| tanggal | 15-04-07 |
| Lokasi | |
| pesan | Salam Jumpa, Kamis minggu lalu aku masukkan artikel ke redaksi cepos. Mohon bantuan untuk diterbitkan terima kasih |
| tanggal | 15-04-07 |
| Lokasi | |
| pesan | Wong Papua. Trims dan salam kenal juga untukmu. Teriring doa dan salam persaudarian. Moga sukses selalu n Tuhan berkatimu dan Tanah Papua. Ciaò e arrivederci. |
| tanggal | 14-04-07 |
| pesan | I'll say the abandon of natural resources of West Pupua is either blessing and curse. |
| tanggal | 14-04-07 |
| pesan | salam cinta peluk cium buat orang papuaku tersayang. ================================================ beberapa kesibukan kecil bikin sa tra sempat liat buku tamu ini, tadi sa coba liat mulai dari 10 halaman terakhir, sa baca satu satu. sa senang, diskusi dan proses baku tawar pendapat masih berlangsung. itu tandanya demokrasi masih jalan. sa cuma mau bilang....semangat bisa saja berhenti..tapi alangkah celakanya jika sebuah pengharapan berhenti. karena manusia tanpa pengharapan adalah mati. apa maksud kalimat saya ? kitong bisa mulai loyo ttg M, tapi jangan pernah berhenti berharap. terkadang..ketika kita tidak bisa apa apa lagi, lebih baik duduk dengan diam dalam pengharapan yang sungguh - sungguh. niscaya apa yg kita harapkan akan tiba. ============================================= tulisan ini saya khususkan buat kawan kawan yang mulai hilang pengharapan akan M, lalu mulai berceloteh kesana kemari dengan tulisan tulisan orang orang pasrah dan tak bertujuan. berikut ini penggalan syair seorang seniman papua: dikala matahari tenggelam, kukenangkan negriku.... negeri burung cenderawasih..elok paras rupamu..... panorama papua..kukenang takkan ku lupa..... =========================== indah ee..sa tra hentiu hentinya menyelami makna di balik syair ini. Trima Kasih Tuhan, Kau Ciptakan Papua penuh Pesona. Sungguh aku bangga jadi orang Papua. Terlalu bangga. ![]() |
| tanggal | 14-04-07 |
| pesan | Thank you for this forum provided by Cepos. Regarding to what have been discussed by different people with different thoughts, I'd like to state some facts. Well, I know that big number of Papua population want to be independent and according to international laws, all nations in the world has their own rights to exercise the self determination. In case of Papua, we’re definitely in the right place and moment to be freely with no fear to exercise our rights. However, Papua natural resources are such a big deal to be permanently release by “current owner” so called Indonesia . Can you imagine how many millions dollar Indonesia will lose in the even that Papua become independent? This won’t happened and even if it will, there would be so many people die either to prevent the independent or to fight for their freedom. I know this isn’t a simple case that one could solve on his/her own. We’ve got to unite in order to be strong! No more seashore people! No more mountainous people! WE ALL ARE PAPUAN! WE ARE MELANESIAN! Why can you understand this simple matter???? |
| tanggal | 14-04-07 |
| pesan | Hai,,, siang smuanya Pa kbar k? kam smua baik2 khan,,,, salam manis untuk kawan2 : joAn,wong solo, putra numbay, papua_son,, salam kenal untuk kaka putra kohoin, dll yang nongoldi GB ini.. Peace n luv |