| pesan | Ade Nelly krb. Setelah membaca tulisan ade, kaka mengambil kesimpulan bahwa: ade terlalu terpaku pada sisi yang negatif dari orang Papua(minum2, putus sekolah dsb)dari pada sisi positifnya. Menurut psykology, paradigma seseorang dibentuk mulai dari rumahnya, apa yang dia terima, dengar, alami mempengaruhi pola pikirnya untuk melihat dan menilai dunia sekitarnya. Kemungkinan yang ade terima hal yang negatif sehingga penilaian ade melulu negatif terhadap apa yang ade lihat pada saudara-saudara kita di Papua. Ya, mungkin ada benarnya apa yang ade katakan, tapi juga banyak faktor penyebabnya. Yang penting sekarang ini bagaimana jalan keluarnya? Yang harus dicari adalah solusinya. Apa solusi mengurangi kemabokan? house and child abuse? putus sekolah? dsb. Kalau kita mau bangun Papua tidak bisa hanya dengan bersungut-sungut, complain, menyalahkan orang Papua. Karena sampai kapanpun perubahan tidak mungkin terjadi hanya dengan complain. Pasti ada jalan keluar..! Tanah Papua, adalah tanah yang diberkati Tuhan, pasti Tuhan juga mau memberkati orang Papua!! Yang perlu ade ingat, bahwa tidak semua orang Papua seperti itu, banyak sekali orang PAPUA yang berhasil dalam sekolah, sungguh2 dalam study, sukses dalam karir, jujur, baik, bersih hatinya, bukan pemabuk, integritasnya tinggi, sayang istri dan anak-2nya, cinta sesama terlebih saudara-2nya orang Papua. Ade Nelly perlu lihat kondisi/kesulitan yang ada ini sebagai kesempatan untuk berkarya membangun PAPUA SEUTUHNYA.
GBU. |