| tanggal | 19-08-05 |
| pesan | MERDEKA! Otsus sebenarnya adalah sesuatu yang sangat baik untuk Orang Papua. Yang buat Otsus itu sendiri anak-anak Papua dan memang Otsus di buat untuk mengangkat harkat dan martabat masyarakat Papua. Letak masalah yang ada dengan Otsus ini keinginan pemerintah Pusat dan Daerah untuk menjalankan Otsus dengan konsisten. Pemerintah Pusat tidak punya komitmen yang jelas untuk menjalankan Otsus dan selalu bermain. Pemerintah Daerah, menurut penilaian saya, punya komitmen untuk menjalankan Otsus cuma dalam menjalankannya itu yang tidak jelas. Cuma ada dua opsi saja dalam pelaksanaan Otsus. Antara Otsus dilaksanakan 100% atau tidak. Kalau tidak dilaksanakan 100% itu berarti ini Otonomi tra khusus. Yang selama ini terjadi adalah pelaksanaan dibawah 100% jadi daripada ketong baku tipu terus lebih baik Otsus dikembalikan saja. Dulu waktu Otsus masih sebuah ide saja, masyarakat biasa bilang M ka O? trus ketong bilang M tooo. Mayoritas tolak Otsus waktu itu karena menurut mereka Otsus itu cuma gula-gula politik dari penjajah dan setelah tiga tahun kayanya memang begitu. Solusinya itu pemerintah pusat dan daerah harus mau untuk berdialog dengan masyarakat. Kalau pemerintah tolak untuk berdialog maka sudah jelas pemerintah memang tidak pernah punya itikad baik. |
pesan pribadi menamba 19-08-05 |
| tanggal | 18-08-05 |
| pesan | MERDEKA! Untuk Papua Moderat Bukti yang paling jelas dari kegagalan Otsus itu IRJABAR. Bukti yang kedua itu ada terterah di dalam tuntutan DAP yang pertama yaitu 253 suku yang hanya di wakili 14 orang di dalam MRP. Bukti lainnya itu seperti apa yang kawan Papuano dan fighter sudah tulis. Di Jayapura yang ibu kota saja perbedaan antara pedagang pendatang dan pedagang orang asli masih begitu jelas apalagi di daerah pedalaman sana. Bagi saya pribadi Otsus sudah jelas-jelas gagal sejak dibentuknya IRJABAR. Ingat saudara-saudara kita yang gugur di tanah amungsa karena perang saudara antara kubu pro dan kontra pemekaran. Dari inpres 1, 2003 saja sudah jelas kalau pemerintah pusat memang tidak pernah punya itikat baik untuk menjalankan Otsus di Papua. Untuk fighter Masih baik kalau bapa gub dia lupa saja, kalau beliau pura-pura lupa atau sengaja lupa itu sama saja dia sudah menyangkal tanah sendiri. Seorang anak yang menyangkal ibunya sendiri karena memang tidak kenal atau sudah lupa itu bisa dimengerti tetapi seorang anak yang dengan sengaja menyangkal ibunya sendiri dia pasti akan mendapat ganjaran yang sesuai dari Tuhan Pencipta Orang dan Tanah Papua. Tuhan Memberkati Bapa Gubernur, biar Tuhan memberikan beliau hikmat dan kebijaksaan untuk memimpin tanah Papua ini. Tuhan Berkati Papua! Maaf Kalau Panjang ![]() |