| tanggal | 07-11-05 |
| pesan | Nona Podaido, seperti tipe orang Papua yang sedang mabuk Otsus saat ini, Ini baik dan benar, meminta 'hasil perjuangan mereka'dari LN. Tapi adalah baik dan benar juga, jika anda2 yang di dalam negeri, jika bertemu kel. pa Theys ( Ibu Janda )dan memberikan dia uang. Atau bertemu keluarga Flassy di pasar dan memberikannya seikat kangkung secara gratis, atau bertemu saudara Hans Gedze dan memberikannya ongkos naik taksi dari Lingkaran Abe ke Waena. Jika ini telah dilakukan, maka 'hasil perjuangan luar negeri' akan anda lihat, tanpa anda meminta. Karena akan ditulis di media2 Nasional Indonesia, maupun LN sebagai Headline. Salam Ikan Puri |
| tanggal | 06-11-05 |
| pesan | io nona padaido, sa yakin bung otis juga sayang nona padaido, io to bung otis...tulis biasa saja jang terlalu menekan..itu bung pu ade ade manis juga..sama deng beta..uhuiiiisalam pembebasan |
| tanggal | 06-11-05 |
| pesan | freelife, Ottis Simopiaref itu hanya manusia biasa sama dgn anda dan saya bukan Tuhan Yesus yg harus di takuti, Tuhan Yesus saja... mau mendegar keluh kesah kita2 koq. masa ottis simopiaref yg teman kita2 juga dia tara mo dengar tanggapan kita tehadap dia. Ottis Simopiaref, Haaa-haaa-haaa apa sih...arti sebuah nama ? semua org di gb cepos ini khaan pake nama masing2 nyg mereka sukai cuma anda sendiri yg dgn polosnya menggunakan nama anda (tapi...itu bagus sa anjungkan jempol untuk anda). karna kitong semua asalnya dari kampung, nama kampung atau daerah itu bukan di tenggelamkan di pulau sana, tapi....harus disanjung dan di angkat di permukaaan bumi ini supaya semua org bisa melihat keindahannya khaaaaaaaan. Salam kompak selalu untuk mu ottis simopiaref |