| pesan | To:Miss So Lonly-Jawa,
Kapan saya berusan dengan anda? Saya tdk pernah tahu tentang bisnis anda serta Mr.So Lonly-mu . Saya juga tidak pernah mengkhianati anda yang setengah-setengah. Yang selalu saya dan teman-teman berbicara di GB ini adalah sikon bangsa kami yang sampai hari ini diperlakukan tidak manusiawi oleh penjajah,dan bukan berbicara soal murahnya harga diri anda yang telah terjual kepada apa dan siapa,bloody idiooooot. Jangan menuduh kami sembarangan,kalau anda sedang bermasalah dengan Mr.So Lonly-mu. Bukankah kami tak pernah menyuruh anda untuk melaksanakan sexual intercourse with Mr.So Lonly ? Ataukah pada malam anda mengantarkannya ke rumahmu,adakah anda melihat wajah Si Putra Numbay,saya ,atau sdri.Anggrek Hitam,serta Anak Mamta dll,turut bersama anda berdua,sampai pada saat anda berdua memasuki kamar yg tertutup rapat,dibawah cahaya lampu yg remang-remang redup dan syahdu,anda berdua saling merangkul dan saling mengadu jotos? Kalau benar pada saat tersebut kami turut hadir bersama anda berdua,maka tuduhan anda sudah tepat.Tapi jika tidak,maka lebih baik ko diam dan telan saja kepedihan hati anda,makanya jangan terlalu obral murah harga diri kamu,sekarang baru ko tahu to. Biar cuman dua malam saja ko deng dia baku naik,tapi de pedis itu sampe hari ko masih rasa toooooo...... Tobat ka trada.  |