| pesan | Segala yang bernafas akan berhenti pada masa dan waktunya. Seperti mana kata Pengkhotbah "segala sesuatu indah pada waktunya". ada waktu untuk tertawa, ada waktu untuk menangis, ada waktu untuk bersuka, ada waktu untuk berduka. Tetapi semua waktu itu adalah rahasia yang maha kuasa. Ketika bersuka banyak ceria dan kebanggan yang kita ingin nikmati, tetapi ketika kedukaan jangankan seisi rumah seluruh dunia inipun dibawah pergi aku tak perduli. Seribu rencana aku bentangkan dihadapanku tetapi satu langkah antara mati dan hidup aku tak tahu. Hanya itu kekuasaan TUHAN.Kijne mengingatkanku tentang hidup dengan Iman untuk menjalani pendapatan heran.Alexander Agung diingatkan bahwa ketika berjaya banyak tanah yang dikuasai untuk menghasilkan kekayaan, tetapi ketika meninggal hanya dua meter tanah yang diwariskan sebagai kuburnya. Hidup ditanah Papua banyak cerita yang masih kita nikmati antara kebenaran Firman Tuhan, Cerita para orang tua, dan perjuanagan tanah ini. Maka itu Barangsaipa yang bekerja ditanah Papua dengan tekun dan sabar dia akan berjalan dari pendapatan heran yang satu kepada pendapatan heran yang lain. Akhirnya kami ingin mengucapakan "TURUT BERDUKA CITA" atas berpulangnya bapak Gubernur Papua ke rumah yang kekal dan abadi bersama TUHAN YESUS. Semoga segala cerita dan peristiwa akan menjadi pengalaman hidup yang berharga demi Papua yang Maju,Mandiri dan sejahtera. Selamat jalan perjuanganmu kami hormati dengan tulus ikhlas. |