pengisian buku tamu   kembali ke Cenderawasih Pos Online

namajunior's OPM
tanggal06-10-05
Lokasiclick picture for more information
pesana. Untuk melunasi Papuan property yang
Digadaikan ?”






b. Untuk mengundang investasi asing datang ke Papua dan ramai-ramai melaksanakan meeting kabualan di Jakarta untuk membahas area mana yang akan di korbankan lagi atau gadaikan lagi ?”

(Di sini telah ada 5000 student asal Indonesia melayu yang bersekolah disini dengan biaya pribadi, most of them asal Jakarta……dari mana mereka dapat uang…sedangkan untuk biaya hidup disini + sekolah per tahun AU$ 20.000 Rp 200.000.000 per orang)


I really hope bantuan OM-OM,Kaka-Kaka Sobat-sobat yang tahu persis jawabanya please send it to my mail addrees. Sehingga jika saya temui pertanyaan tersebut yang keluar dari mulut orang/students North Queensland (white Australia + black Australia) akan saya jelaskan secara baik dan sempurna jika ada masukan-masukan yang more perfectly.


namaJunior's OPM
tanggal06-10-05
Lokasiclick picture for more information
pesanNALURI KEBINGUNGAN

Sebagai generasi penerus perjuangan papua barat menuju pintu kebebasan, ada beberapa hal yang selalu menghantui pola pikir saya selama ini, khususnya mengenai system pengembangan masyarakat papua Barat melalui natural resources sebagai dasar pendongkrak keutuhan hidup masyarakat madani of Papuan alias Melanesian people yang menempati new guinea island sebelah timur.

Adapun hal-hal yang mebingungkan saya adalah sebagai berikut :

1. Apakah benar atau tidak beberapa perusahan asing bertaraf international yang berkedudukan di bebrapa wilayah papua merupakan object pendapatan Negara RI melalui tax atau lahan tersebut telah terjual/dibeli lunas area tersebut kepada Negara pemodal?”
(buktinya masyarakat sekarang sedang giat-giatnya membuat antrian panjang untuk mendapatkan minyak…dari pagi sampai sore…padahal ada lahan besar minyak di Sorong regency)

2. Jika lahan natural resources tersebut merupakan bahan gadaian kepada perusahaan asing…..apakah pemerintah RI telah membayar lunas atau belum ?”
(buktinya kemajuan yang ada di tanah papua tidak sebanding dengan harga property alam kami)

3. System special autonomy yang di terapkan oleh pihak RI selama ini sebenarnya untuk apa ?”


namaGeorge
tanggal06-10-05
Lokasiclick picture for more information
pesanSyallom!!!

Saya sampaikan selamat beraktifitas kepada kawan-kawan pengunjung setia buku tamu Cenderawasih Pos. Sukses selalu buat anda!

Saya melihat adanya upaya Pemeritah Daerah yang untuk mendata ulang keluarga miskin; ini merupakan langkah yang positif.

Saya titip pertanyaan buat Om Cepos, saya tertarik untuk menulis artikle di Cepos untuk menambah minta anak-anak sekolah di Papua tentang perkembangan IPTEK cuman berhubung saya tinggal jauh dari Jayapura, mohon di konfirm cara apa yang paling bagus untuk sampaikan arikel2, apa bisa di email dalam bentuk PDF file? Apa di Fax? kemudian hal apa yang biasa menjadi pertimbangan dalam penilaian suatu tulisan di publish oleh Cepos? Apa saya harus bayar apa bisa gratis? tolong Om Cepos confirm ee..

Kemudian bagi teman-teman yang bisa saling membagi informasi di bidang pendidikan, tolong kami New_Papua Forum di Milis kami di http://groups.yahoo.com/group/new_papua/

Anggotanya ini kami yang belajar di Universitas Pelita Harapan jurusa Fisika Murni, Karawaci, juga yang di Amerika(Saya).

Terima kasih atas bantuan dan partisipasi sobat-sobat semua!

Salam,
Bi Yabi Berkati(Tabea Mofa)

George


namaRiku
tanggal05-10-05
Lokasiclick picture for more information
pesankebijakan pemerintah indonesia dgn menaikan harga BBM bukanlah suatu kebijakan yg mudah,krn pemerintah memang beradapdposisi yg sangat dilematis,disatu sisi khas negara sdh sangat minim,disisi lain kenailkan BBM membuat masyrkt lapisan ketiga semakin terpuruk dgn kemiskinan. berbagai hal memang melatar belakangi fenomena krisis di indonesia.kenaikan BBM ini jg penuh dgn muatan politiknya,hampir semua negara-negara berkembang sangat tergantung kpd negaraadikuasa U.S.A, termasuk indonesia. namun apakh kebijakan pemerintah dgn memberi subsidi BBM kpd rakyat miskin sdh tepat smilie dan apakah indikator kemiskinan disetiap daerah itu sama??,apakah data warga miskin benar-benar murni dan akurat...dan yg lebih apakah subsidi tersebutakan tepat sasaran smilie bangsa ini blmmempunyai suatu model pembangunan yg benar-benarpas...desentralisasi dan demokrasi hanya lagu yg dpt kita dengan namun...realnya...masih samar-samar...korupsi masih merupakan penyakit bangsa ini...yg mematikan rakyat kecil...


namapujangga^papua
tanggal05-10-05
pesanMahasiswa adalah seorang yang tahu cara membaca buku Prof. Dr. V.J.Cruukill.


