pengisian buku tamu   kembali ke Cenderawasih Pos Online   Report abuse

namaNamek
tanggal25-04-06
Lokasiclick picture for more information
pesanSa hanya mo kasi info sekaligus minta dukungan sodara-sodara dong s'mua.Kita pu daerah di selatan sana..so tralu parah dengan kebijakan Pemerintah daerah yang lebih condong sm masyarakat jawa dorang, masy lokal tidak bisa apa-apa,dong hanya bisa ANTRI seperti PENGEMIS smilie dikantor & rumah bupati, kurang sekali kebijakan & keberpihakan kpd masy lokal.Sejalan dgn itu pula pembangunan fisik, fisik & fisik sj yang diperlihatkan tapi SDM masy lokal tidak berdaya dan semakin termarginalkan, Sodara-sodara ee..eee coba kalo kamorang datang dan lihat bagaimana masy asli di Merauke...bukan sa mo provokasi tapi itu sudah de punya kenyataan, yaitu PAPUA TIPU PAPUA ( PATIPA )


namaSAYA
tanggal25-04-06
Lokasiclick picture for more information
pesanSobat Melkias,

Apa benar ko su cek ke Prof. Tarmidja dan Prof. Soedarto?? Yang benar saja kawan... (well, I didn't mean to say that you had told a lie, but it's hard to believe).

Sa setuju dengan teman-teman lainnya, tong dukung saja gubernur dan wakilnya yang telah terpilih -- juga, seperti yang disampaikan pace Enggros, tagih janji-janji mereka.

smilie


namapace enggros
tanggal25-04-06
Lokasiclick picture for more information
pesankata orang batak,...apa ku bilang......masalah ijasah saja,torang baku ganas.nanti ada yg bilang pemerintah RI yg su atur,padahal kitorang sendiri yang ngotot mempersoalkannya,cobalah pihak yg kalah dlm pilkada bersikap gentle,tara usah dibesar2kan masalah ijasah itu.pikir saja sistim pendidikan tahun 1968 kan tidak seperti sekarang.mudah toooooo......trus torang dukung kandidat terpilih,gampang tooooooooo...yang terahir baru torang tagih dorang pu janji2 sewaktu kampanye.salah satunya KERETA API,sa ingin naik kereta dari Stasiun Pantai Enngros ke Stasiun Jayapura....Tuuuuut....tuuuuuut......siapa hendak tuyut..... smilie smilie smilie


namaMelkias
tanggal25-04-06
Lokasiclick picture for more information
pesansaya udah ngecek ke Prof Tarmidja dan Prof Soedarto,ternyata benar apa yang dikatakan oleh Wim S, CD hanya untuk mereka yang peralihan sekolah Belanda -Indonesia hanya pada tahun 1963, Kenapa Bas Suebu terlalu mengarang-ngarang cerita terus,mulai dari surat keterangan ijazah hilang ke kepolisian sampai muncul istilah CD.Kok surat pernyataan dari Palit dan Tarmidja disalahartikan oleh Suebu dan menipu lagi? mengapa Bas Suebu menipu Rakyat Papua?


namaLTC
tanggal25-04-06
pesanMengenai masalah ijazah sma Pak Bas, dari yang saya lihat penjelasan yang diberikan oleh beliau sudah jelas.

Dari dua sisi yang ada, di satu sisi kubu Pak Bas menganggap surat keterangan ijazah sma itu cuma kesalahan administrasi yang terjadi pada waktu proses pendaftaran dan harus dikoreksi dengan KPUD. Sedangkan disisi lain ada kubu yang mengetahui kesalahan administrasi ini dan membesar-besarkan masalah ini atau memang menurut mereka ini masalah yang besar dan menganggap ini sebagai penipuan.

Mengenai penerimaan beliau di uncen saya kira ini juga sudah jelas sebab pihak uncen sendiri sudah membenarkan. Kalau memang ada yang diragukan sebaiknya di cek langsung ke uncen.

Pertanyaan saya untuk saudara FRED R, apa memang Pak Bas mencoba untuk menutup-nutupi masalah ini? atau memang ada pihak lain yang mencoba untuk membesar-besarkan masalah sepele? Setelah membaca penjelasan dari kedua belah pihak, saya pikir ini cuma masalah kecil yang dibesar-besarkan oleh pihak(partai) yang kalah di dalam pilkada yang lalu.


namapace yoka
tanggal24-04-06
Lokasiclick picture for more information
pesanKenapa terlalu pusing dengan ijasah Bas kah. Mengapa dari dulu tidak di persolkan.

Bas kuliah di UNCEN, tanpa isajah SMA... Mengapa bisa di terima?? Salah siapa?

Bas jadi ketua DPR, ketua KONI, Duta Besar Indonesia, tanpa ijasah SMA....Mengapa bisa diterima???? Salah siapa?????

