pengisian buku tamu   kembali ke Cenderawasih Pos Online   Report abuse

namaOm John PIS
tanggal13-10-05
Lokasiclick picture for more information
pesanSobat Papuason. Trims atas komentar baliknya. Om merasa lebih senang menggunakan Pasar Ikan Sanggeng sebagai kepanjangan dari singkatan PIS. Karena Papuan Intelligence Service adalah sebuah lembaga resmi yg harus dihormati. Om John trada LINK scr langsung dengan lembaga ini oleh karena itu merupakan sebuah kelancangan bila label itu dikenakan pada Om John. Om John lebih senang mempertahankan peran dan posisi Om John sebagai penjual ikan biar ada kesempatan untuk bore2 pembeli dengan berbagai macam jenis ikan yang om john jual. he-he-he.
MERDEKA and salam ikan julung for all.
smilie smilie smilie
Laporkan

namaPapua_Son
tanggal13-10-05
Lokasiclick picture for more information
pesanOm John PIS (Papua Intelegence Service). Bagaimana Om John..senangkah dengan nama baru? Saya kira memang pantas untuk Om John nama itu karena sesuai dengan kemampuan Om John.

Okay...sukses selalu....salam untuk teman-2 di PIS office.

Papua_Son smilie
Laporkan

namaOm John PIS
tanggal13-10-05
Lokasiclick picture for more information
pesanMERDEKA!!! He-he-he enak juga pake nama Om John PIS (bukan Papua Intelligence Service tetapi Pasar Ikan Sanggeng). Trims utk Papuason atas dibaptisnya saaya dengan nama baru ini.

Om ucapkan terima kasih atas komentar positif Putra Numbai, George, Papuason, dan Insos tersayang.

Khusus untuk insos Om mo tanya nih.. bersembunyi dimanakah engkau selama ini? Bikin Om John SETRESS berat saja. Soalnya Om rindu dengar suara maupun komentar2 Insos. Selama ini hanya satu Nona yang rajin komentar saja yaitu sicerewet Nona Padaido (he-he-he jangan marah eh?). Habis macam nona padaido ini sedikit CAKADIDI jadi... he-he-he. Tapi dalam dunia yang moderen seperti ini kami butuh orang2 yg CAKADIDI dan CEREWET kalo tidak nanti dunia ini akan terasa SEPI bagaikan kuburan di KARANG MULIA Biak.

Anyway as always SALAM IKAN JULUNG buat semua.
smilie smilie smilie

Laporkan

namaInsos
tanggal13-10-05
Lokasiclick picture for more information
pesanHello all,
Sudah lama tak gabung dalam forum ini,maklum petani jarang ke warnet. Tapi hari ini rinduku terobati bahwa boleh ke kota and datang ke warnet tuk nyenggol teman2 netter setia.
Kagum juga aku, akan sumbang saran and pendapat semua disini walau ada sebagian yang sampai saling marah memarahi, c'mon buddies kam baik baru. Lanjuttttttt..... klo kam yang kaum intelek saling baku marah begini, bagaimana dengan nasib kitorang yang masy kecil(farmer kayak aku nih.
Harapanku kiranya pendapat and saran or aspirasi kitong samua sampai mereka2 yang bersangkutan and pada intinya saya kira dimulai dari diri kita sendiri ka ini, klo kita sudah memerdekakan diri sendiri, barang apa jadi pasti yang lain ada jalan keluar. Artinya tak ada yang tak mungkin.

Well, just it for now.

Salam sayang and kenal untuk semua netter cepos.
Especially for my beloved friend Nona Padaido, eh tak lupa tuk Om Jhon (tra lupa Insos toh), George (salam fisika), Putra Numbay (gimana Phillia su ikut ke Hawaii k,ko mantap.


Love,Peace and Prayers
Insos smilie

Laporkan

namaPapua_Son
tanggal13-10-05
Lokasiclick picture for more information
pesanOm John PIS(Pasar Ikan Sanggeng), Putra Numbay, Papuano, ade George. Senang membaca komentar2 yang berbobot yang mengangkat masalah2 what went wrong with the system in West Papua right now!

Saya berpendapat begini. Apa yang ditawarkan Jakarta dengan label BOS, GAKIN, MRP, OTSUS atau apalah, adalah suatu cara CHARACTER BUYING. Seperti membujuk seorang anak kecil yang sedang menangis dengan memberi lolypop/gula-gula agar anak itu bisa diam. Namun yang tidak disadari oleh anak kecil itu, bahwa gula-gula tersebut mengandung racun/drugs yang sedang membius sehingga anak itu menjadi ketagihan/drugs adiction.

Apa yang bisa dibeli dengan Rp.100.000,- ? SUATU PEMBODOHAN DENGAN LABEL KEBAIKAN.
Semua ini terjadi karena Jakarta sudah habis/ kehilangan akal bagaimana seharus bersikap dalam menyikapi tuntutan dari bangsa Papua yang terus bergelora bagaikan gelombang. Satu-satunya cara yang bisa dipakai cuma dengan cara MEMBELI KARAKTER. Sangat disayangkan, banyak dari pejabat-2 kita bisa dibeli dengan uang Rp.100.000,- !! Potong sa pu leher , kalau bantuan itu semua untuk rakyat Papua!! I don't think so!!

