| tanggal | 31-10-05 |
| pesan | Akut_Papua, saya hanya ingin bertanya... apa maksudnya anda mengutip semua kata2 dari Otis Simopiaref ?... untuk memperjelas kata2 itu untuk yg lainnya atau apa niiii Karna sepengetahuan saya Otis simopiaref dan teman2nya lari ke belanda karna masalah OPM itu, tapi....setelah mereka di sana dan mendapat suaka atau kebebasan kaaaa itu untuk dpt pulang balik belanda-indo. Dan saya tdk melihat hasil dari perjuangan mereka, mungkin Akut_Papua ko bisa jelaskan sedikit buat saya, karna saya ini org kampung jadi sa tara mengerti tentang politik dan hasil2 yg sudah di perjuangkan, Terimaksih dan Tuhan Memberkati |
| tanggal | 31-10-05 |
| pesan | KOMENTAR TTG REKTOR UNCEN (LANJUTAN) jaman dulu kalau ada anak yang mau pergi ke jayapura kuliah di Unce, satu kampung bikin ibadah, semua antar ke pelabuhan, bapa, mama, tanta, om, tete, nene sampe family family...doag anta sambil menangis karena sedih dan bahagia.....(padahal cuma dari Biak ke Jayapura..maaf cuma contoh) dulu...nama UNCEN begitu luar biasa disegani sampe di kampung kampung......sampai sampai kalau ada seorag gadis yang kuliah di UNCEN, sudah pasti mas kawinnya akan berbeda dengan gadis yg lain..... itu semua dulu....kawan kawan di UNCEN...kebanggaan itu masih adakah ? tunjukan pada kami kalo mahasiswa UNCEN masih top, mahasiswa UNCEN masih mampu melawan arogansi kekuasaan, masih mampu membela rakyat yg terintimidasi salam pembebasan buat kawan kawan mahasiswa uncen.....buktikan kalian layak dipuja rakyat Papua ..atau itu cuma jaman dulu ? salam pembebasan |
| tanggal | 31-10-05 |
| pesan | KOMENTAR TTG REKTOR UNCENsaya tidak mengikuti secara baik persoalan rektor uncen, sehingga saya tidak bisa memberikan pendapat pribadi.... secara umum..perguruan tinggi adalah pilar terdepan dalam memperjuangkan perbaikan sistem dan keberpihakan kepada rakyat, karena di perguruan tinggi ada dosen,dekan,rektor, mahasiswa, yang dianggap oleh rakyat sebagai orang orang yang sangat paham akan ilmu pengetahuan, sebuah tempat dimana idealisme ditanamkan. sehingga menurut saya, kalau rektor uncen mengekang kebebasan mahasiswa(kalau benar) adalah merupakan sebuah kemunduran yg luar biasa, itu melukai hati rakyat Papua karna rakyat punya harapan sama mahasiswa, sekaligus menciderai lembaga UNCEN sendiri. Harapan kami justeru dari UNCEN atau perguruan tinggi apapun di Papua itulah selalu lahir pejuang pejuang tangguh, terdidik dan berani melawan kebijakan pemerintah yg dianggap tidak berpihak kepada rakyat, kawan kawan mahasiswa uncen, mana kalian punya senat atau BEM atau apa, kam bisu kah ?(mungkin saya tidak tahu, maaf) |
| tanggal | 31-10-05 |
| pesan | KOMENTAR TERHADAP SUJOKO kalau saya tidak salah baca, arah tulisan anda adalah mendukung kebebasan mengeluarkan pendapat, dan saya setuju dengan anda.... mari kita buang jauh jauh pertanyaan APAKAH ORANG PAPUA SUDAH SIAP ATAU BELUM. jangan kita mengira merdeka berarti makmur, aman dan tentram, itu adalah tujuan dan perlu proses dalam sebuah negara merdeka itu sendiri. laihat TIM TIM, mereka mulai merangkak, banyak kesulitan, tapi coba tanya pada orang TIM TIM, betapa dia akan dengan bangganya mengatakan bahwa dia adalah bangsa yg bebas dan diakui dunia. Ada bebeapa kalangan yg salah mengartikan keinginan merdeka Papua karena ketimpangan ekonomi, menurut pendapat saya itu salah. orang Papua miskin atau kaya, sejahtera atau melarat, pasti dalam darahnya mengalir tuntutan untuk merdeka menjadi sebuah negara berdaulat di percaturan dunia internasional. saya salut sama seorang seniman Papua yg menciptakan lagu daerah yang liriknya antara lain: YANAN KE YANAN BAYO, YAMARISEN YORES RO MANGGUNDAYA...... (maaf kalo salah)yg artinya kira kira : MAKAN KAH TIDAK MAKAN SAYA LEBIH SENANG BERDIRI DI ATAS KAKI SENDIRI/TANAH SENDIRI. |