| tanggal | 10-08-05 |
| pesan | BUAT JEFRI Saya baca ko pu tulisan, malah sa sedih karena ko bilang orang orang yang bicara merdeka itu orang orang yang dungu, putus sekolah dan lain lain, Jefri ko harus paham, bahwa solusi terbaik buat Papua adalah Kemerdekaan, bukan yang lainnya..itudulu yang harus ko Pahami, kenapa ko pu om jom ibo dan kawan kawan bicara lain, karena mereka terjepit antara sebagai aparat indonesia dan sebagai wakil rakyat Papua, mereka dalam dilema..sa yakin dalam dorang pu hati kecil, dorang juga ingin merdeka seperti orang orang tukang mabuk dan dungu punya harapan itu. UNTUK SEMUANYA: Merdeka adalah mutlak,menjadi sebuah negara otu sangat mendasar. Jangan pernah mengacaukan pikiran anda dengan persoalan ekonomi, ingat..tidak tidak ada sebuah negara yang baru merdeka trus mampu memakmurkan rakyatnya, tidak ada.Jadi kalo kita harus menderita nanti di awal awal kemerdekaan Papua..itu hal biasa, itu proses. satu pertanyaan ? Kapankah ada perempuan papua jadi iklan Shampoo di televisi yg menampilkan caranya mempunyai rambut keriting yg indah? Apakah Iklan shampo rambut lurus ?? |
| tanggal | 10-08-05 |
| pesan | KASIHAN Hari ini sa baca di sebuah harian ternama, ada berita ttg Ketua DPRD Irjabar Jimmy Demianus Ijie yang menuntut agar para anggota DPD RI asal Papua untuk segera di recall, si jimi meragukan komitmen para anggota DPD tersebut terhadap NKRI. Saya justeru melihat dari sisi yang lain, bahwa justru Anggota DPD RI yang berani bicara dan menyuarakan ketidakadilan itulah sebenarnya adalah anggota DPD RI yang berkualitas.Tapi saya menjadi maklum ketika mulai berpikir ttg kekuasaan dan keserahan, saya lihat.orang seperti Ketua DPRD Irjabar Jimmy Demianus Ijie ini akan seperti Enrico Guteres dari Tim-Tim, JImmy..ko sadar saat ini ko cuma jadi boneka, Ko dikasih makan yang banyak sekenyang-kenyangnya, nanti suatu saat ketika Papua Merdeka, sungguh malang nasibmu JImmy, Di Papua kamu ditolak, di Inodonesia sendiri kamu tdk diinginkan, Buka mata hatimu JImmy, diam sajalah..tdk usah bikin gerakan tambahan yang akan merugikan kamu dan keluargamu di masa yang akan datang..karena kamu tau bahwa persoalan seperti ini, adalah persoalan hakiki yang mendarah daging sampe tujuh turunan. Jangan tergiur dengan uang dan jabatan semata, ingat nasib anak cucu kamu di Tanah Papua suatu saat nanti. Mereka akan dipandang sebagai sampah masyarakat. Ko tra sadar kah ?? JImmy Masih ingat Enrico Guteres kan ?? |