pengisian buku tamu   kembali ke Cenderawasih Pos Online

namaPutra Swafen
tanggal11-12-05
Lokasiclick picture for more information
pesanNona Padaido Yth, pendidikan saya memang masih tidak setingkat dengan anda cuman saya bukan kayak anda yang hobbynya TUKANG TEBAK! he-he-he (anda salah menebak...sy bukan pengacara!)
Menurut saya dari gaya tulisan anda, sepertinya anda kurang membaca dan tidak memiliki pengetahuan yang memadai.
Oh ya, saya tidak belagu... anda perlu tahu bahwa sekolah sampe tinggi itu perlu! Pengertian tinggi itu bukan hanya untuk meraih gelar namun memiliki skill yang dapat dipakai untuk menjalankan suatu kegiatan serta menyelesaikan problem di masyarakat.

Begitu dolo nona padaido! banyak baca ya...


namaPapua_Son
tanggal10-12-05
Lokasiclick picture for more information
pesanFAKTA YANG MENYEDIHKAN...!

Beberarapa waktu yang lalu saya membuat tanggapan tentang pejabat Papua yang sarapan di Jayapura, makan siang di Biak dan makan malam di Jakarta. Alias suka mundar-mandir Jakarta-Papua menjadi satu hobby! Sedang masyarakat yang dipimpinnya dibiarkan kelaparan. Sekarang hal itu menjadi kenyataan di Yahukimo...yang mati 55 dan 112 dalam keadaan kritis.

Sungguh hal ini menyakitkan hati ini.....
Beginikah seharusnya anak adat hidup diatas tanah yang kaya namun kelaparan?
Beginikah nasib mereka anak adat yang selama ini diperjual belikan di kursi-kursi pejabat DPRP, DPR, ISTANA NEGARA?
Dimanakah hasil OTSUS yang selama ini dibanggakan oleh sekelompok birokrasi dan excecutive yang berkata bahwa OTSUS membawa hasil yang baik? Bukankah tujuan pemekaran wilayah adalah untuk pengembangan dan peningkatan kehidupan masyarakatnya? Dimanakah peningkatannya? dan apa yang ditingkatkan? Mengapa sampai begitu banyak orang meninggal cuma karena kelaparan? apakah Papua sudah berubah jadi Etiopia? atau Ruanda? Sungguh hati saya sangat sedih....

Sungguh kisah ini sesungguhnya tidak perlu terjadi di Papua, kalau saja PEJABAT PUNYA HATI...!! MELAYANI...MASYARAKAT YANG DI PIMPIN DENGAN HATI DAN OTAK, YANG INTINYA MEMBANGUN DAERAH DAN KESEJAHTERAAN MASYARAKATNYA.

Saya dan keluarga turut berduka cita sedalam-dalamnya untuk saudara-saudaraku yang meninggal akibat kelaparan.

smilie


namapujangga^papua
tanggal10-12-05
pesanOm Cepos,

Sa pikir kalo mo pake logat Papua, maka pakailah yang baik dan benar. Begitu to ?

Sepertinya kalimat 'entara' itu tra terdapat dalam kamus khas Indonesia dialek Papua. Jadi sa pikir yang benar itu ' Ah, sabantar lagi su bisa jadi gub tooo'

Salam Ikan Puri

>> Wagub Karma Resmi Mundur
Ah, entara lagi su bisa jadi gub tooo


namaNona Padaido
tanggal10-12-05
pesanHei putra swafen,
saya meragukan pendidikan anda, saya merasa anda adalah seorg PENGACARA (tau khaaan arti nyaaaa) he-he-he
memang benar apa yg anda katakan bahwa wanita di asia dan pasific bukan asific OK ! ! ! itu di bawah kuasa laki2 tapi....ini khaaan sudah bukannya jamannya lagiiiiii ini jaman moderen booooo dan pendidikan anda yg tinggi itu sampe di mana sih....belagu aja loooo. hey....ingat sepandai2 tupai melompat pasti jatuh juga khaaaaan
wah....jangan2 di sekolah anda itu yg ada hanya laki2 saja idih....bisa2 apa yg sudah terjadi di amerika itu sudah terjadi di sekolah mu itu. haaaaa haaaaa haaaa haaaaa
taaaaaaa kuuuuuuuu ttttttttttt


namaPutra Numbay
tanggal10-12-05
Lokasiclick picture for more information
pesanYahukimo
Menghilang engkau dirimba Papua
Wajahmu tertutup kabut puncak jaya
Jalanmu penuh semak dan belukar
Langkahmu tertatih dihadang banjir dan kekeringan
Yang ada hanya airmata

Bukan niat kita untuk tewas
bukan pula kemalasan yang menjadi alasan
berguguran jiwa jiwa, berjatuhan insan manusia
Sambil mengucapkan kata "lapar"
Maut melangkah dengan bangga sambil menjemput
mereka

Tengoklah peristiwa ini
Persitiwa manusia dibumi Papua
Ketika Uang Otsus melimpah ruah
Masih terjadi orang mati karna lapar

Aku bertanya dalam hati
Berapa jumlah penduduk Papua?
Berapa jumlah uang otsus?
Bisakah kita hitung dengan rumus ekonomi?

