pengisian buku tamu   kembali ke Cenderawasih Pos Online

namaPutra Numbay
tanggal31-10-05
Lokasiclick picture for more information
pesanPapua butuh pemimpin bukan gubernur.
Seratus persen ungkapan Yang terhormat sekjend PDP Bapak Muhamad Taha Al hamid adalah benar.
Kami butuh pemimpin bukan gubernur. Siapapun dia calon gubernur yang akan pimpin papua kami tetap tidak merasa perduli karena seorang gubernur adalah Abdi atau budak dari pemerintah yang diatas dia, sedangkan pemimpin hakikatnya adalah orang yang dipercaya rakyat untuk berbicara tentang suara rakyat, bukan kepentingan pemerintah seperti Otsus, MRP atau Pilkada.
Cobalah tengok suara rakyat yang bergemuruh dari pesisir pantai, pedalaman hutan, puncak pegunungan, dan lembah lembah diPapua. nyanyian apa yang mereka nyanyikan,ratapan apa yang mereka ratap,dan aspirasi apa yang mereka aspirasikan?
Gaung suara manusia berkulit hitam, dan berambut keriting yang mendiami bumi cenderawasih untuk merdeka lebih kuat dan nyaring terdengar.bukan hanya dibumi papua tetapi telah sampai kekepulauan pasifik, tanah Eropa dan negri Paman sam. Maka itulah mengapa kami lebih pentingkan seorang pemimpin bukan seorang gubernur.
Gubernur sama halnya dengan penjilat sedangkan seorang pemimpin adalah pahlawan pembawa kemenangan.

Salam pemebebasan.
Persatuan tanpa batas perjuangan sampai menang.AMIN.


namamolomologurita
tanggal31-10-05
pesanHello everybody, you all have busy day, haven't you? well, I guess weather busy or not, hope you all are doing very well.

I wanna give my opinion about the term of condition in Papua. We all know that we will have the direct governor election. I see that right now, Papua isn't need neither governor nor leader. What people need is the public figure; I mean that every people are fough against each other for governor but actually, we need public figure. He/She is the figure that has been expected to show his/her good personality from him/her self, him/her family and the way that he act up.

If we take a look back to past year, we knew exactly how our ex-papua leader family background look like. It looked that they and their family choose to become a governor instead of public figure...

Again, still in same topic, I am not so sure that are people will vote for their member of family? or they will vote for people who will be able to manage the entire part of Papua? Many people probrably will vote using their ego while they need their logical mind to vote.
So, the future of Papua is in you all guys hand, just wanna let you to make sure that you know what you need to do. smilie

begitu dolo... sampe ketemu di kampung halaman kita bersama Papua.. the best place to grow!


namamolomologurita
tanggal31-10-05
pesanSaya pikir banyak cara untuk melakukan deal terhadap suatu masalah termasuk masalah asli papua atau pendapat... tergantung dari siapa yang in charge to do that... saya rasa kita orang papua ada yang sudah mengenyang pendidikan sampai Ph.D dan banyak yang sedang dalam langkah menuju ke tingkat yang paling tinggi. Maksud saya disini, hal yang tidak perlu kita sampaikan disini seperti bagaimana membawa papua ke arah yang lebih baik... memang benar kalau merdeka artinya memulai sesuatu yang baru dan memang membutuhkan waktu...banyak hal yang harus kita pelajari...namun isn't that good if we take first step to take turn for everything that we really want it. Papua people are delightful people, if you polite to them, they will more polite than you... anyway, it is better to be a player than bullshit comentator whose work only talk and talk without not know exactly how to do that stuff... my quetion for mr. akut papua, where are you in? the player or the comentator?


