| pesan | Buat Bapa Bapa TOGA, TOMAS, DPRP dan MRP. belajarlah dari pengalaman hari ini. Anda ada karena rakyat bukan dengan sendirinya anda jadi seorang pejabat negara. Kami rakyat kadang tidak melihat apa yang anda lakukan, tapi satu hal yang kami tahu bahwa ketika ketulusan, kepolosan, dan kenyataan kehidupan kami yang kami sampaikan dijadikan sebuah bergaining macam macam dan akhirnya tidak berpihak kembali pada kami, maka nilai anda bagi rakyat adalah sama seperti sampah yang tak perlu diperhatikan. kami sadar bahwa siapa menabur dia akan menuai, pemerintah dan teristimewah pejabat pejabat diPapua. Anda akan menuai apa yang selama ini anda tabur yaitu anda tidak akan dihargai lagi oleh rakyat, suara anda tidak akan lagi didengar karena ketika rakyat menangis dipintu hukum anda hanya membisu. ingat dan kenanglah, apa yang telah anda buat ketika Dipintu hukum seorang ibu menangis karena nasib anaknya yang dibunuh polisi, dan polisi itu bebas dari jeratan hukum. MRP, DPRP, dan lain sebagainya hanya membisu tanpa banyak berbuat, maka sekarang jangan berharap rakyat mendegar anda kalau anda sendiri tidak mendengar mereka. Dan juga bagi seorang rektor UNCEN, harus tahu dengan tepat mengungkapkan kalimat ketika gejolak muncul dari rakyat. kata kata anda yang menyatakan "bodok" mempunyai implikasi dan makna penghinaan yang besar terhadap sesama, maka sekarang ini kalau semua terjadi dan UNCEN merasakan dampaknya, maka andapun harus mengoreksi diri.
Salam dari Anakmu GBU |