| pesan | Jangan sampai pembasmian etnis muncul gara-gara kitong sendiri punya salah.(Putra Ansus.2006)
Hasil investigasi yang dilaporkan oleh New York times dan antara yang kemudian ditindak lanjuti oleh Panitia khusus DPR RI membuktikan bahwa akibat pertambangan dan pembuangan limbah oleh Freeport telah mematikan ratusan juta flora dan fauna disekitar wilayah freeport dan bahkan meluas kebebrapa daerah diluar dari areal pertambangan. hal ini sangat memprihatinkan karena akan mengancam kehidupan manusia yang ada disekitar wilayah tersebut. menurut saya ketika sumber daya alam berupa flora dan fauna sudah tidak lagi mendukung kehidupan manusia disekitarnya, maka tidak menutup kemungkian manusia akan mati karena kelaparan. dan kalau hal ini sampai terjadi secara besar besaran diwilayah tertentu dari Papua, maka sudah tentu adalah bagian dari genosida. Freeport hanya mementingkan emas untuk menghidupkan warga Amerika dan sebagian pejabat diIndonesia. New York kota didunia yang tidak pernah kenal malam menerima sebagian besar biaya dari perusahan raksasa yang beroperasi ditanah Papua, sedangkan Papua dimana Freeport beroperasi hanya mendapatkan 1,000sekian persen.Masih maukah orang Papua menjadi hamba yang setia untuk tuan yang kejam? |