pengisian buku tamu   kembali ke Cenderawasih Pos Online

namakokoda
tanggal14-11-06
pesanTo:Anggrek Hitam
Memang saran and usul anda tepat and wonderfull....tra salah klu u pki nama anggrek hitam....walaupun baunya tak sesedap bunga ross tapi bentuk dan warnanya sungguh indah bgi siapa saja yg memandangnya......booooo anggrek hitam seee.... ko yg pangaruh_kaaaaa....itu baru namanya Black Anggrek.
Sa salute eeeeeeee smilie , saat baca kopu tulisan niii ikan2x di kolam kecil blakang rumah dong lompat2x tabrak2x bunga teratai yg satanam di atas kolam semen itu ...gugur2x and daunnya tarobek2x berantakan diatas permukaan air.....kokoda sanjung atas otakmu yg pintar itu.......
Klu ko disini...sa besok akan kasih koooo masakan kesayangan saya kangkung darat campur bunga pepaya + babi kecap....biar ko makan sampai puas and tambah semakin pintar....or sa tumis gedi pakai sarden/ikan blek bru ksh u.....biar ko tetap tegar and kuat u/ memberikan pikiran2x baru buat tongpu tanah yg sudah lbh dri 40 thn ditiduri penghulu2x liar yg tdk bertanggung Jawab.
GBU my dear anggrek hitam.....
Salam buat An_mamta eee dimana saja u berada...tadi sa bru selesai bible study dirumah....kitong bikin akan setiap selasa malam 7 s/d 9pm...soalnya sa trabisa msk gereja setiap minggu krn kerja, o/ sebab itu pemuda di gereja dong sepakat bikin bible study di sapu t4 and pengajarnya sapu Bp Pendeta andalan yg sblmnya ahli Bio_Kimia di North East OZ ini yg jdi guru bible study......pace kasih bbrp perumpaan bikin sa semakin OK.
OK salam Papuan Perjuangan....GBU


namaAnggrek Hitam
tanggal14-11-06
pesanBanyak orang papua sekarang sulit di percaya, kadang ada bro 1 bilang, dia itu kaki tangan BIN. Tra lama yang di tuduh bilang, Anggrek Hitam, jangan dekati dia, karena dia pu hati condong ke INA. Adooh ehhh . SIAPA LAGI YANG KITONG MAU PERCAYA.

Bro n Sis, ini usulku, jika ada yang menanggapi, saya akan memberikan add mail yang khusus, tapi saya tetap harap anda juga membuka mail baru. TIDAK ADD MAIL YG DGN NAMA SEBENARNYA. KRN SY PUN TDK MAU BER TGJWB JIKA 1 DAY NAMAMU DI KETAHUI VIA ORG LAIN TP ANDA MENARUH CURIGA PD KU. SBGMN SY JUGA MENJAGA DIRIKU.

Begitu dulu, bro putra numbay, kokoda, kanakameri, free life, ~pectoor ion, Tanah, sagu bakar, om john pasar sanggeng dan lain2 yang trasebut nama, please tanggapan....
Thanks, Tuhan Yesus Memberkati kita semua dalam hidup dan juang, karya dan bakti, seperti kata2 indah di Nyanyian Rohani, ANAK MASING2 DI SUDUTNYA ..........

Your sister, Anggrek Hitam

note : sis kanakameri, mohon maaf dan salam hormat serta kenal untukmu.


namaAnggrek Hitam
tanggal14-11-06
pesanKita semua menyembunyikan diri kita namun memunculkan sebuah kerinduan yang tak terkatakan, dgn muncul di arena konflik dan perjuangan
Sio... my bro n sis, kita semua dari berbagai perbedaan menjadi 1 di arena ini. Berbagai harapan tumbuh dan dibangun. …Sungguh ….

my bro n sis, beberapa waktu lalu cepos bilang, akan meminta identitas dari pengunjung setia pengguna internet di setiap warnet. Nee.. bro n sis yang di LN pasti aman. Tp bgmn dgn kitong di Tanah ini ? fasilitas kami adalah warnet. Tapi begitu ketong masuk dong su liat dan jaga, begitu komentar muncul di gb dong tahu, dari siapa……. Saya sedih karena tra bisa lagi membaca satra indah tanahku by putra numbay, komentar2 panas dari kokoda, klarifikasi tegas dari kanakameri, semburan api kemerdekaan dari free life dll.

