pengisian buku tamu   kembali ke Cenderawasih Pos Online


pesan pribadi menamba 11-08-05



pesan pribadi menamba 11-08-05


namaOm John Pasar Ikan Sanggeng
tanggal11-08-05
Lokasiclick picture for more information
pesanSambungan dari LEVEL PAPUA

Kalau Om John yg jadi Gubernur atau Ketua DPRP, Om John sudah minta MUDUR dari jabatan ketika terjadi Presiden Megawati dan Presiden SBY buat keputusan kontorversial. Tapi yah Om sadar dong juga belajar dari suku Jawa dengan budaya NRIMOnya itu makanya tra heran dengan apa yg telah terjadi selama ini.

Di IJB Jimie Ijie dan Regina Sauyai berkaok-kaok jadi corong Pusat dan ikut kompak dgn Para Elit di Jakarta utk bikin bingung rakyat. Coba simak hal-hal aneh yg Om John saksikan di Manokwari. Pertama, para kandidat gubernur IJB telah ditetapkan, kampanye langsung dilakukan oleh para kandidat gubernur, tetapi proses pendaftaran pemilih atau calon pemilih dan penetapan pemilih tidak dilakukan. Om John sendiri belum pernah diundang atau dikasih informasi ttg pendaftaran pemilih. Mendagri menyatakan bahwa PILKADA di IJB tetap dilaksanakan sesuai jadwal. Sama dengan kelakuan SBY dan Mega, pejabat yang sama membatalkan Pilkada IJB hanya dalam beberapa jam setelah IJB sudah siap melakukan PILKADA. Jubir Depdagri di koran-koran menyatakan bahwa IJB siap melaksanakan PILKADA krn sudah trada masalah teknis. Tetapi orang yang sama juga dengan perasaan tidak bersalah sama sekali menyatakan pada keesokan harinya bahwa penundaan harus dilakukan karena ada banyak sekali masalah teknis.

BERLANJUT



namaOm John Pasar Ikan Sanggeng
tanggal11-08-05
Lokasiclick picture for more information
pesanSambungan dari LEVEL NASIONAL

Itulah sebabnya PEPERA dapat dimenangkan mereka dengan mindset ini yg juga disertai dgn kekerasan penggunaan senjata dan militernya. 40 tahun telah berlalu tetapi mindset mereka ttg Papua masih dipegang teguh. Buktinya ? Well, OTSUS diberikan pada tahun 2001 oleh Presiden Megawati utk menjawab tuntutan Rakyat Papua. Presiden yang sama mengeluarkan instruksi illegal menabrak OTSUS yaitu Pemekaran Provinsi IJB yg menimbulkan kontroversi di kalangan rakyat Papua . Presiden Susilo Bambang Yudhoyono punya kelakuan tra beda dgn Presiden Megawati. Ketika terpilih SBY menyatakan keseriusannya menerapkan OTSUS dgn membawa Kado Natal MRP ke Papua. Dibawah kepemimpinan SBY pula keputusan-keputusan bertentangan dgn KADO NATALnya dilakukan yaitu: Keputusan tetap diakuinya IJB bahkan Depdagri yang komandan tertingginya adalah SBY mengabulkan pemilihan Gubernur/Wagub IJB. Keputusan SBY sama dgn pendahulunya yaitu mendukung keputusan yg jelas-jelas melanggar hukum. Mengapa demikian ??? Sederhana saja karena mindset Org Indonesia ttg Org Papua masih dipegang teguh.

LEVEL PAPUA
Gub Papua dan Ketua DPRP membuat pernyataan bahwa kalau OTSUS dikembalikan ke Pusat maka akan mengorbankan rakyat. Lagi-lagi ini pembohongan publik. Siapa bilang kasih kembali OTSUS adalah END OF THE WORLD (dunia kiamat).
BERLANJUT....


namaOm John Pasar Ikan Sanggeng
tanggal11-08-05
Lokasiclick picture for more information
pesanSambungan dari LEVEL INTERNASIONAL..

Kelebihan para diplomat kita yg tra punya titel diplomat ini adalah bahwa selain memiliki hubungan langsung dengan para pejabat di tiap negara, mereka juga mempunyai hubungan dan jaringan langsung dengan akar rumput. Om John tahu bahwa dalam pemilihan beberapa anggota parlemen di beberapa negara besar, isu Papua telah berhasil menggolkan beberapa anggota Parlemen di beberapa negara. Kalo Om cerita semuanya nati forum ini tra cukup. Di Amerika dan Australia dan Inggris misalnya, ada acara-acara yang diadakan setiap tahun secara kontinyu dimana masalah-masalah Papua dibahas secara ilmiah dan didiskusikan dengan pejabat-pejabat berwenang. Kita punya para diplomat yg tinggal di LN ini juga sering diundang untuk berbicara langsung di pertemuan dan konferensi-konferensi gereja sedunia di berbagai negara. Begitu juga di forum-forum Asia Pasifik mereka selalu diundang utk berbicara. Kita sekarang punya jaringan yang bagus dengan gereja-gereja di bbanyak negara dan para diplomat (tanpa gelar) kita yg di LN terus menerus meningkatkan jaringannya. Kalo tra percaya tra papa. Om tidak harus paksa utk saudara-saudara percaya.

LEVEL NASIONAL
Mindset Bangsa Indonesia ttg rakyat Papua sama seperti yg telah dikemukakan JEFRY. Ada beberapa kata yg sering dipakai sebagai label bagi orang Papua yaitu BODOH, TERKEBELAKANG dan PRIMITIF.
BERLANJUT...


namaOm John pasar Ikan Sanggeng
tanggal11-08-05
Lokasiclick picture for more information
pesanSambungan...

