pengisian buku tamu   kembali ke Cenderawasih Pos Online   Report abuse

namaTitik Putih
tanggal14-04-07
Lokasiclick picture for more information
pesanHallo semua yg ada di GB. Slm Kenal.

Kebersihan di Kota Jayapura.

Saya mendukung banget opini dari Who Guys, tentang kebersihan kota Jayapura. Saya sendiri yang menyadarinya, kota Jayapura sangat kotor dibandingkan dengan kota-kota yang lainnya. Saya sudah mensurvei beberapa pendapat dari teman-teman saya dan oranglain bahwa 75% mereka meencap kota Jayapura sbg kota yang terjorok. Why?, begitulah faktanya, kalo kalian mo marah silahkan. Toh sudah ada buktinya. Kalo kotanya kotor otomatislah masyarakatnya yang jorok, masa bodoh dengan kebersihan dilingkungannya apalagi kotanya sendiri.Masyarakat juga punya peran penting u/ menjaga kebersihan kota Jayapura, buang sampah-sana sini malas tau mo bersih apa tidak!, dari mulai dari pejalan kaki, sampai yang naik angkutan umum dan kendaraan pribadi buang sampah sembarangan. Apalagi nih di depan Kampus Uncen minta ampuunnnn, sampahnya banyak banget, apakah tidak ada petugas kebersihan di kampus itu?, apakah Mahasiswa tidak tahu ada sampah didepan kampusnya sendiri, atau pura-pura tidak tahu?. Cobalah u membuka mata kita dan hati kita untuk menjaga kebersihan di Kota Jayapura ini.Mana Visi Kota Jayapura yang salah satunya "bersih", bersih apanya?, bersih dari Hongkong?. Pemerintah juga seharusnya serius menanggapinya, bukan hanya pembagunan melulu diperhatikan....
Laporkan

namalaw
tanggal13-04-07
Lokasiclick picture for more information
pesansalam Cepos!!! Tolong khususkan topik2 yang memuat opini tentang pendidikan.

Trims smilie
Laporkan

namaInsewar
tanggal13-04-07
pesanHolla como estas mi amigos,
salam kenal aza deh untuk semua! ! ! ! ! !
Dios tebendiga
Laporkan

namaanti M
tanggal13-04-07
Lokasiclick picture for more information
pesansilahkan bermimpi utk M,hi bangsa yg terkutuk
Laporkan

namaPemerhati
tanggal13-04-07
Lokasiclick picture for more information
pesanSAATNYA CENDERAWASIH POS BERBENAH DIRI....!!!!
MENJELAJAHI SITE CEPOS SANGAT MONOTON DAN MEMBUAT BOSAN, NAMUN BERITANNYA GOOD TRA ADA LAWAN.
DI SARANKAN WEBSITE CEPOS HARUS DI UBAH DENGAN BERBASIS DATA BASE WEB. TERSERAH MAU PAKE BAHASA PEMOGRAMAN APA YANG LAGI TREND SEKARANG..ASP, PHP, JAVACRIPS, CCS ATAU YANG LAINNYA.
MASA DIKALAH DENGAN PAPUA POS.??????

MANA HARIAN PERTAMA DAN TERBESAR DI PAPUA. TAPI ADMINISTRATOR-NYA KURANG SREG.. TO ADMIN MALU NGGA????
Laporkan

namaMebri
tanggal12-04-07
pesanPutra Numbay yth,

Merdeka atau Bebas yang saya maksudkan adalah merdeka secara politis, ekonomis, sosial dan kultural. Politis: terjaminnya kebebasan menyelenggarakan hak penentuan nasib sendiri (termasuk hak penentuan nasib sendiri secara eksternal). Ekonomis: bebas dari kemiskinan. Sosial: bebas dari buta aksara, bebas dari ancaman berbagai penyakit dan bebas dari ancaman lingkungan hidup yang kotor. Kultural: bebas dari tekanan dan pengaruh budaya asing.
Laporkan

