pengisian buku tamu   kembali ke Cenderawasih Pos Online   Report abuse

namaPutra Numbay
tanggal12-12-05
Lokasiclick picture for more information
pesanBuat saudaraku dan saudariku dimanapun anda berpijak.
Seiring bergemahnya tangisan dan cucuran airmata yang menghantarkan luapan emosi.
Bersama panasnya pertempuran syaraf yang menunjukan egoisme manusia
Tanpa terasa hari hari kita telah menginjak sebuah tangga akhir dari kalender 2005.
Meskipun seru peperangan politik memperebutkan kursi gubernur, dan juga menuntut hak hidup ditanah papua.
Sekalipun masih ada tangisan dan kesusahan ditanah tercinta, namun tanpa terasa remang remang cahaya lampu salib diatas kota Jayapura
Berjejeran lampu jalanan sepanjang kota kota diPapua yang diringi lagu HOLY NIGHT mengingatkan kita
bahwa natal telah tiba.
Untuk itu bersama ini kukirimkan ucapan MERRY CHRISTMAS untuk kalian semua. Semoga kita semua ada dalam Damai Natal, special untuk nona Padaido dan Putra Syafen, Happy X'mass and GOD BLESS you.


namaPutra Swafen
tanggal12-12-05
Lokasiclick picture for more information
pesanPutra Swafen setuju dengan pendapat Putra Numbay!

Salam,
PS


namapapuano
tanggal11-12-05
Lokasiclick picture for more information
pesankalo sobat Akut_Papua masih pantau,
saya kira kasus kelaparan di Yahukimo adalah bukti keberhasilan Otsus yang dia maksudkan selama ini?

Kemana uang Otsus yang miliaran rupiah itu. harusnya kepada saudara-saudara kitong ini uang dan perhatian pemerintah itu diberikan. Ini sudah tahun ke empat Otsus!
Mana JP Solossa yang dapat gelas Doktor dari makalahnya tentang Otsus. Memalukan!!
Solossa dan Karma terlalu sibuk mempersiapkan diri mengamankan dan mencari posisi untuk Jabatan Papua 1 Pilkada nanti, sehingga lupa, kalau ada rakyat Papua yang kelaparan di sekitar mereka. Solossa dan Karma harus bertanggung jawab.

Sayang..... 55 orang Papua ( sangat mungkin lebih dari jumlah itu) harus meninggal begitu saja, karena pemerintah dan pemimpinnya yang lupa pada mereka.
sungguh ironis, dalam era Otsus Papua, ada orang papua yang mati karena lapar.

--------------


namaPutra Numbay
tanggal11-12-05
Lokasiclick picture for more information
pesanBo sobat putra syafen deng nona Padadido, kam bikin kaka pu hati hancur berkeping keping eh. Tong baku tengkar gara gara sekolah macam mati nanti tong bawa pergikah.
Sa kasih tahu, kam dua tuh sama sama bijaksana, sama sama berguna dan sama sama dikaruniai hikmat dan marifat dari Tuhan yang sama.
Kalau kam beragama sama dengan saya mungkin kam pernah baca proses penciptaan manusia. Tuhan bilang kau dan saya diciptakan sama dengan wajahNYA, nah kalau tong merendahkan orang lain itu sama dengan tong merendahkan DIA yang menciptakan kita.
Berargumen boleh berargumen tapi kalau sampai sudah bernada merendahkan org lain bisa mengilangkan satu langkah berkat dari diri kita.

Any way,untuk pribadi saya, saya bangga menjadi manusia, saya bangga menjadi orang papua dalam segala kebodohan dan kekurangan saya karena disinilah Tuhan memberkati saya.


namaPutra Swafen
tanggal11-12-05
Lokasiclick picture for more information
pesanNona Padaido Yth, pendidikan saya memang masih tidak setingkat dengan anda cuman saya bukan kayak anda yang hobbynya TUKANG TEBAK! he-he-he (anda salah menebak...sy bukan pengacara!)
Menurut saya dari gaya tulisan anda, sepertinya anda kurang membaca dan tidak memiliki pengetahuan yang memadai.
Oh ya, saya tidak belagu... anda perlu tahu bahwa sekolah sampe tinggi itu perlu! Pengertian tinggi itu bukan hanya untuk meraih gelar namun memiliki skill yang dapat dipakai untuk menjalankan suatu kegiatan serta menyelesaikan problem di masyarakat.

Begitu dolo nona padaido! banyak baca ya...


namaPapua_Son
tanggal10-12-05
Lokasiclick picture for more information
pesanFAKTA YANG MENYEDIHKAN...!

Beberarapa waktu yang lalu saya membuat tanggapan tentang pejabat Papua yang sarapan di Jayapura, makan siang di Biak dan makan malam di Jakarta. Alias suka mundar-mandir Jakarta-Papua menjadi satu hobby! Sedang masyarakat yang dipimpinnya dibiarkan kelaparan. Sekarang hal itu menjadi kenyataan di Yahukimo...yang mati 55 dan 112 dalam keadaan kritis.