Klo dulu Om Jhon Pasar Ikan Sanggeng masuk dengan dua usul pemberitaan pada koran Cepos :
1. Cepos menulis tentang Beasiswa Pemda Mahasiswa -- terutama yang ke luar negeri.
2. Menghormati sifat keprofesionalisme jurnalistik yakni dengan melakukan balance pemberitaan, ( dan klo dapat juga,saran saya, agar 'sudut pandang' penulisan berita yang juga memihak kepada 'korban' ). Yakni dengan jalan jangan hanya memuat pandangan Aparat Keamanan semata, terhadap sebuah kejadian. Namun juga memuat pandangan orang2 yang berseberangan dengan pandangan mereka ( agar aparat kemanan di Papua jangan terlalu besar,namun 'tahu diri' ).

Maka saat ini, saya juga mengusulkan akan Cepos memuat tentang keadaan minat baca dan kepustakaan di Papua. Baik yang dikelolah oleh lembaga Pendidikan, maupun oleh Pemda. Semisalnya perpustakaan Sorong, yang setelah 5 tahun lalu terbakar, dibiarkan terus kosong dan tidak terawat hingga saat ini. Atau juga keadaan perpustkaan di Uncen, atau UNIPA, dan lain sebagainya.

Salam Ikan Puri


namaOm John Pasar Ikan Sanggeng
tanggal05-10-05
Lokasiclick picture for more information
pesanSobat Freelife. Jangan khawatir GOROPA dan INSUM juga ada. He-he-he.

Trims untuk Kebesaran hati anda dalam menanggapi balik komentar OM CEPOS.

Salam Ikan Julung selalu and MERDEKA.
smilie smilie smilie


namaOm John Pasar Ikan Sanggeng
tanggal05-10-05
Lokasiclick picture for more information
pesanPAKOMIS KO MANTAP. Om John senang sekali mengikuti pembicaraan di Forum ini. Ada rasa geli2 sedikit melihat Nona Padaido dan Ade George cakar-cakaran persis kaya KASEM/MANGEWANG kejar BOBARA. He-he-he.

Om mo komentar apa lagi untuk tanggapi PAKOMIS punya suguhan. Me.. om pu isi hati sudah diuraikan habis oleh sobat-sobat terkasih spt Putra Numbay, George, Papua Son dan Nona Padaido.
Om senang dengan pemikiran kritis sobat2 yang berbobot dan membangun. Rasa2nya kalo kitong kumpul semua.... om mau ajak kitorang semua ke Pantai Pasir Putih atau BAKARO untuk bakar2 ikan merah, bobara, ekor kuning, untuk kitong makan bersama sambil memandang pulau Mansinam dan Pulau Lemon serta menikmati angin siang yang sejuk dari teluk doreri. Bodolodo......

Salam Ikan Julung dan Merdeka untuk semua.
smilie smilie smilie


namaGeorge
tanggal05-10-05
Lokasiclick picture for more information
pesanWei Nona Padaido, what the hell are you talking about?? smilie biasa saja... saya tidak tertarik dengan kebodohan kamu... udah tahu salah coba minta terima kasih!!! malah cari alasan dengan menuding saya..

Baca baik-baik sebelum komentar..

Buat bro Putra Numbay, jangan ikut marah karena ade di bilang begitu sama Nona Padaido..

Biasa too... orang kalo udah lupa Etika...
Kitong ana ana Lingkaran abe bilang SOPAN DONG CEWe!!! hahahahahaha....


namaPascal
tanggal05-10-05
Lokasiclick picture for more information
pesanCayooo.....Cepos........... smilie


namaPapuason
tanggal05-10-05
Lokasiclick picture for more information
pesanUntuk Nona Padaido...

Adooo.............Nona jang ko marah tong pu ade George...cukup kase nasehat saja. Ko maklum toh, itu ko pu ade jadi bisa bikin salah.

Akhirnya salam hangat untuk Nona Padaido dan Ade George.
Tuhan Yesus memberkati selalu.

Papuason


halaman 460 dari 552 << selanjutnya < 457 458 459 460 461 462 463 > terakhir >>