LEVEL INTERNATIONAL
Para diplomat kawakan Indonesia dengan berbagai gelar master dan doktor Indonesia hanya menempati pos-posnya di kantor Kedutaan Besar Indonesia di tiap-tiap negara. Mereka tidak memiliki sistem informasi yang dapat menjelaskan masalah Papua kepada masyarakat Internasional. Mereka hanya hadir pada ebent-event tertentu dan lebih banyak event yang sifatnya nasional atau ada hubungannya dengan NKRI. Jawaban SAKTI mereka thd setiap pertanyaan tentang papua di tingkat internasional adalah PAPUA SUDAH FINAL dan NKRI HARGA MATI. Tidak ada penelitian ilmiah yg dapat membuktikan statemen mereka. Yang ada hanyalah BUKU PUTIH yg katanya Papua sdh ada pada dalam wilayah NKRI pada jaman Mojopahit, dll.

Para diplomat Papua jumlahnya tra banyak seperti diplomat Indonesia. Ada yang bergelar sarjana, master, dan doktor walaupun tra banyak tetapi pola penyampaian infomasi mereka sangat sistematis dan scientifc. Sistem informasi mereka juga sangat canggih. Saya yakin teman-teman yg rajin mengunjungi berbagai macam situs perjuangan rakyat Papua pasti mengetahui alamat-alamat situs mereka. Kita mempunyai jaringan di Amerika, Inggris, Irlandia, Selandia Baru, Australia, Papua New Guinea, Vanuatu, Jerman, Italia.

BERLANJUT



namaOm John Pasar Ikan Sanggeng
tanggal11-08-05
Lokasiclick picture for more information
pesanMERDEKA!
Teman-teman semua dari Pasar Ikan Sanggeng Manokwari Om kirim salam ikan julung buat semua. Senang sekali baca komentar-komentar dari Anak Adat Papua, Freelife, Papuano, Anak Koteka, Anak Papua Jakarta, Rendy, Putra Numbay, Evan, dll, termasuk komentar dari Jefry.

Kualitas Komentar dari teman-teman semua sangat-sangat bagus. Om senang karena sekalipun Pelajaran Sejarah Perjuangan Bangsa Papua Barat (PSPPB) belum bahkan tidak pernah teman-teman pelajari di sekolah tetapi pengetahuan teman-teman sangat tinggi. Itu bagus karena bekal sebuah perjuangan adalah mengetahui dengan baik sejarah perjuangan dan perjalanan bangsa kita. Supaya bisa meyakinkan dunia internasional bahkan siapa saja maka kita perlu menjelaskan sejarah mulai dari akar-akarnya. Bukan main potong di tengah-tengah seperti yang dilakukan pada saat ini.

Mencermati berbagai perkembangan terakhir khususnya yang dilakukan oleh Presiden SBY, Om jadi tersenyum-senyum sendiri. Mengapa ? Karena cara penyelesaian persoalan Papua belum menggunakan cara-cara berpikir dan bertindak moderen dan mutakhir. Nah berikut ini Om John mau kasih komentar sedikit ttg perbedaan perjuangan diplomasi Indonesia dan diplomasi Papua.

BERLANJUT



namafreelife
tanggal11-08-05
pesanEHEMMM..

saya setuju dgn apa yang dikatakan oleh anak adat papua dan teman teman lain bahwa mari kita fokuskan pembicaraan pada hal hal yg lebih penting, jangan kita berputar putar pada opini JEFRY. Dari tulisannya kita bisa menilai sejauh mana pemahaman jeffry. Rugi rasanya kalau kita komentari terus menerus.

oh io semoga persipura juara wilayah spy main di jayapura dengan demikian banyak tim yang datang,banyak penonton,hunian hotel meningkat, kawan kawan yg kerja di sana dapa bonus,sektor perekonomian sedikit bergairah, mama mama pu jualan semakin laku, jadi dorang ada uang buat beli makanan dan sekedar beli buku buat ade ade dong skola.


namafreelife
tanggal11-08-05
pesanTO JEFRY :

bahwa tidak ada sebuah negara merdeka kemudian penduduknya hidup suci, dan mentalitasnya baik (apakah amerika tidak ada pemabuk ?) jadi anda membicarakan mentalitas dihubungkan dengan merdeka..terlalu dangkal sekali.
merdeka itu menyangkut harga diri sebuah bangsa yang bermartabat. jangan mengacaukan pikiran anda sendiri soal merdeka, dan mentalitas. saya lihat ada sudut pandang yang berbeda. Jefri melihat dari sudut pandang yang terlalu sederhana dan dangkal. Tapi tidak apa, itu hak anda untuk berbicara. cuma anda pahami saja dulu apa itu arti sebuah bangsa yang merdeka.
Beberapa orang bilang sama saya, nanti kalo merdeka kita jadi apa yach, saya jawab bahwa jangan pernah memikirkan nanti mau jadi ini dan itu, jangan memikirkan diri anda tapi pikirkan nasib generasi kita anak dan cucu kita yang akan hidup sebagai bangsa yang merdeka.
misalnya nanti papua merdeka kemudian saya hanya menjadi petani atau nelayan sekalipun tapi saya iklas dan puas dari pada sekarang saya menjadi pejabat dan kaya raya diatas penderitaan rakyat.

adoo serius sampe hehehe woi..salam kenal dulu
ee buat kam smua, saya sering menghayal kapan di televisi ada iklan shampoo ttg rambut keriting yang indah, hampir tidak ada kecuali merdeka jadi ada stasiun televisi sendiri hehehe. mantap kah tarada kalo ada papuan idol hiiihhiihhhihi.



pesan pribadi menamba 11-08-05


halaman 512 dari 552 << selanjutnya < 509 510 511 512 513 514 515 > terakhir >>