| pesan | Saya mendukung apa yang ditegaskan oleh Si Putra Numbay,tentang persatuan. Di mana-mana orang selalu memberi saran agar persatuan segera dilaksanakan. Namun kenyataan selalu lain dari apa yang dipikirkan kebanyakan orang. Para pejuang sejati tidak akan pernah menjawab ya,bila diajak untuk bersatu selagi mereka masih melihat kejanggalan orang-orang yang mengenakan kostum OPM namun hatinya adalah hati NKRI."Kita semua ibarat dua kesebelasan yang mengenakan seragam yang sama dengan simbol yg sama pula yakni OPM,bagi penonton hal ini tentu membingunkan,namun sebagai pemain yang telah lama berlaga di lapangan,kita tahu dengan pasti,siapa kawan dan siapa lawan." Mengapa tidak pernah ada persatuan??? Hal ini adalah normal,dalam sejarah perjuangan bangsa-bangsa di dunia. Hal ini selalu terjadi hanya karena adanya dua kelompok,yakni mereka yang mau kompromi dgn penjajah dan mereka yg sama sekali tidak mau kompromi dengan penjajah. Nah,dalam perjuangan Papua,mereka yang selalu berkompromi dengan penjajah ini-lah yang paling banyak mengacaukan perhatian dunia tentang masalah Papua,mengapa? Karena mereka di-"back-up" oleh penjajah; mereka diberikan kemudahan-kemudahan seperti a.l.,passport,tiket,biaya akomodasi,dan uang saku yang tidak sedikit dan juga jabatan politik. Semua ini diberikan kepada mereka agar mereka bisa bergerak leluasa ke seluruh penjuru dunia untuk mengumumkan kepada dunia internasional bahwa "seluruh rakyat Papua" tak ingin terlepas dari NKRI....sambungan |