pengisian buku tamu   kembali ke Cenderawasih Pos Online   Report abuse

namaKanakameri
tanggal04-12-06
Lokasiclick picture for more information
pesanTo: Jumame,
saya berada di LN,bukanlah akibat ketidakpuasan saya karena tidak menjabat salah satu jabatan tertinggi dalam wilayah pemerintahan Indo,dalam hal ini Papua. Melainkan karena saya hanya rindu untuk M. Bagi saya apapun jabatan yang ditawarkan Indo,tidaklah berarti sama sekali. Apa gunanya kita mendapat segala kemudahan,namun hak kita yang paling hakiki dirampas,diperkosa,diinjak,semena-menanya.
Saya telah bersumpah untuk tidak menginjakkan kaki diatas tanah di mana ibunda menumpahkan darahnya untuk melahirkan saya,tanah yang telah bermandikan darah org-org yg tak berdosa,demi cinta mereka kepada bangsa dan tanah tersebut;sampai tiba saat kita dinyatakan M,terlepas dari penjajah. Saya tidak tinggal diam. Pemimpin boleh berganti pemimpin namun tekad saya tidak akan berubah.
Jadi status saya tidak-lah sama dengan mereka yang sementara berstudi di LN,namun saya selalu menghargai dan bangga akan segala opini yang mereka lemparkan sebagai pernyataan isi hati mereka,yakni adanya kerinduan untuk merdeka.
Salam persaudaraan bagi saudara.GBU.
Laporkan

namaw.srauw
tanggal04-12-06
Lokasiclick picture for more information
pesanMaluku dengar orang papua di Australia diberitakan di radio bahwa sebagian orang PAPUA kena Aids,
Laporkan

namaJumame
tanggal04-12-06
Lokasiclick picture for more information
pesankanakameri yang pintarr
saya adalah pengikut setia Theys.., tapi setelah theys tiada saya baru sadar bahwa orang papua tidak bisa maju kalau pola pikirnya tidak berubah, meskipun saya sekarang hidup apa adanya, tapi saya masih mersa damai di bawah merah putih, pemerintah sudah sediakan fasilitas, tinggal kita orang papua tidak bisa memanfaatkan dan bersaing dengan pendatang, justru kita harus bekajar dari pendatang yang memiliki pikiran yang maju, coba lihat teman2 yang lanjut pendidikan di luara Papua, ex, Jakarta, Singapura, Belgia, pastui pola pikir mereka lebih bagus dari yang di Papua, itu karena apa..? karena mereka melihat dunia luar sehingga wawasan bertambah, jika anda (red.kokoda, kanomeri, norce, ) memangku jabatan di Papua mungkin anda tidak banyak commentt, jadi sebaikknya anda-anda DIAMM !!
Laporkan

namakokoda
tanggal04-12-06
pesanTo:Dear Kanakameri
Sy mendukung ide and yr sugestions against Yumame.
That's yg betuuuuuulllllllll...GBU my dear smilie
smilie smilie smilie smilie smilie smilie smilie smilie
Laporkan

namaNorce wilem
tanggal04-12-06
Lokasiclick picture for more information
pesanto. kanakameri dkk
Betul ! kata teman-teman, tapi untuk jelasnya sdr bisa dengan berita di radio Australia tiap pukul 20,00 wit, di 678,2 FM, di situ di siar berita dalam bahasa indonesia yang sangat mendukung PAPUA sebagai wilayah NKRI, dan menjaga hubungan diplomatik kedua negara., saat ini saya sudah OSaa..,
Laporkan

namaKanakameri
tanggal04-12-06
Lokasiclick picture for more information
pesanTo: Jumame,
kita menjadi golongan yang lemah dalam segala bidang di atas tanah kita sendiri,itu benar.
Mengapa? Ya,sebab kita adalah bangsa yang sementara dijajah.Penjajah selalu berusaha melemahkan kekuatan bangsa yang dijajah,agar jangan ada lagi kekuatan yg akan menjadi kick-back baginya. Anda tidak akan berhasil memperbaiki keadaan tersebut selama anda masih menempel pada si penjajah. Para pendatang selalu mendapat kemudahan-kemudahan yang telah disiapkan oleh pemerintahnya demi mematikan kaum pribumi. Hal ini adalah praktek umum yang terjadi di mana-mana dalam sejarah bangsa-bangsa di atas permukaan bumi ini,jika kita telusuri satu persatu sejarah kolonialisme.
Sudah empat dekade lebih,Indo 'ditugaskan'PBB,untuk membangun Papua,namun sampai hari ini,masih ada keluhan di sana sini,termasuk hal-hal yang anda tegaskan diatas. Hal ini merupakan bukti nyata bahwa kita bukannya dibangun melainkan dijajah sekaligus dimatikan. Percayalah,bahwa kita mampu membangun diri kita sendiri,jika kita terlepas dari Indo.
Tuhan yg menciptakan bangsa Indo,dia jugalah yg menciptakan kita;dia pasti memberikan otak,akalbudi,dan pikiran yang baik bagi kita untuk memperbaiki diri kita. Janganlah kita terlalu pesimis,sebab hal tersebut hanya membuat kita semakin tidak mengenal diri kita,dan hanya membuat kita lemah. Kalau mereka bisa,mengapa kita tidak? Booooooo...dong apa jadi,yg penting kitong merdeka dulu..... baru tong baku uji kemampuan.
Laporkan