namaakut_papua
tanggal31-10-05
Lokasiclick picture for more information
pesansmilie Modus.or.id : Bagimana kriteria calon gubernur menurut anda sebagai Presidium Dewan Papua?
Thaha al Hamid : Papua membutuhkan gubernur yang tahu dengan masalah rakyat dan mampu buka dialog dengan berbagai lapisan masyarakat. Sehingga Bas Suebu dan Lukas Enembe punya hak untuk berpasangan dengan siapa saja menjadi wakil gubernur Papua. Jangan pakai pasal-pasal dan ayat-ayat UU untuk saling ganjal. Otsus diberikan karena perjuangan aspirasi rakyat Papua untuk merdeka, memiliki kedaulatan bukan untuk merebut gubernur yang harus orang asli Papua. smilie
saran saya untuk pak taha ,
sebenarnya anda ini orang papua atau bukan ? smilie anda rela papua akan terjadi KKN lagi ??
smilie sebenarmya kalau papua merdeka , maka papua menjadi zona damai .. amber/pendatang mempunyai batas-batas tertentu, tidak sama seperti orang asli papua .. smilie smilie
kita sebagai orang papua jangan bicara merdeka sedangkan hak-hak kita saja terbelenggu dan masih diatur orang lain ...
saran saya supaya pak enembe dan pak bas untuk mencari wakil lain saja ... tidak ada orang papua yang bisa memimpin bangsa ini kah ?? smilie

Gbu mr.Taha .. Gbu Papua .. smilie





namaakut_papua
tanggal31-10-05
Lokasiclick picture for more information
pesanModus.or.id : Bagimana kriteria calon gubernur menurut anda sebagai Presidium Dewan Papua?
Thaha al Hamid : Papua membutuhkan gubernur yang tahu dengan masalah rakyat dan mampu buka dialog dengan berbagai lapisan masyarakat. Sehingga Bas Suebu dan Lukas Enembe punya hak untuk berpasangan dengan siapa saja menjadi wakil gubernur Papua. Jangan pakai pasal-pasal dan ayat-ayat UU untuk saling ganjal. Otsus diberikan karena perjuangan aspirasi rakyat Papua untuk merdeka, memiliki kedaulatan bukan untuk merebut gubernur yang harus orang asli Papua.
saran saya untuk pak taha ,
sebenarnya anda ini orang papua atau bukan ?? anda rela papua akan terjadi KKN lagi ??
smilie sebenarmya kalau papua merdeka , maka papua menjadi zona damai .. amber/pendatang mempunyai batas-batas tertentu, tidak sama seperti orang asli papua .. smilie smilie
kita sebagai orang papua jangan bicara merdeka sedangkan hak-hak kita saja terbelenggu dan masih diatur orang lain ...
saran saya supaya pak enembe dan pak bas untuk mencari wakil lain saja ... tidak ada orang papua yang bisa memimpin bangsa ini kah ?? smilie

Gbu mr.Taha .. Gbu Papua .. smilie





namaakut_papua
tanggal31-10-05
Lokasiclick picture for more information
pesanREKTOR UNCEN MEMBODOHKAN MAHASISWA
Oleh : Ottis Simopiaref

untuk saudaku yang terkasih.... kenapa anda sebagai seorang intelektual sebenarnya harus mengkaji secara cermat bahasa yang dikeluarkan oleh rektor anda... !
mungkin maksud pak rektor menurut saya adalah beliau tidak ingin UNCEN sebagai lembaga pendidikan dipakai sebagai sarana orang untuk berpolitik, karena UNCEN sebagai sarana pendidikan (tempat orang proses belajar mengajar).
kalau saudara 2x yang ingin berpolitik ada fasilitasnya seperti partai-partai, ORMAS-ORMAS dan LSM yang ada di tanah ini. jangan pernah lembaga pendidikan dipakai sebagai tempat kita untuk berpolitik.
moga Tuhan selalu menyertai Pak Rektor dan Staffnya. Gbu Papua smilie




namaakut_papua
tanggal31-10-05
Lokasiclick picture for more information
pesanREKTOR UNCEN MEMBODOHKAN MAHASISWA
Oleh : Ottis Simopiaref

Mengetahui informasi belum tentu sama dengan mempraktekkan informasi. Suatu ilmu bisa saja hanya sebatas pengetahuan. Pengetahuan atau ilmu yang dimiliki kalau tidak dipraktekkan maka tentu tidak akan ada artinya. Tapi prinsip mendasar di sini adalah bahwa setiap orang memiliki hak untuk memperoleh informasi.

