pengisian buku tamu   kembali ke Cenderawasih Pos Online

namaakut_papua
tanggal29-11-05
Lokasiclick picture for more information
pesansiang all ,,
su banyak orang mabuk di tanah papua. untuk bapak KAPOLDA PAPUA saya harapkan seluruh polsek di tanah papua agar selalu adakan razia bagi pemabuk - pemabuk dan dibuat sms ketertiban masyarakat lansung ke kapolsek-kapolsek di papua . saya salut untuk Kapolres jayapura , sebagai penggagas agar diadakan razia setiap hari bagi pemabuk - pemabuk, kalau bisa mereka ditahan selama 5 hari biar kapok. smilie


namaakut_papua
tanggal29-11-05
Lokasiclick picture for more information
pesanpagi all , , ,
Hermus Indou, S.Ip o ini siapakah ? ? jangan karena uang ko rela ikut demianus idjie (muka lucu).
pernyataan yang berisi menolak dengan tegas segala rekayasa politik DPRP dan MRP Pemerintah Provinsi Papua yang berisi menolak dengan tegas butir-butir kesepakatan penyelesaian masalah Papua dengan IJB yang dimotori oleh DPRP, MRP dan Ketua Umum Partai Golkar yang tidak melibatkan Provinsi IJB 24 November 2005 di Jakarta itu bukan aspirasi seluruh masyarakat di IJB (Papua barat) itu hanya segelintir orang saja. MJK bukan bicara atas nama partai golkar tetapi dia berbicara atas nama seluruh rakyat indonesia . ok smilie


namaakut_papua
tanggal28-11-05
Lokasiclick picture for more information
pesanuntuk kawan-kawan setia pada forum request ini , , ,
Jika rakyat pergi
Kita penguasa berpidato
Kita harus hati hati
Barangkali mereka putus asa

Kalau rakyat sembunyi
Dan berbisik bisik
Ketika membicarakan masalahnya sendiri
Penguasa harus waspada dan belajar mendengar

Dan bila rakyat tidak berani mengeluh
Itu artinya sudah gawat
Dan bila omongan penguasa
Tidak boleh dibantah
Kebenaran pasti terancam

Apabila usul ditolak tanpa ditimbang
Suara dibungkam kritik dilarang tanpa alasan
Dituduh subversi dan menggangu keamanan
Maka hanya satu kata : LAWAN !
smilie smilie


namaArnold
tanggal26-11-05
pesanBerdasarkan paparan Menko Polhukam Widodo AS, presiden menjelaskan bahwa seluruh komponen rakyat Papua telah menerima penerapan UU Otonomi Khusus dan Peraturan Pemerintah tentang IJB. Setelah terbentuk Majelis Rakyat Papua, proses Pilkada di IJB diharapkan dapat segera berlangsung, kata presiden

Sumber :
http://www.cenderawasihpos.com/Utama/h.1.html

Sementara itu, Ketua DPRD IJB Jimmy Demianus Ijie optimistis pemekaran IJB akan segera usai sesuai jadwal yang disepakati bersama. Jimmy mengharapkan pemerintah pusat mengawal proses pemekaran. Cuma tiga surat itu yang diperlukan. Artinya kalau sampai jadwal waktu yang telah ditentukan masalahnya tidak selesai pemerintah pusat harus dengan jiwa besar mengijinkan kami untuk melanjutkan proses Pilkada, kata Jimmy. (noe)

Sumber :
http://www.cenderawasihpos.com/Utama/h.2.html

Membaca dua berita cepos di atas ini, saya teringat akan sebuah cerita tentang peristiwa kemarin, di mana ada 'ANAK KECIL -- malah masih pantas disebut bayi' yang menangis karena tidak mau mainannya di pinjam. Dan karena itu, ia selalu dilindungi oleh Bapa-nya.

Dan di Papua sendiri, saat ini, ada seorang BAYI BESAR yang bernama Demianus Ijie. Ia paling suka nanggis ama Bapak-nya, kalau keinginannya tidak dituruti. Bapa-nya itu bernama SBY.

Oee .. oeee ... Pilkada ..Oeee ..Oee Pilkada


namafreelife
tanggal26-11-05
pesanseorang dokter berkata pada saya, dulu banyak kasus malaria di pedalaman papua, masyarakat tidak diberikan obat yang benar, padahal obat obat tersebut sangat melimpah, apalagi malaria tropicana, itu melemahkan daya pikir, beliau mengatakan itu adalah kesengajaan untuk melemahkan kemampuan berpikir orang papua,

sa pu hati bagai tersayat sembilu mendengarnya...
se jahat itukah bangsa Indonesia terhadap orang papua ?
demikian sepenggal kisah, soal kebenaran atau tidak saya tidak tau, sapa tau dokter itu dia tipu saya kapa eee ...

salam pembebabasan


namapujangga^papua
tanggal26-11-05
pesanSa juga setuju dengan komentar Om John PIS menyangkut eksistensi penduduk Papua (pra-pasca merdeka).Ini adalah sebuah kementar yang jernih dan berbobot. Ia menapis 'hak kesulungan' itu dengan jernih.