namakokoda
tanggal04-12-06
pesanTo:Norce wilem
U:saudara2 bisa lihat di news Australia online.., salam untuk semua..
kokoda:Di koran apa....halaman mana/contents yg mana dll.....

To:Teman Norce
U:saya bangga dengan Bpk Bram Atururi, fredy Numberi.., mereka mampu memperlihatkan kinerja beliau.., baik di tk Nasional maupun International..,
Kokoda:U/lingkup national(RI)yaaaah OK...buktinya Papua msh ttp dlm NKRI....dan kini sdh terbgi dlm 2 propinsi...Propinsi IRJA BARAT dikomandoi o/Bapamu Bram Atururi...tanpa melalui Refendum or Free act choice of Papuan people(melanesian people)but melalui surat sakti yg diturunkan dri hell(Jakarta)......Jdi u/ tingkat Internatioanal mereka dua adlh representative of Papuan Indonesian Gove_Officer of NKRI.......OK smilie
Sekali lgi sy mohon mari kita kerja keras bgi yg ada di LN....bukan krj keras dibidang Politik saja...ttpi pekerjaan apa saja...sehingga klu bicara Papua Merdeka bule2x dong juga akan topi/salut... krn torang pekerja keras..bgimana bicara merdeka2x.... tiap hri lalu malas cari krj/malu cri krj ....org bule dong juga bisa ketawa.....dlm dongpu hati ...pamalas bru bicara freedom......
OK sa kira begitu eeeeee....GBU u/ kamdua smilie

Kokoda
Laporkan

namaKanakameri
tanggal04-12-06
Lokasiclick picture for more information
pesanTO:Norce Willem,
Secara logis,saya mengatakan bahwa jangan pernah mengharapkan pemerintah Aussie mau membuka mulut secara terang-terangan untuk mendukung Papua.
Mereka selalu menjaga & mementingkan hubungan diplomasi yang baik dan menghargai kedaulatan setiap negara merdeka,sesama anggota PBB. Mereka tidak akan mengorbankan hubungan diplomasi mereka demi hal-hal yang dianggap sepele.Apalagi hubungannya dengan negara-negara tetangga. Hal itu normal,karena mereka telah diikat oleh peraturan internasional yg mengatur keanggotaan mereka dlm PBB,hak serta tanggungjawabnya.
Jika demikian sikap pemerintah,maka jangan lupa bahwa kekuasaan adalah di tangan rakyat.Kerjalah lewat NGO's di situ. Rebutlah simpati rakyat Aussie. Pada akhirnya pemerintah akan kewalahan jika rakyatnya sudah turut mencampuri masalah Papua. Pemerintah OZ,bukannya tidak tahu masalah Papua;mereka tahu bahwa apa yang terjadi di Papua saat ini adalah hanya karena 'dosa-dosa',mereka. Namun mereka tetap menghargai kedaulatan Indo sebagai negara merdeka.
Percayalah,bahwa pemerintah adalah pihak terakhir yg akan menjawab ya,bila rakyatnya telah mengambil sikap tegas. Belajarlah lewat pengalaman Timor Leste. smilie smilie smilie
Laporkan

namaWelem srauw
tanggal04-12-06
Lokasiclick picture for more information
pesanPAPUA sudah merdekaaaa..., cuma hati kita yang belum merdeka ! pikir baek-baek kawan apa yang kau harapkan dari kemerdekaan tanpa perdamaian.., di BELGIA orang papua jadi sorotan, bagaimana mau merdeka kalau antar suku perang, malu saya dengar itu,
Laporkan

namaWelem srauw
tanggal04-12-06
Lokasiclick picture for more information
pesanPAPUA sudah merdekaaaa..., cuma hati kita yang belum merdeka ! pikir baek-baek kawan apa yang kau harapkan dari kemerdekaan tanpa perdamaian.., di BELGIA orang papua jadi sorotan, bagaimana mau merdeka kalau antar suku perang, malu saya dengar itu,
Laporkan

halaman 101 dari 543 << selanjutnya < 98 99 100 101 102 103 104 > terakhir >>