pengisian buku tamu   kembali ke Cenderawasih Pos Online   Report abuse

namaMr.Pengamat RI
tanggal29-03-06
Lokasiclick picture for more information
pesanHallo akut papua:
Kekacauan bagi wilayah2x yang masih terjajah bukanlah hal baru, perlu bukti...lihat itu sebelum bangsa penjajah kita Indonesia menggapai kemerdekaan bebas dri jajahan Ipar2x belanda dorang semuanya melalui kekacauan...begitupun negara2x lain, jangan harapkan kemerdekaan Papua turun dari langit/sorga. andapun tahu bebasnya Israel dari tangan raja firaun dan menuju tanah kanaan semuanya melalui kekacauan yg lebih dahsyat kebanding papua.Anda setuju dg comment saya/tidak..bagaimana dg sdr2x/ipar2x yg lain...?


namaakut_papua
tanggal29-03-06
Lokasiclick picture for more information
pesansudah dari dulu saya bilang toh , , ,
bahwa papua ini akan kacau . coba teman tanya pendoa syafaat di gereja-gereja , pasti mereka bilang bahwa papua akan dilanda kekacauan ....
untuk teman-teman sebaiknya banyak berdoa . jangan hal-hal ini membuat kita lalai dalam mencari tuhan . gbu


namaefinky
tanggal29-03-06
Lokasiclick picture for more information
pesansmilie Om cepos, katanya mantan Gubernur Papua Fredy Numberi akan menjemput para suaka politik yang sudah sekian bulan melarikan diri untuk cari perlindungan diri ke Australia itu memang tugasnya mantan gubernur? aku fikir beliau ini terserang penyakit apakah! atau memang cari jabatan masa depan, ataukah Freedy Numbery memang tercemar otaknya pada waktu pendidikan militer sehingga dalam benaknya ada hanya berfikir / berperilaku "sebagai pekerja setia bagi sang majikan" (Jakarta)


namaPutra Numbay
tanggal29-03-06
Lokasiclick picture for more information
pesanBuat pace/ mace !!!!

Biasanya kalau mengutip hasil karya orang harus diberikan kredit dong,agar jangan dibilang plagiat.

Any way, it caused me not really matter instead I am honestly proud.

bagi teman semua (yang merasa diri sebagai bagian dari orang Papua), yang terpenting bagi kita bukan soal komen mengomentari kasus2 ditanah Papu tetapi bagaimana kita sadar dan terus menjalani hidup ini untuk sampai pada titik kemerdekaan itu.kita tidak perlu banyak bicara, tetapi tunjukanlah dengan sikap kita bahwa saya orang Papua. karena cukup banyak bukti mengajarkan kepada kita siapakah kita sebagai orang Papua didalan negara Indonesia. secara simple saya ingin mengatakan bahwa semua bukti dan facta menunjukan Papua bukan bagian dari Indonesia. Dan bagi anak Papua yang merasa diri terpanggil untuk tanahnya. jalanilah hidup ini demi kemerdekaan ibu, bapa, saudara,saudari, dan semua keluarga Papuamu. kita harus waspada terhadap bujukan, dan rayuan gombal perempuan pelacur jalanan yang menghiaskan dirinya dengan isu OTSUS dan menggoda para pejabat di Papua. sebagai anak Papua satukan hati,rapatkan barisan dan kita hidup dengan berpaut pada usaha kita sendiri, jangan terlalu tergila dengan para germo- germo Indonesia yang tak pernah habis idenya untuk mempermainkan orang Papua.
Untuk MRP harus konsisten untuk mengembalikan OTSUS, kalau tidak lebih baik bubar saja.


namaPutera Kohoin
tanggal29-03-06
Lokasiclick picture for more information
pesanNebeng pd Papuano.
Seyogyanya pemerintah RI berpikir seturut Papuano, dgn mengajukan pertanyaan2 mendasar perihal 42 suku bangsa Papua yg diberi izin tinggal sementara. Mengapa sobat2 itu hrs mengungsi/lari? Mengapa sob2 itu ke Ausie, nyatanya papua adh tanah kaya-raya? Sangat disayangan orang 'pintar' spt jubir DEPLU RI sir. Yuri T melihat peristiwa itu semata-mata sbg peristiwa ekonomi. Sob2 itu ke Ausie krn motifasi ekonomi, krn ingin mencari penghidupan yg layak. Secara sosio-antropologis, masyarakat Papua bukanlah suku perantau (krn motif ekonomi) semisal sob2 dr suku bgs lain di RI. Alasannya, krn memang Papua itu limpah akan sumber daya alam yg mencukupi kebutuhan penghuninya; shg tdk ada dorongan, tantangan utk keluar dr ibu bumi Papua.
Reaksi sir Yuri T & pemerintah RI tdk lain drpd luapan rasa'malu' & bukan rasa 'salah'. 'Salah & malu' berasal dr sepupu moral yg sama tapi berbeda artinya. 'Malu' mensyaratkan adanya kesalahan yg dipublikasikan atau menjadi konsumsi publik; sebaliknya 'salah'mensyaratkan adanya kesalahan tapi menjadi konsumsi pribadi. Pemerintah malu krn adanya kesalahan yaitu ketidak-adilan di Papua yg sudah diketahui masyarakat dunia, oleh krn itu sangat reaktif. Persoalanya menjadi lain ketika tdk ada rasa 'bersalah'pemerintah RI, adanya sikap rendah hati, jujur mengakuinya adanya kesalahan dlm pemanusian manusia di Papua.

Ciao tutti fratelli e sorelle!!! smilie smilie smilie


nama!!!!
tanggal29-03-06
Lokasiclick picture for more information
pesanMembaca berita dan cara menulis berita yang dilakukan oleh Cepos pada hari rabu, 29 Maret 2006 ini, membuat saya menangis.