Alam berkata lain,
aku panggil yang kumau.
Akan kujemput setiap yang menangis
Karena kalian manusia kaya dengan otsus
Namun tak melihat mereka ditengah belantara
yang polos dan lugu bersahabat dengan aku

Bumiku usang
Langitku mendung
Jiwaku koyak
Hatiku menangis

Ya Tuhan Ampuni kami orang Papua
Yang mati kelaparan diatas kekayaan alam kami.
Turut berduka anakmu dinegri Paman Sam.
PUTRA NUMBAY.


namaPutra lingkaran
tanggal09-12-05
pesansmilie smilie Booo.... Putra numbay! ko pu horeeee saja nyaring sampee daun telingaku bergetar. Sob ko so tahu to, bapak dorang tra mo kalah deng anak2. Tapi anak2 biasanya hanya di pinggir jalan, bapak dorang lain... maka kalo dong sungguh2 berarti bisa sapai de Jakarta. harap ya... . smilie smilie smilie
Tuk Runggeary dan nona padaido. Syalm baku katamu. Torang baku dengar terus kapan baku lihat ya?? hahaa...heeeih. Mat Natal tuk kam semua. smilie smilie smilie smilie smilie smilie ciaoooo!!!.... smilie smilie smilie


namaANDY DEDA
tanggal09-12-05
Lokasiclick picture for more information
pesanom cepos,
berita kelaparadiYahukimo kami baca dari media kompas dan suara pembaruan bahwa sekitar 70.000 jiwa terancam. benarkah, kenapa cepos tidak muat itu sebagai berita utama.
Any way, bagaimana usaha pemerintah daerah Papua menindak lanjuti gejala ini. tolong diberitakan pada edisi cepos berikut yah supaya kami juga bisa mengikuti kondisi disana.

Salam hormat.
Tuhan memberkati.


namaPutra Swafen
tanggal09-12-05
Lokasiclick picture for more information
pesanNona Padaido,
Sepertinya tanggapan anda terlalu berlebihan terhadap pendapat sodara aronggear. Keberadaan perempuan dalam kehidupan di timur(Asia dan asific) umumnya dibawah kaum Pria dalam artiaan yang general.

Satu lagi, orang sekolah semakin tinggi itu lebih baik adanya dibanding sekolahnya cuman sedang-sedang yang akan membuat anda menjadi orang yang tidak sepenuhnya menyelesaikan permasalah.

Perempuan: 1 logika 9 emosi
Pria: 9 logika 1 emosi

Buktinya: Kepala rumah tangga selalu pria, klo pun ada wanita sbg kepala rumah tangga, saya bisa bilang 1/1,000,000


namaNona Padaido
tanggal09-12-05
pesanRunggeary.ronald,
trimakasih untuk pendapatnya tapi.....apa maksudnya anda dgn mengatakan kaum perempuan papua itu harus di suarakan supaya kita sama2 setara, setara disini dgn siapa? ? ? dengan anda.........eh jangan sekolah tinggi2 n'tar jatuh itu saaaakiiit.
sa tara tau anda ini sudah lama nongkrong di gb cepos ini atau baru saja karna kalo anda sudah lama nongkrong di gb cepos ini anda pasti sudah banyak melihat kami perempuan papua yg ikut memberikan ide2 kami di gb cepos, karna kami masing2 dgn banyak kesibukan sehingga kami belum punya kesempatan lagi untuk beradu politik dan argumentasi dgn kalian2, kebetulan saya ada sedikit waktu makanya ikut nongkrong lagi karna su lama kangen sama anak2 di gb cepos he-he-he
cao


namaSUGITO
tanggal08-12-05
Lokasiclick picture for more information
pesanSalam kenal untuk semua anak-anak papua dimana saja anda berada, dari utara ke selatan dari barat sampai ke timur, merdeka!!!

saya baru masuk channel ini dan merasa senang karena semua pikiran-pikiran anda kritis sekali.

satu hal yang membuat saya ingin berkomentar adalah ketika di cepos ada wartawan cepos yang salah menulis redaksi : feer seharusnya fair, dan seterusnya dikoreksi oleh beberapa teman bahkan ada yang menyarankan agar teman-teman wartawan perlu menambah wawasan dengan kursus bahasa inggris, saya sebagai seorang wartawan sangat SETUJU.
Jadi bukan hanya mereka yang sedang kuliah diluar negeri seperti Belanda, inggris, perancis, jepang atau amerika yang perlu belajar bhs inggris tapi semua orang papua perlu bhs inggris.

Semua orang papua harus pintar, jadi bukan mereka yang sedang studi diluar negeri saja tapi seorang wartawanpun sekalipun harus pintar.

Salam hormat,

Sugito (Sentani)


halaman 408 dari 552 << selanjutnya < 405 406 407 408 409 410 411 > terakhir >>