| pesan | Pertama-tama saya turut berbelasungkawa atas kejadian yang terjadi di abepura kamis kemaren, mengingatkan saya pada kejadian tahun 1996, dimana terjadi juga kerusuhan di abepura yang ditandai dengan terbakarnya pasar abepura....
Memang apa yang terjadi di papua merupakan akibat dari tindakan "pejabat2" yang korup, sebenarnya ini terjadi hampir di seluruh indonesia,namun di papua lebih besar krna org papua merasa "dianaktirikan" oleh org indonesia.. sya bingung?? orng indonesia mana yang menganaktirikan org papua?? org jawa?? org batak?? atau suku2 yg lain... sya pikir tidak ada yang menganaktirikan org papua.. justru kenyataanya org papua adalah org yang berada...liat aja anak2 papua yg kuliah di jawa.. rata2 berkecukupan koq.. jadi perasaaan orng papua bahwa "dianaktirikan" adalah perasaan yang timbul karena perbuatan kita sendiri.... so buat teman2 yang di papua, mulailah dari sekarang mengubah sikap, buktikan bahwa org papua bukan sekedar tukang mabuk, tukang main perempuan dll.. apa yang dikatakan Black fuck itu ada benarnya kan? itu fenomena yang terjadi... orang papua tidak bodoh, banyak orng papua yang hebat2... jadi... ayo semangat mengubah kehidupan orang papua, menjadi kearah lebih baik... buktikan bahwa org papua lebih baik dari suku2 yang lain... dan janganlah mengandalkan "kekayaan" bumi papua, andalkanlah diri kita sendiri....
wassalam
Exs Smansa jayapura lulusan 97 yg lagi merantau di "luar" |