| tanggal | 29-10-05 |
| Lokasi | |
| pesan | Hiii.... sobat sobat kalian itu ada bukti kah? bhwa papua itu so siap berdiri sendiri. salam perjuangan. |
| tanggal | 28-10-05 |
| pesan | RALAT : apada tulisan sebelumnya tertulis feelife, seharusnya freelife kalau ada ketikan yang salah, maklum sa pu komputer nih pentium 2 baru keyboard pu tombol lain su ilang jadi sa tulis deng spidol, ihihihih |
| tanggal | 28-10-05 |
| pesan | TO PAPUANO trims copy baliknya... buat nona padaido deng insos dam semua nona nona papua yang ada di sini, salam buat akam ee sa cinta kam skali... ok sa sekedar cerita ulang saja nih..... Papua akalau tidak merdeka maka nasibnya akan mirip dengan orang aborigin di Australia yang walau diberikan perhatian khusus oleh pemerintah australia, tetap saja mereka semakin menjadi minoritas dan tersisih. kasian ee kalau suatu saat nanti suku papua harus mendapat undang undang perlindungan khusus karena hampir punah dan tersisih dalam kehidupan bangsa Indonesia, kam mau kitong begitu kah sa tra mau ooo, salam pembebasan ![]() |
| tanggal | 28-10-05 |
| pesan | MERDEKA! Untuk kawan Pace Satu dan temannya, OTSUS itu hasil dari tuntutan orang Papua untuk Merdeka. Jangan punya persepsi yang salah kalau OTSUS itu adalah kebaikan hati pemerintah pusat sebab OTSUS itu cuma pengembalian hasil kekayaan alam Papua yang sudah dicuri oleh pemerintah selama puluhan tahun. Jadi OTSUS itu HAK orang Papua yang dikembalikan, itu bukan hasil dari kebaikan pemerintah pusat. Karena sebagian kecil dari HAK kami sudah dikembalikan(Otsus) maka kami jadi lebih bersemangant lagi untuk tuntut supaya semua HAK kami untuk dikembalikan(Merdeka). Kalau pemerintah dan sudara-sudara lain di Indonesia berpendapat bahwa Otsus akan meredam aspirasi Merdeka itu salah karena Merdeka itu harga mati dan pemberian Otsus adalah bukti kecil bahwa tuntutan kami untuk Merdeka juga akan terpenuhi sebab itu HAK kami yang sudah dicuri. Seperti yang tertulis di pembukaan UUD 45: Kemerdekaan itu adalah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. Kami akan terus berjuang dan menuntut supaya HAK kami yang sudah dicuri dikembalikan. Hidup dan Mati itu ada di tangan Tuhan bukan di tangan tni, polri atau pemerintah. |