa anda kuliah di luar ? mungkin anda jawab untuk mengejar mutu pendidikan, tetapi sebenarnya itu hanya pemborosan biaya. biaya itu datang dari mana ? itu dikirim oleh ortu anda yang tinggal di jayapura . ortu anda dapat uang darimana ? itu dari dana APBD dan APBN serta OTSUS PAPUA. kalau ortu anda seorang PNS tidak mungkin anaknya bisa kuliah di luar negeri, karena gaji seorang PNS tdk mencukupi. kalau ortu anda seorang pengusaha mungkin mendapat dana dari proyek-proyek dari dana otsus.
mengapa saat ini banyak orang papua kuliah di luar negeri ? jawabnya telah terjadi perubahan di Papua...
smilie OTSUS Papua telah membawa perubahan untuk papua
smilie Terima kasih DR.JP SOLOSSA, Drs, Msi.
smilie sedih sekali hatiku untuk mereka yang kuliah tidak sungguh 2x , siapa yang akan membangun Papua ini ? smilie smilie smilie
smilie syalooomm


Laporkan

namaakut_papua
tanggal22-09-05
Lokasiclick picture for more information
pesanpagiii allll,,,,
untuk pertama bravo untuk persipura ku.... hidup persipura , hidup persipuramania, hidup papua, hidup kota jayapura, hidup papua.... !

met Go To SENAYAN ,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, ingat jagan lupa bersyukura kepada Tuhan . jangan lupa perjuangan anda adalah campur tangan Tuhan. Gbu Persipura.... harus menang di senayan .

untuk kk edu, boci, marwal, lessy, lenglolo, david, jendry pitoy, kikolo, mabenga, jack, dll... serta pak rahmad dharmawan serta manager tim bapak walikota (Drs. MR Kambu) kam semua bahaya & terima kasih ku untuk kam semua . Gbu

smilie smilie smilie smilie smilie smilie GO TO SENAYAN smilie smilie smilie smilie smilie
Laporkan

namamolomologurita
tanggal22-09-05
Lokasiclick picture for more information
pesanhahahaha.. lucu... profesor angkat murid pu tAS ?? bisa saja sih asal di kasih duit Gede, hahahahahah....

vergüenza en usted boy!!

Hastamanana,

Molomologurita,

Buat Om John, tanpa molomologurita nih... kam disitu pu stok ikan tra balance... hehehehe... buat Nona Manis Nona Padaido... masih marah ka... Nona baik tooo...
Laporkan

namaHollandia binen boy
tanggal22-09-05
Lokasiclick picture for more information
pesanHallo Jendry .
Ketika itu saya masih diJayapura dan mengajukan permohonan biaya tiket ke PEMDA untuk datang sekolah disini. pada saat yang bersamaan Rektor UNPAD dan rombonganya datang menawarkan kerja sama dengan PEMDA papua karena mereka tergiur dengan kam duit Otsus tuh. Sekitar satu dua minggu saja sa su dengar bahwa salosa akan mendapat gelar Doktor, sa bertanya kapan de sekolahkah. Eh.. ternyata doktor itu hasil kerja sama yang hanya satu dua minggu saja deng UNPAD.
Dan lebih lucu lagi sa pu teman email saya bahwa setelah selesai ujian, proffesor rakus yg kasih tes pace, de angkat pace pu tas deng barang barang macam pembantu saja baru kasih naik pace di pace pu mobil. Sebenarnya sa baru lihat yg macam begini di Indonesia, professor angkat anak murid pu tas. Jadi itulah yang sa bilang jangan melacurkan harga diri sudah eh.

Salam hangat.
Dari anak Abe yg sekolah diBelanda bukan dengan duit otsus
Laporkan

namaJendry
tanggal22-09-05
pesanBUAT Hollandia Binen boy :
1. Anda punya bukti apa tentang Jaap Salossa beli gelar? Jangan asal ngomong ngotot tapi tidak berdasar.
2. Jelas-jelas Pak Jaap Saloosa ambil program doktor di Unpad bersama-sama dengan beberapa Kepala Daerah tingkat II dan dosen Uncen lainnya melalui program kerjasama, seperti apa yang dilakukan oleh SBY di IPB Bogor dalam pencapaian gelar Doktornya.
3.Dalam Pilkada nanti, terserah masyarakat Papua mau pilih siapa? itu hak mereka sesuai dengan penilaian mereka, Entah siapa nanti yang terpilih, kita dukung semua.Itulah Demokrasi, jangan satu orang su terpilih, lainnya pergi gugat ke Pengadilan, Itunya namanya mental kerupuk dan tidak siap menerima kekalahan.
Laporkan

halaman 466 dari 543 << selanjutnya < 463 464 465 466 467 468 469 > terakhir >>