pengisian buku tamu   kembali ke Cenderawasih Pos Online   Report abuse

namageorge.engelbert.d
tanggal04-10-05
Lokasiclick picture for more information
pesanom cepos terus tingkatkan beritanya,jangan lupa om kamu juga punya andil besar bagi kami pecinta persipura di jawa sini.maju terus cepos,bravo persipu smilie ra bravo cepos. smilie
Laporkan

namaPAKOMIS
tanggal04-10-05
Lokasiclick picture for more information
pesanSAMBUNGAN AKHIR
Ketiga ketimpangan di bidang sosial dan budaya. Dimana pada saat itu, rakyat Papua seperti ibu-ibu maupun anak banyak yang meninggal akibat masalah kesehatan. Serta masalah pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) Empat persoalan itu merupakan catatan yang paling mendasar sebagai akumulasi dan rasa tidak puas sehingga masyarakat meminta ingin memisahkan diri dari NKRI, kata Gubernur Solossa kemarin. Ia menjelaskan, akibat latar belakang tersebut sehingga pemerintah mengambil berbagai langkah untuk memecahkan dan sebagai solusi bagi hak-hak dasar Papua yaitu pemberian otnomi khusus.(din)

YOHH SILAHKAN KAM LAGI KOMENTAR SUDAH. BUKAN UNTUK KASEH JATUH PAITUA TAPI UNTUK PERJELAS BAGAIMANA KITONG2 DI FORUM BUKU TAMU INI PUNYA JALAN PIKIRAN. MERDEKAA SELALU FOR PAPUA
smilie smilie smilie
Laporkan

namaPAKOMIS
tanggal04-10-05
Lokasiclick picture for more information
pesanSAMBUNGAN
Selain itu, JP Solossa juga menyatakan setidaknya ada empat hal yang menyebabkan masyarakat ingin memisahkan diri NKRI yakni proses disintegrasi yang terjadi pada tahun 1969 (Pepera) yang mana saat itu, merupakan suatu proses keputusan politik melalui perundingan lewat perundingan majelis umum PBB antara pemerintah indonesia dengan Belanda.
Selain itu, ia juga mengatakan politik identik dengan kesepakatan. Nah ini kalau ada yang melanggar komitmen itu bisa tidak loyal kembali, saya contohkan Pemilu ada partai yang koalisi tetapi kemudian menarik diri kembali, kata Solossa mencontohkan. Hal kedua adalah adanya kebijakan pemerintah yang sentralistik yang menjadikan Papua sama dengan daerah lain.
Akibat dari itu, pembangunan di Papua tidak begitu dirasakan oleh rakyat di Papua. Sehingga ingin memisahkan diri dari NKRI. Kemudian pembangunan dibidang ekonomi tidak dirasakan, padahal sumber daya alam (SDM) yang dimiliki Papua dinilai cukup besar. Namun dampaknya terhadap masyarakat tidak maksimal.
Akibatnya masyarakat, hidup dalam keterbelakangan, kebodohan dan hidup dalam ketidakmajuan. Apa yang terjadi selama puluhan tahun masyarakat hidup dalam kebodohan sehingga ingin melakukan disintegrasi, papar gubernur lagi.
Laporkan

namaPAKOMIS
tanggal04-10-05
Lokasiclick picture for more information
pesanSaya lihat tapi macam komentar2 dari teman2 ttg kondisi riil di Papua misalnya OTSUS, MRP, DAP, dll macam sangat berkualitaskah. Sa hanya mo kopi komentar DR. JP Salossa,M.Si utk dibandingkan kualitas komentarnya dengan teman di Forum ini. Jangan marah ehhhh ???

Otsus Merupakan Jawaban Bagi Masyarakat Papua

JAYAPURA- Gubernur Papua DR JP Solossa Msi mengatakan pemberian Otonomi Khusus (Otsus) dari pemerintah kepada masyarakat Papua merupakan jawaban terhadap persoalan dan permasalahan bagi rakyat Papua. Karena itu, pemberian Otsus terhadap rakyat Papua tidak diberikan begitu saja, melainkan melalui proses dan perjuangan yang panjang.
Menurut Solossa, Otsus sebagai solusi untuk menyelesaikan persoalan di masyarakat dalam bingkai keutuhan Negera Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Adanya disintegrasi sebagian masyarakat untuk ingin memisahkan diri dari NKRI sehingga melalui pemberian Otsus merupakan jawaban bagi masyarakat Papua, kata Gubernur Solossa pada acara tatap muka dan silaturahmi TNI dengan Todat, Tomas dan Toga di Makodam XVII/Trikora Senin (3/10).

