| tanggal | 25-04-07 |
| pesan | to Putra Numbay Kalau kitong bicara tentang keberadaan PSK dan perilaku seksual di Papua, rasanya kita bicara tentang lingkaran setan yang yang tiada habisnya,, Kita tidak bersikap tegas menolak dan kompak mengatakan tidak untuk adanya pengiriman para pekerja seks tersebut,, Sa setuju dengan PN punya usulan tapi menurut saya jangan hanya melarang para PSK ilegal saja tapi kalau perlu tidak usah lagi datangkan para PSK,, artinya perlu kerja sama semua orang Papua en bapa2 pejabat dorang untuk bikin undang2 yang memgatur keberadaan rumah2 bordil, bar2 en juga tempat2 lain biasa dijadikan tempat2 hiburan para lelaki hidung belang,,,,semoga GBU |
| tanggal | 25-04-07 |
| pesan | to Putra Numbay Kalau kitong bicara tentang keberadaan PSK dan perilaku seksual di Papua, rasanya kita bicara tentang lingkaran setan yang yang tiada habisnya,, Kita tidak bersikap tegas menolak dan kompak mengatakan tidak untuk adanya pengiriman para pekerja seks tersebut,, Sa setuju dengan PN punya usulan tapi menurut saya jangan hanya melarang para PSK ilegal saja tapi kalau perlu tidak usah lagi datangkan para PSK,, artinya perlu kerja sama semua orang Papua en bapa2 pejabat dorang untuk bikin undang2 yang memgatur keberadaan rumah2 bordil, bar2 en juga tempat2 lain biasa dijadikan tempat2 hiburan para lelaki hidung belang |
| tanggal | 23-04-07 |
| pesan | Anyway..PN Hope U R not get mad at me, GBu and your beloved family. Tq |
| tanggal | 23-04-07 |
| pesan | BTW Putra N.. dan bukan berarti kita tdk usah mengeluh akan apa yg kt punya ttpi, kt ikut apa yg kt bisa buat utk tanah papua? atau kalau mengerti isi dari buku Tom dan Regi.. |
| tanggal | 23-04-07 |
| pesan | trims utk responnya... berarti anda belum tau dan juga tdk tau...karena dia membangun disana mulai dari tanam sayur mayur, buah2an kopi , karet, kelapa sawit, kelapa ,..mungkin bisa tanya tua2 dari amungme dan sekitarnya (spt Naimun Narkime) jadi sy pikir tdk perlu kt bicara terus nanti tdk ada hentinya...mulai dari masyarakat amungme di kawasan carstensz, masyrkt Sempan di akimuga serta mendamaikan perang suku Sempan(warowe & waitekob) di sungai topap & yatamere di akimuga. dia buka akimuga menjadi proyek..aduh de pu cerita bagus sekali tp lebih baik anda cari dan baca,sendiri. bukan berarti anda menyalahkan dia, krn dia yg di tunjuk pemerintah, dan awalnya persetujuan tdk spt yg terjadi sekarang.jd lebih abik cr buku dan bc sj, boo bapak ini yg sy bisa bilang Tuhan Yesus Sayang dia seh. ai ai ai |