Menyangkut komentar terhadap sukuisme di Papua, sa hanya mo bilang, mari kita stop dengan hal ini. Ini tidak memajukan Papua - hanya memajukan calon gubernur saja.

Biarlah kita menilai para pejabat di Papua, sesuai dengan kinerja-nya masing2. Sebab bukankah mereka yang duduk pada jabatan2 ini, telah menjali hidup, lebih dari 40 tahun. Sehingga kita dapat menilainya.

Sudah tentu, penilaian ini, dilakukan sesuai dengan alat tapis kita kita masing - masing. Yakni sebuah 'alat tapis' yang kita bentuk sesuai dengan 'paradigma' daya jangkau pemikiran kita masing - masing - sebuah hal yang dibentuk oleh lingkungan bergaul ( suku, status sosial, tingkat pendidikan, agama, jenis kelamin, umur ) dan buku yang kita baca.

Salam Ikan Puri dan Papua Merdeka !!!


namaPutera Gunung Kelabo Ilaga
tanggal25-11-05
Lokasiclick picture for more information
pesanBo... komentar om John PIS tentang eksistensi penduduk Papua (pra-pasca merdeka)antar kitong semua ke arena kesejukan rada-rada Eden o....
Syaloom di Tanah Papua!!!


namaGeorge Saa
tanggal25-11-05
Lokasiclick picture for more information
pesansob koteka,tulisa seseorang itu relatif(salah benar tergantung penelitian selanjutnya). Tidak semua orang A3 seperti itu. Mereka hanya sebagian kelompok karena didalam mereka sendiri ada pertentangan. Anda sudah tahu kalau merdeka masih harus berjuang lagi untuk sama ratakan kedudukan. Sa mo bilang tidak usa h terlalu memojokan A3 sebab belum tentu semua orang mampu memimpin. Kutipan anda itu sepertinya tulisan Sem Karoba. Bagus sudah sob koteka su membacanya dengan seksama tahu berharap tahu harus berbuat apa.


namaKoteka
tanggal25-11-05
Lokasiclick picture for more information
pesanMaaf, saya mengutip tulisan di bawah ini dari seorang senior kita. Sa tra usa sebut de pu nama. Di dalam tulisan di bawah ini tentu ada barisannya A3. Mohon maaf sebelumnya kepada penulis karena saya mengutip tanpa ijin. (koteka)

PAPUA MENJAJAH PAPUA

Ada dua macam bentuk penjajahan, yaitu:
1. Penjajahan eksternal. Contoh: Belanda Menjajah Indonesia, Indonesia Menjajah Papua, Indonesia Menjajah Timor Timur, Indonesia Menjajah Aceh, dll.
2. Penjajahan internal. Contoh: Papua Menjajah Papua, Indonesia Menjajah Indonesia, Aceh Menjajah Aceh dll.

Bentuk penjajahan internal bervariasi mulai dari praktek KKN, sukuisme (adanya dominasi birokrasi di Papua yang mengutamakan sukunya), birokrat Papua menindas rakyat Papua, TNI orang Papua membunuh orang Papua, polisi orang Papua bertindak brutal terhadap orang Papua, pengusaha pribumi Papua mengutamakan tenaga kerja non-pribumi (pendatang), pengusaha pribumi Papua memeras tenaga-kerja pribumi Papua, perusahaan milik pribumi Papua ikut merusak SDA (sumberdaya alam) dan lain-lain. Semuanya ini adalah praktek penjajahan internal.

Bisa saja terjadi bahwa besok pagi Papua bebas dari genggaman NKRI tapi Papua harus berjuang seribu tahun lagi untuk membebaskan diri dari penjajahan internal.
Selamat berjuang.


namaRiku
tanggal25-11-05
Lokasiclick picture for more information
pesansy..punya suatu kekhawatiran..jika kita terlalu menuntuk bahwa pemimpin daerah Papua adlh harus orang asli Papua...jgn sampai kata mutiara yg selalu didengungkan daan diharapkaan orang Papua MENJADI TUAN DIATAS TANAHNYA SENDIRI diselewengkan..menjadi MENJADI TUAN DIATAS RAKYATNYA smilie yg sy harapkan adl pemimpin daerah (Gubernur) yg benar-benar ,MENCINTAI RAKYAT..bukan MENCINTAI UANG RAKYAT dan MENIKAMATI KURSI EMPUK BUATAN RAKYAT


halaman 415 dari 552 << selanjutnya < 412 413 414 415 416 417 418 > terakhir >>