Diterangkan Gubernur, pemberian Otsus bukan merupakan hadiah dari pemerintah pusat, melainkan membutuhkan proses dan perjuangan yang sangat panjang, baru bisa melahirkan Otonomi bagi Tanah Papua. Saya kira bapak-bapak dan ibu di sini banyak yang menjadi saksi sejarah bagaimana perjuangan dan pembentukan Otsus itu, kata Gubernur sesaat sebelum bertolak ke Biak kemarin.
LANJUT
Laporkan

namapure thought
tanggal04-10-05
pesanbuat yang ingin kenal dekat Tuhan dan betul betul percaya, ini ada alasan seseorang yang ateis truss bale percaya tuhan, baca di:
http://doesgodexist.com/
Laporkan

namafreelife
tanggal03-10-05
pesanBOM BALI BOM BUNUH DIRI ?

luar biasa, hanya dalam waktu yang sangat singkat, tanpa menunggu penelitian yang lama, Kapolri sudah kase kesimpulan, bom bali adalah bom bunuh diri, luar biasa, apakah ini menunjukan kehebatan kepolisian ? atau ? menunjukan ketidakmampuan ? dengan menyatakan bom bunuh diri artinya tidak perlu repot repot cari pelaku dan kelompoknya too ? atau ada upaya menutup nutupi ?

seperti dulu waktu pak Theys dibunuh, seorang jendral dgn sangat percaya diri tampil di TV dan bilang pak Theys kena serangan jantung, kemana ya muka jendral itu saat ini ? jendral kok kase pernyataan bodoh gitu.

PENGELOLA BUKU TAMU, SAYA HARAP KALAU DEL TULISAN, KASIH PENJELASAN.

katanya anda pers yang bebas, di satu sisi anda menuntut kebebasan pers, di sisi lain anda malah mengekang penulis, seperti ular dgn lidah bercabang.
Laporkan

namafreelife
tanggal03-10-05
Lokasiclick picture for more information
pesanwaw rasanya saya sudah menulis ttg bom bali, apakah pengelola buku tamu ini su hapus sa pu tulisan kah ?

Mohon penjelasan smilie
Laporkan

namalifeeasy
tanggal03-10-05
Lokasiclick picture for more information
pesanKayaknya Cepos lagi rame dengan masalah Otsus. Sa mau kasih pendapat sedikit, boleh toh.

Menurut saya pribadi sebenarnya salah kalau dibilang Otsus tidak berhasil atau gagal sebab otsus itu benda mati,dia tidak tahu apa apa. dia tidak bersuara kalau tidak disuarakan.Dia tidak bisa dijalankan kalau tidak ada yang menjalankan. Dia tidak akan ada kalau tidak ada yang membuat dia ada. Jadi yang harus dibilang gagal, tidak berhasil adalah yang memberi Otsus dan yang menjalankan Otsus. Yang memberi otsus tidak sepenuh hati. Ada agenda terselubung. Orang Papua di permainkan dengan makanan yang namanya OTSUS Makanya tepat kata peneliti LIPI kebijakan yang dihasilkan tidak diimbangi dengan akuntabilitas politik dari pemerintah Sudah jelas pemeritah tidak serius. Semua orang pasti setuju akan hal ini. Terus yang menjalankan Otsus juga tidak serius. Mereka juga tunduk saja pada kebijakan pusat. Contoh saja MRP yang katanya nafas otsus. Kenapa MRP yang katanya nafas Otsus baru sekarang mau dibentuk? Kenapa pemerintah daerah selama ini hanya diam saja melihat masalah ini? Khan aneh, selama ini Otus hidup tanpa punya nafas. Masa ada orang hidup tanpa nafas. Jadi kesimpulan saya, meskipun tujuan OTSUS itu baik tapi kalau orang yang memberi dan menjalankan tidak baik, maka hasilnya juga pasti tidak baik.
Kata pace Yoka telah terbentuk Structured social Injustice

Salam,
Laporkan


pesan pribadi menamba 03-10-05


namaPutra Numbay
tanggal03-10-05
Lokasiclick picture for more information
pesanMERDEKA.
Sebuah analogi yang membingungkan.
Gubernur Papua dan beberapa orang penting diDPRD dengan tegas tegas dan secara terang terangan mengatakan bahwa Otsus adalah satu satunya cara untuk memperbaiki hak dasar orang papua. Mereka mengutuk dan bahkan mengabaikan suara 10.000 rakyat papua untuk mengembalikan otsus ke pusat.
karena menurut mereka otsus sangat berhasil dan berguna bagi rakyat Papua dalam kerangka kehidupan bernegara di NKRI.
Sementara itu...,
Pakar peneliti khusus masalah Papua dari LIPI, Ikrar Nusa Bhakti. baru baru ini dalam seminar CSIS sebagaimana diliput oleh Modus.or.id mengatakan bahwa; Apapun yang selama ini telah diberikan oleh pemerintah kepada Papua ternyata tidak berjalan. Hal ini disebabkan kebijakan yang dihasilkan tidak diimbangi dengan akuntabilitas politik dari pemerintah.
Pakar dan pengamat sebuah lembaga besar dan paling diakui diIndonesia saja sudah bisa membuktikan bahwa Otsus gagal, lalu paradigma apakah yang dipakai oleh pak Gub dan konco konconya untuk mengatakan bahwa otsus berhasil.
ini merupakan benar benar sebuah penipuan dan pembodohan kepada masyrakat. Dan yang lebih parah lagi para mahasiswa dipapua telah dikebiri hak intelektualnya sehingga hanya diam dan tak melakukan sedikitpun upaya pencerahan kepada masyarakat.
Laporkan

halaman 454 dari 543 << selanjutnya < 451 452 453 454 455 456 457 > terakhir >>