namaMebri
tanggal12-04-07
pesanSoekarno- Hatta berada di jenjang yang berbeda dibanding para aktor Papua M. Indonesia itu merdeka karena situasi politik yang melanda dan merubah dunia pada tahun 1940an. Setelah Perang Dunia II, banyak negara terjajah ketika itu memperoleh kesempatan untuk bisa melepaskan diri dari penjajahnya. Jepang yang menduduki Indonesia ketika itu kalah perang. Belanda yang hendak kembali menjajah Indonesia (setelah kekalahan Jepang) sudah agak lemah (setelah pendudukan Jerman di beberapa negara di daratan Eropa Barat dan Tengah) ditambah dengan konflik internal parlemen Belanda (pro kontra Indonesia Merdeka). Belanda sendiri juga terpukul oleh krisis ekonomi yang melanda dunia akibat Perang Dunia Kedua (PD II). Akhirnya Indonesia merdeka juga ditengah-tengah perselisihan antara Soekarno-Hatta. Perselisihan Soekarno-Hatta disisihkan karena keduanya harus mempertahankan kemerdekaan yang sudah dicapai (lebih baik disebut sebagai kemerdekaan yang diterima akibat kekacauan dunia). Soekarno-Hatta juga didampingi oleh kelompok-kelompok (pressure groups) yang menekan Soekarno-Hatta untuk lebih mengutamakan persatuan demi mempertahankan kemerdekaan yang sudah diproklamirkan pada tanggal 17 Agustus 1945 terutama kelompok pemuda yang pada waktu itu menyandra dan memaksa Soekarno-Hatta untuk memproklamirkan kemerdekaan.
Laporkan

namaMebri
tanggal12-04-07
pesanPapua berada di jenjang yang berbeda. Papua masih sangat jauh dan belum mendekati ambang pintu gerbang kemerdekaan. Pada jenjang ini perjuangan Papua dilanda oleh krisis kepemimpinan akibat perselisihan yang kronis. Gunung versus Pantai. Banyak kelompok mahasiswa di Jawa tidak saling mendukung karena yang satu berasal dari daerah pegunungan (pedalaman) dan lainnya adalah dari pesisir. Kelompok pemuda versus PDP dan Dewan Adat Papua. LSM yang satu tidak mau bekerjasama dengan LSM lainnya (contoh Elsham versus Kontras Papua versus LBH Papua versus Komnas HAM Papua).

Akibatnya, tujuan bersama bagi Papua yang bebas terabaikan dan rakyat Papua yang menjadi korban akibat segala situasi yang terjadi. SDM terganjal sementara SDA terkuras.
Laporkan

namaMebri
tanggal12-04-07
pesanAda situasi luar biasa yang hampir mirip dengan situasi tahun 1940an yaitu ketika Soeharto lengser dan diganti oleh Habibie yang mengijinkan delegasi Papua bertemu di dalam sebuah Dialog Nasional di istana negara. Sebagian dari tuntutan delegasi Papua dikabulkan, contoh para tahanan politik Papua dibebaskan. Situasi seperti itu berlanjut ketika Gusdur menggantikan Habibie. Mengapa waktu itu pemuda Papua tidak menyandera Theys Eluay dan Tom Beanal dan memaksa mereka dua untuk memproklamirkan kemerdekaan Papua? Bukanlah itu sebuah momentum yang tepat? Saya sendiri waktu itu ikut mendesak agar hal itu dilakukan, tapi semua teman-teman pejuang takut dan mengatakan bahwa akan terjadi pembantaian besar-besaran oleh TNI. Di manakah pemuda Papua waktu itu? Semua pada tidur? Tentu TNI akan membantai kita waktu itu, lantas kemudian harus diamkah kita? TNI sudah membantai kita dari dulu dan TNI akan tetap membantai kita selama RI masih menggenggam tanah Papua. Kita diam dia membantai, kita berteriak pun dia membantai. Jadi, sama saja bukan?

Kapan lagi Papua bisa mengalami momentum seperti itu? Tidak gampang momentum seperti itu muncul di dalam sejarah perjuangan demi kebebasan.
Laporkan

namaMebri
tanggal12-04-07
pesanSaya memang frustrasi tapi sama sekali tidak berputus asa. Frustrasi dan putus asa adalah dua situasi yang berbeda. Frustrasi itu merupakan perasaan yang mengandung kekecewaan, sedangkan putus asa sudah mengandung perasaan putus harapan. Jadi, saya tidak pesimis. Pasti akan ada situasi-situasi luar biasa yang timbul sehingga Papua akan lepas. Dulu kita tidak pernah memimpikan hancurnya negara raksasa seperti Uni-Sovyet. Tapi sejarah telah membuktikan bahwa Uni-Sovyet hancur, Kerajaan Romawi hancur dan Kerajaan Majapahit pun berkeping-keping. Indonesia masih menunggu waktunya, karena jika kesatuan dipaksakan dengan senjata maka kesatuan itu tidak akan tinggal abadi.
Laporkan

halaman 33 dari 543 << selanjutnya < 30 31 32 33 34 35 36 > terakhir >>