Perlahan namun pasti, bangsa Papua punah di dunia ini.

--------------
Langkah yang tertatih diats tanah ini
Hanyalah kekeringan
Sebenarnya aku cape berteriak
dan malas melawanmu

Aku sadar aku hanyalah sebuah tikus tanah
yang rumahnya telah kau punahkan
andai masih ada gua aku akan bersembunyi
dan mengasingkan diri

Tidak lagi aku perduli denganmu
biarlah kau makan semua hartaku
dan kau jual semua milikku
sebab bagiku semua itu fana.

Namun ketika aku mengasingkan diri
tempat berteduhpun tak kujumpa
tempat berdoa dan bermain pun kau bumi hanguskan

Aku yang polos dan lugu ini jadi bertanya
mengapa hutanku ditebang
mengapa airku dicemari
mengapa kampungku dibakar
mengapa dan mengapa mereka kejam padaku
Adakah aku bersalah pada mereka

sudah kukasih tanahku
sudah kubagi hartaku
sudah kukorbankan leluhurku
lalu, mengapa mereka masih rakus dan bengis?

Lawan, aku harus melawan
biar darah bersimbah dan kematian menanti
aku punya hak hidup
ini rumahku, ini tanahku
Disini aku dilahirkan, dan disinilah
tempat aku hidup

Sebenarnya aku menyayanngimu
aku mencintaimu dan aku saudaramu
tetapi adakah kau merasakan hal yang sama?
Aku cinta perdamaian
Aku cintai kamu, tetapi adakah kau mencintai aku?

---------


namaputra lingkaran
tanggal29-03-06
pesanHei Pace yoka, ko tekola jadi tau banyak, ko jang tipu jatuh dari kursi tu hehe..smilie smilie
Bagaimana, kaca mata kecil tu so gantikah? Salam lingkaran abe smilie smilie


namapace yoka
tanggal29-03-06
Lokasiclick picture for more information
pesansambungan

Jadi mungkin untuk memecahakan masalah Papua, lebih baek pemerintah mengaku dengan jujur bahwa emang selama ini ada ketidak adilan, ada pelangaran HAM, ada structred Genocide dll. Ini adalah sikap dewasa bukan menuduh negara lain membantu Papua untuk memperjuangkan kemerdekaan. Seolah olah pemerintah tutup mata dan mencari alasan untuk justifikasi kesalahan mereka.

dan yang terakhir buat ade2 mahasiswa..
habiskan waktu kalian untuk belajar. Karena masa depan orang Papua ada di tangan kalian sendiri. Saya sendiri bukan orang Papua asli tapi saya sudah hidup dan kerja di Papua selama 10 tahun. Jadi saya mencoba melihat sesuatu dari kaca mata kebenaran dan keadilan.

gitu dulu dan salam lingkaran abe


namapace yoka
tanggal29-03-06
Lokasiclick picture for more information
pesansambungan
Bahkan study yang di buat oleh Allard K Lowenstein International Human Rights Clinic, Yale Law School, April 2004 menyatakan bahwa pemerintah Indonesia sengaja tidak memberikan pelayanan kepada orang Papua. Ini aku tulis apa kata dokument tersebut
"the government has consistently refused to provide adequate medical care to the West Papuans and has discriminated against them in the provision of basic health care and reproductive services.” Dan juga dalam dokumen yang sama di sebutkan bahwa Indonesia sedang melakukan genocide di Papua dengan melanggar konvensi PBB 1948 "Prevention and Punishment of the Crime of Genocide."

dan ketidak adilan ekonomi (economical injustice'smilie keliahat jelas sekali. Papua sangat kaya dengan sumber daya alam tapi sebagian besar di berikan kepada jakarta dan orang Papua menerima kembali sangat sedikit. Banyak sumber2 yang bisa di tulis disini bahwa keberadaan Freeeport telah merusak lingkungan dan telah terjadi pelanggaran HAM selama ini. ABC News melaporkan bahwa Freeport telah merusak 35,000 hektar lahan, memberikan 20 juta dollar Amerika buat petinggi TNI anatara thn 1998 dan 2004. guna menjaga daerah pertambangan Freeport.


namapace yoka
tanggal29-03-06
Lokasiclick picture for more information
pesanMenurut saya, setelah masalah pemberian suaka ini pemerintah Indonesia dan australia harus saling mengoreksi diri. Kesalahan yang di buat pemerintah Indonesia selama ini adalah tidak mau mengaku kesalahan yang di buat alias menutup kejahatan dengan ke jahatan. Saya ada tulis artikel satu ke jakarta post tapi sayangnya belum diterbitkan atau emang tidak diterbitkan bahwa papua itu menjadi korban apa yang disebut "structured political, social dan economical injustice." Sejarah dan dunia international telah membuktikan bahwa Indonesia berlaku tidak jujur pada saat The Act of Free Choice." Sebuah dokument yang dikeluarkan oleh George Washington Univesity menulis demikian:
"Indonesian authorities selected 1022 West Papuans to vote publicly and unanimously in favor of integration with Indonesia." Jadi jelas bahwa ada ketidakadilan dalam politik dalam The Act of Free Choice.

terus gimana dengan "structured social injustice." Saya pikir masalah merupakan issue central dimana hampir semua orang Papua sepakat bahwa mereka adalah "second Class citizen" di Indonesia. Orang papua merasa bahwa mereka sedang hidup dalam daerah yang di jajah. Pemerintah Indonesia selama ini tidak memperhatikan dan memberikan pelayanan terbaik buat orang Papua dibandingkand dengan daerah lain.


halaman 293 dari 543 << selanjutnya < 290 291 292 293 294 295 296 > terakhir >>