Sungguh hal ini menyakitkan hati ini.....
Beginikah seharusnya anak adat hidup diatas tanah yang kaya namun kelaparan?
Beginikah nasib mereka anak adat yang selama ini diperjual belikan di kursi-kursi pejabat DPRP, DPR, ISTANA NEGARA?
Dimanakah hasil OTSUS yang selama ini dibanggakan oleh sekelompok birokrasi dan excecutive yang berkata bahwa OTSUS membawa hasil yang baik? Bukankah tujuan pemekaran wilayah adalah untuk pengembangan dan peningkatan kehidupan masyarakatnya? Dimanakah peningkatannya? dan apa yang ditingkatkan? Mengapa sampai begitu banyak orang meninggal cuma karena kelaparan? apakah Papua sudah berubah jadi Etiopia? atau Ruanda? Sungguh hati saya sangat sedih....

Sungguh kisah ini sesungguhnya tidak perlu terjadi di Papua, kalau saja PEJABAT PUNYA HATI...!! MELAYANI...MASYARAKAT YANG DI PIMPIN DENGAN HATI DAN OTAK, YANG INTINYA MEMBANGUN DAERAH DAN KESEJAHTERAAN MASYARAKATNYA.

Saya dan keluarga turut berduka cita sedalam-dalamnya untuk saudara-saudaraku yang meninggal akibat kelaparan.

smilie


namapujangga^papua
tanggal10-12-05
pesanOm Cepos,

Sa pikir kalo mo pake logat Papua, maka pakailah yang baik dan benar. Begitu to ?

Sepertinya kalimat 'entara' itu tra terdapat dalam kamus khas Indonesia dialek Papua. Jadi sa pikir yang benar itu ' Ah, sabantar lagi su bisa jadi gub tooo'

Salam Ikan Puri

>> Wagub Karma Resmi Mundur
Ah, entara lagi su bisa jadi gub tooo


namaNona Padaido
tanggal10-12-05
pesanHei putra swafen,
saya meragukan pendidikan anda, saya merasa anda adalah seorg PENGACARA (tau khaaan arti nyaaaa) he-he-he
memang benar apa yg anda katakan bahwa wanita di asia dan pasific bukan asific OK ! ! ! itu di bawah kuasa laki2 tapi....ini khaaan sudah bukannya jamannya lagiiiiii ini jaman moderen booooo dan pendidikan anda yg tinggi itu sampe di mana sih....belagu aja loooo. hey....ingat sepandai2 tupai melompat pasti jatuh juga khaaaaan
wah....jangan2 di sekolah anda itu yg ada hanya laki2 saja idih....bisa2 apa yg sudah terjadi di amerika itu sudah terjadi di sekolah mu itu. haaaaa haaaaa haaaa haaaaa
taaaaaaa kuuuuuuuu ttttttttttt


namaPutra Numbay
tanggal10-12-05
Lokasiclick picture for more information
pesanYahukimo
Menghilang engkau dirimba Papua
Wajahmu tertutup kabut puncak jaya
Jalanmu penuh semak dan belukar
Langkahmu tertatih dihadang banjir dan kekeringan
Yang ada hanya airmata

Bukan niat kita untuk tewas
bukan pula kemalasan yang menjadi alasan
berguguran jiwa jiwa, berjatuhan insan manusia
Sambil mengucapkan kata "lapar"
Maut melangkah dengan bangga sambil menjemput
mereka

Tengoklah peristiwa ini
Persitiwa manusia dibumi Papua
Ketika Uang Otsus melimpah ruah
Masih terjadi orang mati karna lapar

Aku bertanya dalam hati
Berapa jumlah penduduk Papua?
Berapa jumlah uang otsus?
Bisakah kita hitung dengan rumus ekonomi?

Alam berkata lain,
aku panggil yang kumau.
Akan kujemput setiap yang menangis
Karena kalian manusia kaya dengan otsus
Namun tak melihat mereka ditengah belantara
yang polos dan lugu bersahabat dengan aku

Bumiku usang
Langitku mendung
Jiwaku koyak
Hatiku menangis

Ya Tuhan Ampuni kami orang Papua
Yang mati kelaparan diatas kekayaan alam kami.
------------------------------------------------
Turut berduka anakmu dinegri Paman Sam.
PUTRA NUMBAY.


namaPutra lingkaran
tanggal09-12-05
pesansmilie smilie Booo.... Putra numbay! ko pu horeeee saja nyaring sampee daun telingaku bergetar. Sob ko so tahu to, bapak dorang tra mo kalah deng anak2. Tapi anak2 biasanya hanya di pinggir jalan, bapak dorang lain... maka kalo dong sungguh2 berarti bisa sapai de Jakarta. harap ya... . smilie smilie smilie
Tuk Runggeary dan nona padaido. Syalm baku katamu. Torang baku dengar terus kapan baku lihat ya?? hahaa...heeeih. Mat Natal tuk kam semua. smilie smilie smilie smilie smilie smilie ciaoooo!!!.... smilie smilie smilie


halaman 404 dari 549 << selanjutnya < 401 402 403 404 405 406 407 > terakhir >>