| pesan | Mingo Wae.....ko baru muncul k......., dari mana saja? Ko bicara macam mendukung dua kubu k.....? Mingo harap masyarakat untuk tutup tapi mingo tidak setuju dengan beasiswa yang akan hilang Kalau menurut pa Ondo bahwa Freeport itu ditutup saja, itu sebagai political will-nya orang Papua yang mana hendak mencoba untuk mencari 'posisi tawar' diantara dua bangsa yang punya kebijakan yang sama (Papua sebagai obyek) sejak perang dunia ke-2 (dalam rangka kepentingan Block Timur & Block Barat) sampai dengan kasus Antonius Wamang cs (sekarang). Ingat, bahwa Momment itu penting, jangan biarkan momment ini berlalu hanya karena iming-iming beasiswa, rumah sakit, 1%, etc. Padahal, ada yang lebih baik. PERBANDINGAN: Emas di Indonesia, 51% ada di Freeport, perusahaan memiliki saham=85%, Republik Indonesia=14% & Suku-suku asli di areal tambang =1%. Demikian pandangan pa Ondo dari Hollo. Amolongooo...........
By: Anak Kampung-Anak Tambur |