| tanggal | 19-11-05 |
| pesan | kitong orang papua juga ada yang beragama islam...memberikan peluang kepada orang lain beribaha itu juga ibadah... sekarang ini yang bisa dilakukan adalah upaya preventif yang bisa menselaraskan hidup. Negara ini negara islam... kalaupun di Papua ditimbulkan suatu opini menolak keberadaan islam, ini akan berdampak nasional.. jadi gereja pun akan terancam... so mari pikir baik-baik sebelum bertindak. Kita manusia diberi akal untuk berpikir.. so do not wasting time by take a first step. |
| tanggal | 18-11-05 |
| pesan | Wow....pembahasan ini sangat menarik sekali, dan saya sangat terkejut tapi tdk heran (karna kitong itu masih tinggal di neg yg berpenduduk mayoritas muslim). Dalam hal ini saya hanya berharap dan berdoa supaya para pemuka2 adat papua atau org2 penting yg mengurus semua permasalahan ini sadar dan mengerti bahwa mereka harus bisa mengambil suatu keputusan yg benar. Karna setan itu selalu ada dan menunggu celah sedikit untuk dia masuk mengacaukan semua ini, karna setan itu caaaantiiik dan gaaanteeeng daaaan kita semua adalah manusia yg lemah dan berdosa, seperti Paulus katakan dlm Alkitab; Roh ini penurut tapi daging itu lemah. so....buat semua anak Adat Papua kita harus menyadari itu sebelum kita bertindak supaya kita tdk cerobah dan akhirnya jatuh, karna si iblis itu juga sperti singa yg mengaum-aum dan mencari org yg dapat di terkam (aaaaauuuum) Pikirkan dan renungkan, Salam Dalam Kasih Kristus |
| tanggal | 18-11-05 |
| pesan | mari kitorang bicara dengan hati bukan dengan emosi soalnya banyak kitorang pu ipar ( orang asli papua ) yang beragama islam , apakah kita mo potong tangan sendiri |
| tanggal | 18-11-05 |
| pesan | Sylm sobat dorang di Papua Soal membangun sarana umat beragama untuk berbakti kepada Tuhan dan melayani sesama itu baik. Hanya pertanyaan saya, berapa besar jumlah orang di Papua yang sudah merusak negara ini karena agama sehingga segera harus dibereskan? Bukankah kekerasan terhadap Gereja maupun pelayan umat terjadi bukan dilakukan oleh dan atas nama masyarakat Papua. Bahkan pembantaian manusia tak berdosa(bom di berbagai tempat) di propinsi lain dan orang lain di luar Papua. Kalau memang ada niat baik dan bertanggung jawab atas agama yang dianut, tertipkanlah bandit-bandit atas nama islam yang buat kekacauan di Tanah Air. Jangnlah memulai lagi proyek proyek untuk mengadu manusia di Papua dengan jalan membangun Pusat Islam. Syalom tuk kam semua di Papua termasuk teman-teman Muslim. Agama kitorang baik tapi.... cara menghidupinya di negara kita ini..... yooo so akut eh!!!! Padahal torang mo bae-baek saja. ![]() |