pengisian buku tamu   kembali ke Cenderawasih Pos Online

namaPresident of Akut
tanggal21-10-05
Lokasiclick picture for more information
pesanHe-he-he.
Kam semua takut AKUT sampeee. Bukti bahwa AKUT paling ANDALAN!!!!
smilie smilie smilie smilie smilie smilie


namaKing of Akut
tanggal21-10-05
Lokasiclick picture for more information
pesanIo Pace ko betul....biasa perempuan jawa dong bikin sampai Mr.sos lombo...siapa tratau kalau peremp jawa dong suka bunuh ular papua smilie karena salah masuk goa..... smilie Ular hitam harus masuk goa hitam bukanya masuk goa putih..... smilie


namamolomologurita
tanggal21-10-05
pesansaudara akut sepertinya tidak berwawasan bagus... mungkin perlu untuk berpikir dulu sebelum berkata


namaNona Padaido
tanggal21-10-05
pesanAkut_Papua,
Apa yg dong kasih buat ko di tanah jawa sana, (perempuan kaaa)


namaUrbasa Y
tanggal20-10-05
Lokasiclick picture for more information
pesanMERDEKA!!!
Saudara-saudari semua. Sa cuma mo kaseh ingat kitorang semua bahwa tanggal 1 Desember 2005 adalah HUT Kemerdekaan Papua Barat. Marilah kita satukan hati, jiwa dan raga kita untuk mempersiapkan Peringatan Hari Kemerdekaan Kita Tanggal 1 Desember 2005.
Mari kitorang kaseh tunjuk kepada dunia internasional bahwa MASYARAKAT PAPUA INGIN MERDEKA dari BELENGGU PENJAJAHAN INDONESIA. Mari ktong BUKTIKAN bahwa OTSUS TELAH GAGAL.

SALAM PEMBEBASAN KEPADA SEMUA ORANG PAPUA.
MERDEKA!!!!!!
smilie smilie smilie smilie


nama SOS
tanggal20-10-05
Lokasiclick picture for more information
pesanHe-he-he,
Jangan dengar pace Akut pu komentar2. So tahu orangnya pemalas berpikir dan tidak kreatif begitu untuk apa ditanggapi. Orang model Akut itu biar kitong pake Quran dan Alkitab ajar dia juga nanti tra bisa berubah2.

Jadi kesimpulannya BIARKANLAH saudara Akut hidup di jalan yang telah dipilihnya.

Salam SOS untuk semua.
smilie smilie smilie smilie


namaPutra Numbay
tanggal20-10-05
Lokasiclick picture for more information
pesan2. Keadilan tidak mungkin akan datang dengan sendiri kalo manusia tidak memperjuangkannya. karena keadilan itu tidak bisa dilihat (abstrak) hanya bisa dimaknai. Dan persoalan memaknai itu adalah pekerjaan manusia.
3. Kasus akbar tanjung, saya pikir sebenarnya bukan hukum yang tidak bisa membuktikannya tetapi pejabat yang menjalankan hukum itu yang tidak mau sungguh sungguh berdiri pada hukum itu tetapi lebih cenderung melihat kepada kepentingan, dampak dan akibat dari keputusan akhir kalo hukum dijalankan secara tegas. singkatnya hukum diIndonesia masih dipengaruhi rasa emosi manusia yang cenderung takut dan kuatir akan konsekuensi penerapan hukum secara tegas. Jadi kasus akbar tanjung bukan hukum tidak bisa membuktikan tetapi pejabat hukum takut untuk membuktikan karena mereka takut akan dampaknya. sebagai contoh perbandingan, kenapa pemerinta RI sekarang ini tidak menghukum mati saja Amrosi cs yang ketahuan sebagai pelaku bom bali (teroris) tetapi malah melakukan penawaran dan pertimbangan. Karena dampaknya akan mengarah pada eksistensi Islam sebagai mayoritas di Indonesia.
Kalo hukum diterapkan secara tegas maka konsekuensinya akan sama seperti seorang yefta yang menyembelihkan anaknya, abraham yang siap mengorbanankan Isak, dan Yesus yang siap mati sekalipun dengan kekuatan Rohnya dia mampu menentang penguasa.

Salam hormat,
semoga Kasih Tuhan memberikan hikmat dalam penerapan hukum ditanahku Papua.


namaPutra Numbay
tanggal20-10-05
Lokasiclick picture for more information
pesanBuat sobat akut Papua.
Saya rasa komentar anda sebenarnya enak, simple dan praktis tapi bobotnya nol. mengapa;
1. anda mengatakan bahwa kita harus patuh kepada hukum yang dijalankan. itu benar saya setuju, tapi bukan kepada pejabat yang menjalankan hukum itu karena pejabat itu adalah manusia yang punya kepentingan yang kadang bisa memanfaatkan hukum untuk kepentingannya. Dan hukum itu manusialah yang harus memberikan nilai dan memaknainya. persoalanya disini adalah apakah kita memahami roh dan filosofi hukum yang kita anut atau tidak.
Kebanyakan semua hukum diindonesia hanya diwariskan dari negara kerajaan Belanda, usaha pengalaman dan pendalaman Indonesia sendiri untuk menerapkan hukum sesuai dasar dan filosofi Keindonesiaan sendiri jarang sekali terjadi. Hal inilah yang menyebabkan mengapa Indonesia banyak mengalami kegagaln dalam penerapan hukum secara tegas. Hukum diIndonesia cenderung dipolitisir. Dan sayangnya masyarakat hanya dituntut untuk tunduk dan taat, namun tidak untuk memahami arti hukum itu sendiri.
Bersambung


namaakut_papua
tanggal20-10-05
Lokasiclick picture for more information
pesanjumpa lagiii sobatttt,,,,,,
akut baru tiba nih,,,,,. !
menyingkapi keadaan yang terjadi saat ini, akut berpikir sebaiknya kita sebagai warga negara yang baik harus patuh kepada aturan hukum yang berlaku di daerah ini. walaupun kita tahu bahwa hukum di negara ini gampang di jual-belikan . tetapi saya yakin bahwa keadilan akan datang tanpa kita sadari kapan waktunya....
kita jangan menuduh orang tanpa bukti yang kuat. contoh saja kasus pak akbar tanjung, masyarakat bilang dia koruptor, ttp mengapa hukum tidak bisa membuktikannya smilie smilie
seseorang dikatakan bersalah (korupsi, kolusi, nepotisme, pelecehan seksual, atau apa aja ) apabila hukum sudah membuktikannya. smilie ok
kira begitu aja tanggapan dari akut yang baru pulang dari tanah jawa mengikuti training tentang korupsi... gbu papua, smilie smilie smilie smilie smilie smilie


namaPutra Numbay
tanggal20-10-05
Lokasiclick picture for more information
pesanTo om Cepos.

Kalo isunya untuk membangun Papua merdeka bisa kah? (sorry, I am Just kidding).

any way, Thank you for the information.

Om cepos, biasanya koran koran lain itu ada ongkos cape, tapi cepos ko tarade eh?

Tarapapa sudah bukan persoalan uangnya, tapi yang lebih penting adalah informasi dan komunikasi untuk membangun.

yang jelas kami senang bisa ada kolom untuk memberikan opini supaya kita bisa sambil belajar disini dan tetap mengekspresikan diri bagi masyarakat dan saudara/i kita di papua.
Salam kompak


halaman 450 dari 552 << selanjutnya < 447 448 449 450 451 452 453 > terakhir >>