| pesan | Saudara-saudara sekalian, saya kemarin menonton sebuah film dokumenter tentang bagaimana beberapa komunitas di zambia menjalankan kehidupan mereka saat negara tidak mampu menghidupi mereka. Hal yang saya pelajari dari mereka yakni bagaimana mereka memanfaatkan lahan mereka untuk dijadikan wisata seperti hunting, wild-life tour dan beberapa hal lainnya bagi turis yang hasilnya dinikmati langsung oleh penduduk. Di papua, kita punya laut dengan pasir yang indah, hutan tropic dengan berbagai jenis satwa menarik, dan sungai yang begitu luas dan atraktif. Semua ini kita bisa gunakan untuk memberikan kesejahteraan bagi komunitas kita. Bagi teman2 mahasiswa yang sedang bersekolah dmn saja, saya ajak kitong semua untuk belajar dan daerah/negara/komunitas lain dengan sungguh dan kita cari cara untuk mengimplementasikannya ke kita pu tempat di papua. Bagi UNCEN maupun UNIPA, kalau bisa study banding dan kerjasama penelitian ditingkatkan dengan negara tetangga seperti PNG ato Australia untuk membuat project unggulan bagi masyarakat. Saya yakin bahwa kita bisa membangunkan raksasa Papua yang sedang tidur. Raksasa kita yang satu(Freeport) adalah bentuk penjajahan yang sangat susah untuk dilebur walaupun UN turun tngan... kita berdoa dan yakin bahwa didunia ini tidak ada hal yang KEKAL.. lihat saja Amerika yang karena keserakahannya dihancurkan oleh mother nature! Mari buktikan bahwa Yakobus Wospakrik adalah bukan suatu kebetulan.
Salam notebook |