Bas juga pernah jadi Gubernur, tanpa ijasah SMA, mengapa bisa diterima,?? Siapa yang salah??

Bas sudah di pilih kembali jadi Gubernur, tanpa ijasah SMA (kalau benar demikian),, kenapa tidak bisa diterima??

Kenapa jabatan2 yang pernah di pegang Bas tanpa isajah SMA bisa diterima dan tidak pernah di ganggu gugat, sekarang baru di persoalkan??

Emang kelihatan betapa nafsunya orang berkelahi mencari kedudukan.


namaPutra Numbay
tanggal24-04-06
Lokasiclick picture for more information
pesanDemikian berharganya sebuah kertas yang dinamakan ijasah. Indonesia adalah negara yang sangat menghargai ijasah berupa kertas daripada jasa manusia berupa keahlian dan talenta.manusia dipotong potong nilainya dengan sehelai kertas kemudian diukur berdasarkan kepentingan. apa yang anda mampu lakukan dan benar menjadi keahlian bidang ilmu bukanlah yang terpenting tetapi maukah anda menjadi budak dari pemimpin yang memimpin itu yang penting. demikian nikmatnya hidup dalam system birokrasi Indonesia seperti itu membuat orang sangat menghargai kertas daripada manusia dengan bukti dan pengalamannya yang nyata. Kitapun telah menjadi bagian dari sistem ini dengan mata yang buta dan tertutup ikut ikutan menggiring persoalan ini sebagai bentuk yang kita bilang kebenaran padahal kalau dipikir apasih untungnya? Bas, John, Enembe, Wabiser ataupun Karma toh semuanya anak Papua yang telah terbukti kualitasnya. mengapa tidak kita ikuti dulu jalan ini bersama sambil melihat kalau toh dia tak becus juga bukankah kita yang memilih nah kita juga yang akan harus bisa menurunkan dia karena jaman inikan jaman yang memungkin hal itu dilakukan.
lagipula semakin kita mempersoalkan bukannya semakin membaik malah semakin kita menambah perceraian diantara sesama orang papua.


namaFRED R
tanggal24-04-06
Lokasiclick picture for more information
pesanColloqium Doktum
Melihat komentar Wim dan LCD,ada beberapa hal yang saya dapatkan :
1. Apa benar Uncen hanya melaksanakan Coloqium Doktum (CD) sekali?
2.Coba Cek APA BENAR SEMUA TEMAN ANGKATAN MASUK TAHUN ITU SEMUANYA TIDAK MEMILIKI IJAZAH?
2. Keterangan Tarmidja tentang CD untuk tahun berapa? apa hanya 1963 saja? karena tujuan CD sebenarnya untuk sekolah perahlian Belanda ke Indonesia, Bas Suebu tidak mengalami masa peralihan SMA Belanda-Indonesia
3.Tahun 1965-1968 merupakan tahun yang aneh kalau ada yang memiliki Ijazah di Indonesia, karena pada waktu itu terjadi peristiwa G 30 S / PKI!
4. Awalnya Bas Suebu telah menutup-nutupi masalahnya, alias tidak berterus-terang dan ini merupakan kesalahan dari KPUD Prop.Papua untuk mengecek kebenaran ini.


namaQQ "Islanser gal"
tanggal24-04-06
Lokasiclick picture for more information
pesansmilie apa kabar Papua smilie


May God bless u all.


amin...


salam
QQ


namaLTC
tanggal24-04-06
pesanDibawah adalah kutipan dari komentar saudara Wim:

Untuk lebih jelas dapat menanyakan langsung ke mereka yang pada waktu itu sekolah Belanda di Papua Barat atau ke Universitas Cenderawasih dan menanyakan langsung ke tokoh pendiri Universitas Cenderawasih seperti Prof.Dr.Soedarto dan Prof.Tarmidja (dosen di FKIP Universitas Cenderawasih), mereka bisa menjadi saksi sejarah Universitas Cenderawasih.
Terima Kasih!

---------
Berikut dibawah ini adalah kutipan yang saya dapat dari harian sinar Harapan:

Kemudian, Rektor Uncen Balthasar Kambuaya juga membenarkan kalau Barnabas Suebu adalah mahasiswa Uncen melalui program CD pada tahun 1968. Keterangan tertulis Kambuaya itu juga disertai keterangan saksi Tarmidja Kartawidjaja (Pendiri Uncen) dan WJJ. Palit (mahasiswa Uncen tahun 1963).

http://www.sinarharapan.co.id/berita/0604/22/nas03.html
----------

Kayanya sudah jelas semuanya.


halaman 261 dari 543 << selanjutnya < 258 259 260 261 262 263 264 > terakhir >>