Saya punya usul. Mohon di pertimbangkan. Bagaimana kalau kita buka juga forum diskusi di luar gb untuk memperkuat ikatan kita. Entahlah saya sedikit ragu tapi saya tawarkan sambil menantu usulan dari bro n sis.
Saya telah membuka add mail khusus yang bisa saya berikan ke bro n sis dengan Syarat. ANDA TIDAK AKAN PERNAH MENANYAKAN IDENTITASKU, SAMPAI SUATU SAAT KITA MERDEKA KITA AKAN BERTEMU DALAM SUATU PERTEMUAN DAN MEMPERKENALKAN DIRI, saya ANGGREK HITAM, saya, FREE LIFE dll. Saya juga berharap bahwa bro n sis buka add mail baru, khusus untuk ikatan kita. Agar masing2 kita tidak saling mengetahui sehingga kerahasian kita tetap terjamin.


namaAnggrek Hitam
tanggal14-11-06
pesanSebuah nama bukan sebuah konsep kosong. Ia a/ sebuah substantif, yg sudah pasti ada hubungannya dgn sebuah hakikat. Sebuah nama menunjukan totalitas si penyandang nama itu. Kita dpt di kenal melalui nama yg disandang. Org tua kita memberi 2 nama. Nama Babtis dan nama daerah kita. ( Ipar Jayapura bilang Nama Tanah), dgn harapan akan menjadi apa dimasa depan sesuai dgn pemberian nama itu. Saat kita mengisi gb ini, bukan ortu kita, kita sendiri bebas menentukan harapan, kerinduan, cita2, pergumulan kita. Dan kita telah memperkenalkan diri kita SIAPA KITA melalui nama yg kita tentukan. Tak seorgpun memaksaku utk mempekenalkan diri sbg Anggrek Hitam. Setelah melalui berbagai pertimbangan, kukenalkan namaku, anggrek hitam. Putra Numbay dan kita semua paham dgn nama itu, perempuan, unik, hitam, keriting, papua, dan lain2. saya mengenal berbagai nama saudara2ku, Free life, kokoda, sagu bakar, tokoh kanakameri, ~spektor ion, Putra Numbay, anak mamta, Tanah, Om john pasar sanggeng (om kami rindu jualanmu, kami ingin dengar bgmn anda memanggil pelanggan dan mengatakan Ikan..ikan . segar...(promosi supaya laku).. kami ingin makan ikan yg memberi kami gizi dan sehat, tumbuh bebas penyakit, memuji Tuhan kami, ditanah yang Tuhan beri, om kalau beli ikan utk di jual, tentu om pilih yg segar kan ”sepenggal dari arti sebuah nama”
Itu juga yg menjadi kerinduan free life, yg juga di tantang si kokoda, yg sering di toreh oleh Putra nUmbay, ttg kata hati si sagu Bakar)

lanjud


namaPutra Numbay
tanggal14-11-06
Lokasiclick picture for more information
pesanKasus pemukulan Pembantu dekan I FAHUTAN oleh dosen muda bagi saya disatu sisi sangat memalukan dan memprihatinkan karena tidak pada tempatnya sebagai lembaga pendidikan. Hal ini sangat mencoreng institusi UNIPA bagi pandangan orang dari luar dunia akademi. tetapi kitapun seharusnya bijak dalam menilai setiap masalah yang terjadi. Kalau tak ada api tak mungkin ada asap Disatu sisi kita yang berpendidikan atau katakanlah orang berpengatahuan jangan cepat menjustifikasi sesuatu itu salah kalau belum bisa mengetahui apa latar belakang atau alasan pemukulan itu. Kita harus tahu bahwa dalam dunia ini ada manusia normal yang ketika menanggapi masalah emosi dan fisiknya secara spontanitas bekerjasama. dan apalagi diPapua halseperti itu masih banyak kita temui.
Sebenarnya semua ini mengajarkan kepada kita bahwa sebagai manusia kita tidak hidup sendiri dan bukan hanya kita yang punya harkat dan martbata tetapi orang lain juga. Untuk itu kita harus bertindak hati hati dan menghormati orang lain sesama pengguna atau katakanlah rekan seprofesi.


namakokoda
tanggal14-11-06
pesanTo:Mhs UNIPA Manokwari
Sorry not Papua but IJB...propinsi topeng pemecah masyarakat Pribumi=Ikan Julung bote(IJB)
smilie smilie smilie smilie smilie smilie smilie smilie smilie smilie