Penghalangan rektor Uncen, Dr. Berth Kambuaya, SE, MBA, terhadap mahasiswanya untuk tidak memperoleh informasi secara bebas merupakan tindakan pembodohan dan tindakan pelecehan HAM. Kesimpulan ini saya ambil berdasarkan berita Modus sebagaimana terlampir di bawah ini.

Larangan rektor agar tidak menggunakan fasilitas UNCEN untuk menjaring informasi lewat berbagai media merupakan suatu pelecahan HAM. Pasal 19, Pernyataan Umum tentang Hak-Hak Asasi Manusia (PUHAM) menyatakan bahwa: Setiap orang berhak atas kebebasan mempunyai dan mengeluarkan pendapat; dalam hak ini termasuk kebebasan memiliki pendapat tanpa gangguan, dan untuk mencari, menerima dan menyampaikan informasi dan buah pikiran melalui media apa saja dan dengan tidak memandang batas-batas (wilayah).
lanjutan.......!




namamolomologurita
tanggal31-10-05
pesanMolomologurita ingin menyampaikan selamat beraktifitas buat semuanya....buat om Jhon PIS, selamat bertugas di kota buah-buahan sana(dengar-dengar macam buat di situ tambah mahal ka??) buat Sujoko di manapun anda berada....salam buat koi, buat Putra Numbay, Aman saja too? buat Insos dan Nona Padaido yang akhir2 ini tra muncul.. selamat bergulat deng kesibukan anda...buat pak Otis... maju teruss...buat Pakomiss... bagi TABAKU lain kemarin dolo... hehehe..., buat akut Papua... OTSUS aman ka??

Begitu dolo... maaf buat yang tidak disebutkan... lain kali saja eee


namaOttis Simopiaref
tanggal30-10-05
Lokasiclick picture for more information
pesanREKTOR UNCEN MEMBODOHKAN MAHASISWA (3)

Larangan Rektor Uncen dapat dibaca di:
http://www.modus.or.id/pendidikan/blokir.html

PBB - Pernyataan Umum tentang Hak-Hak Asasi Manusia dapat dibaca di:
http://www.unhchr.ch/udhr/lang/inz.htm

Ottis Simopiaref
[email protected]


namaOttis Simopiaref
tanggal30-10-05
Lokasiclick picture for more information
pesanREKTOR UNCEN MEMBODOHKAN MAHASISWA (2)

Pasal 26 (PUHAM), Pendidikan harus ditujukan ke arah perkembangan pribadi yang seluas-luasnya serta memperkokoh rasa penghargaan terhadap hak-hak manusia dan kebebasan asasi. Pendidikan harus menggalakkan saling pengertian, toleransi dan persahabatan di antara semua bangsa, kelompok ras maupun agama, serta harus memajukan kegiatan Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam memelihara perdamaian.
Sungguh tragis lagi, karena mahasiswa Uncen yang notabene adalah mahasiswa perguruan tinggi tertua di Papua menyerahkan haknya untuk dilecehkan. Nasib rakyat Papua akan semakin menjadi buruk jika mahasiswanya sudah tidak kritis lagi.

Mahasiswa Indonesia menjadi terkenal di seluruh dunia karena bisa menjatuhkan Suharto. Tapi mahasiswa Papua terkenal karena tidak bisa menjatuhkan rektornya yang juga pelanggar HAM (pasal 19 PUHAM).

Semoga.

Ottis Simopiaref


halaman 438 dari 552 << selanjutnya < 435 436 437 438 439 440 441 > terakhir >>