Ade George, tidak usah kuatir..!! tidak semua yang menulis disini bisa dibeli dengan uang dan mementingkan diri sendiri! Masih banyak yg punya mentalitas yg baik dan bisa dipercaya. Pada akhirnya kepentingan bersama itu lebih penting dari pada kepentingan diri sendiri.
Bye. smilie
Laporkan

namaGeorge
tanggal13-10-05
pesanSekarang ini susah di papua itu siapa yang mau bicara dan siapa yang mau mendengarkan... macam semua orang yang sekarang ini bicara sudah tidak mendapat apresiasi dari msy. sekarang ini saatnya dimana torang sekarnag ini belajar untuk mengatur hati dan logika... karna kadang tong pu pace2 dong kerja bukan pake logika tapi pake hati.. orang papua ini byk sukunya, siapa yang pantas berbicara dan siapa yang sudah tidak bisa lagi di percaya ini masih dalam tanda tanya besar.. tong pu generasi yang sekarang ini dimana pun mereka berada harus kita satukan hati dan pikiran.. saya lihat ada mau dibuat kongres mahasiswa papua se indonesia di manado.. dan kegiatan ini mamang positif cuma kalau sudah masuk unsur lain.. saya bisa bilang ini kegiatan hanya salah satu bentuk penghabisan uang masyarkat.. jadi sa tra bisa bilang banyak.. intinya.. setiap kita yang berhikmat... marilah tentukan dimana jalan yang harunya kita berada.. yang tugas belajar.. try to be an expert person on ur profesionality..
Saya pernah menemukan suatu kutipan yang berkata: Orang yang pantas menolong kita pada saat kita membutukan pertolongan untuk masalah kita adalah DIRI KITA! jadi.. untuk angkat martabat dan kehidupan sosial tong pu orang papua adalah tong orang Papau sendiri...

Salam ANU PROSS!!
Laporkan

namaGeorge
tanggal13-10-05
pesanRinkasan dan pendapat yang benar2 kritis dari Om jhon di MKW. Bro Putra Numbay juga, memang betul privacy/nama personal sebenarnya tidak perlu disebut secara langsung..
Memang benar kalau Otonomi yang di jalankan saya lihat belum ada hasil yang maksimal.. dan yang didapatkan dari OTSUS juga sangat tidak sebanding dengan apa yang Papua kasih ke Pusat dan Negara Lain..
Saya sempat bertukar pikir dengan seorang siswa linguistik dan dia katakan bahwa di dunia ini tidak ada sesuat yang baru.. semua ini merupa sejarah yang berulang (dari Salomo)... jadi saya lihat sejarah yang sudah ada harus kita pelajari baik dan kita pake untuk hadapi masa depan. Buat bro2.. sekarang ini pace2 yang pimpin papua merupakan hasil didikan tahun dulu dimana mungkin kadang tidak bisa diterapkan dengan masa sekarang.. saya pikir segala sesuatu ada waktunya dimana kita yang bicara di forum ini akan berbicara di dunia kita.. artinya jangan nanti besok torang yang satu hati bicara disini besok nanti jadi orang yang akan bersaing diluar sana untuk hal yang kebanyakan untuk kepentingan diri sendiri... contoh saja PILKADA... balik lagi brotherhood itu penting sekali ditanamkan dari sekarang...
Laporkan

namaputra numbay
tanggal13-10-05
Lokasiclick picture for more information
pesanTerima kasih atas komentar om Jhon pasar sanggeng.
Sebuah kenyataan yang memilukan dan memprihatinkan sekaligus memalukan bagi mereka yang terlibat langsung dengan makhluk makhluk aneh seperti MRP,OTSUS,PILKADA, BOS, dan GAKIN.

Semoga para generasi tua diatas kita yang telah menjadi putra terbaik bangsa Indonesia bisa sadar bahwa martabat mereka sedang dipermainkan.
MERDEKA.
Laporkan

namaOm John Pasar Ikan Sanggeng
tanggal12-10-05
Lokasiclick picture for more information
pesanKOREKSI
Ada kesalahan sedikit dalam redaksi Om John yaitu:

PILKADA sudah sering dilakukan setiap tahun)

SEHARUSNYA: PILKADA sudah sering dilakukan setiap lima tahun).

Salam Ikan Julung selalu.
and MERDEKA!!!! smilie smilie smilie
Laporkan

namaOm John Pasar Ikan Sanggeng
tanggal12-10-05
Lokasiclick picture for more information
pesanSambungan Akhir

SEKALI LAGI kita SEKARANG sedang menyaksikan SEJARAH yang TERULANG KEMBALI di atas TANAH PAPUA. Maka BENARLAH apa yang dikatakan Om John punya sobat /sdr Pendeta Socrates Sofyan Yoman bahwa OTSUS/MRP adalah PEPERA JILID 2 di TANAH PAPUA.

Keputusan Unsur Agama untuk MENOLAK MRP dan duduk sebagai anggota didalam MRP akan memberikan WARNA TERSENDIRI bagi GEREJA/MASJID/VIHARA sebgai LEMBAGA MILIK TUHAN yang senantiasa berdiri diatas LANDASAN KEBENARAN dan KEADILAN.

Keputusan Unsur Agama untuk MENOLAK MRP juga akan mngembalikan kepercayaan Rakyat Papua terhadap KEMURNIAN GEREJA/MASJID/VIHARA dalam memperjuangkan KEBENARAN dan KEADILAN yang SEUTUHNYA.

Demikian Refleksi singkat ini Om John tujukan menyambung pendapat Putra Numbai, MP Flassy, dan kawan-kawan yang lain. Bila memungkinkan, tolong diteruskan pesan ini kepada kitorang punya Bapa2 Unsur Agama Dorang.

Salam Ikan Julung selalu dari pasar Ikan Sanggeng.
smilie smilie smilie


Laporkan

halaman 446 dari 543 << selanjutnya < 443 444 445 446 447 448 449 > terakhir >>