Sy dukung Saran anda...itu yg "B"
Lagipula mereka dosen hrs bersatu and menentang DPRD PROP IJB(Irian Jaya Barat) ala Jakarta yg sdg berencana ke LN u/ studi banding,pdhal_kan sdh ada bbrp dosen UNIPA yg pernah school di LN..... dll,mungkin dorang yg pernah di LN bisa kasih mskn, saran atau contact dongpu kampus lama u/ kasih data...bgimana cara mengembangkan SDM dll...bukannya berkelahi sesama dosen....IO sa kira begitu doloeeeee,GBU


namakokoda
tanggal14-11-06
pesanTo:Mhs UNIPA Manokwari
Sy dukung Saran anda...itu yg "B"
Lagipula mereka dosen hrs bersatu and menentang DPRD PROP Papua ala Jakarta yg sdg berencana ke LN u/ studi banding,pdhal_kan sdh ada bbrp dosen UNIPA yg pernah school di LN..... dll,mungkin dorang yg pernah di LN bisa kasih mskn, saran atau contact dongpu kampus lama u/ kasih data...bgimana cara mengembangkan SDM dll...bukannya berkelahi sesama dosen....IO sa kira begitu doloeeeee,GBU


namaPutra Numbay
tanggal14-11-06
Lokasiclick picture for more information
pesanYes, saya setuju dengan apa yang anda sampaikan, tetapi kalau kita mau melihat secara jeli akar persoalanyanya kan semua itu karena kebodohan manusia yang tidak proporsional dalam bertindak.Pemda mau 'sleep over'keh, Central government mau scared with keh, semuanya berpulang kembali kepada bagaimana human resource yang mengelolahnya. apakah tidak bisa kita buat aturan untuk mencegah kesewenang wenangan pribadi atau golongan tertentu, dn untuk hal itu saya yakin rakyat bisa dimanfaatkan untuk ikut menjaga sumber pendapatan, cuman tinggal bagaimana kita mengkombinasikan semua elemen terkait untuk satu tujuan, itu saja yang menjadi masalah.
Persoalan Pemerintah pusat, itukan persoalan basi yang dari tahun ketahun juga pasti tetap akan ada, bahkan tanpa Maraupun hal itu tetap jadi alasan, sekarang tinggal bagaimana orang Papua melihat semua itu dan memikirkan jalan terbaik untuk menyelesaikan, bagi saya jalanya bukan hanya dengan berdoa dan pasrah tetapi sekarang ini kirimkan anak anak Papua untuk sekolah keluar negri dan menjadikan masalah masalah tadi sebagai fokus study mereka, yakinlah dengan mempunyai ilmu yang cukup kita pasti bisa menyelesaikan setiap gejala dalam alam ini. tetapi pilih sekolahnya jangan ke Padjajaran, UI, UNHAS, UGM atau yang lainnya diIndonesia.
Seandainya kita bisa jalin kerjasama dengan universitas universitas besar diluar negri saya yakin barang apa yang tidak bisa diatasi, semuanya pasti bisa.

Any way, Thanks a lot buddy.


namaMhs UNIPA Manokwari
tanggal14-11-06
Lokasiclick picture for more information
pesanSaya mewakili teman-teman mahasiswa dan badan eksekutif mahasiswa UNIPA manokwari berharap kepada yth pimpinan UNIPA agar segera menyelesaikan kasus pemukulan (perkelahian) yang dilakukan oleh dosen yunior Fapertek (sosek) terhadap dosen senior (PD 1 Fahutan). peritiwa ini sangat memalukan civitas akademik UNIPA, karena sangatlah tidak etis dilakukan oleh oknum dosen yang mempunyai tugas sebagi teladan/contoh yg baik bagi masyarakat. UNIPA ada dan didirikan untuk meningkatkan mutu pendidikan di tanah Papua.bukan sebagai tempat premanisasi.atau jangan2 memang Kampus UNIPA sudah berubah menjadi kampus "Preman" kah????


namapace amber
tanggal14-11-06
Lokasiclick picture for more information
pesanDear All,

Ipar masalah hotel Marau menurut saya bukan masalah "human resources" tapi masalah "high cost" maintanance. Pada saat itu kalau hotel Marau dikelola oleh "private sector" kemungkinan bisa survive. Masalahnya hotel tersebut milik "negeri PEMDA PAPUA" dong bikin hotel macam dong pu kantor....para pejabat daerah "sleep over" di hotel dan taggihannya minta ke kas pemda, setelah management hotel minta uang, pemda bilan kas kosong.....masalah lain yang dihadapi adalah "political issue" yang mana perbangan LA-BIAK-Bali terputus. Pada dasarnya orang bule dong suka dengan sesuatu yang natural....tourism di Bali akan mati kalau.. pernerbangan tersebut terus dibuka...dan menurut kacamata central governmnet "sangat bahaya kalau banyak orang asing di negri Papua"...nah inilah tantangan membangun negri Papua. Saya setuju pembangunannya melihat Belanda waktu membangun Papua dengan melihat pendekatan local context...ok om smilie


halaman 124 dari 552 << selanjutnya < 121 122 123 124 125 126 127 > terakhir >>