Sign Guestbook   Back to www.cenderawasihpos.com

NameWong Papua
Date2007-08-25
Locationclick picture for more information
MessageHai cepos pa kbar ?
juga ntuk kawan2 yg lain,,, lama tra muncul
di GB.. pa kbar ? mdh2an semua sehat ya,,

Mo tanggapi tentang polemik PERDA miras,,
Pa Kapolda Yth,, menurut saya sebenarnya tidak perlu buka peluang dengan hanya merazia orang2 yang membuat campuran alkohol untuk diminum,,
PERDA miras perlu ada,, n klo perlu izin peredaran miras di Papua dicabut saja,,
Memang tidak mudah,,tapi orang yg suka miras lebih banyak mudarat dari pada manfaatx, Jadi tidak usah buka peluang untuk peredaran miras,,,
Manokwari adalah contoh yg harus ditiru, memang di lapangan pelaksanaannya tidak mudah karena tidak semudah membalik telapak tangan menghapus kebiasaan yg sudah mendarah daging dan turun temurun,, tapi kenapa tyiodak dilaksanakan dari sekarang saja,,, kapan lagi kebiasaan tersebut dihilang dan siapa yg mau memulai dengan perubahan tersebut ? Harusnya kita semua dan saat ini.. Kalau bukan kita siapa lagi, kalau tidak sekarang kapan lagi ? ( mengutip semboyan Tongoi Papua saat demo PTFI )
Ok,, tetap smangat membangun Papua


NamePutra Numbay
Date2007-08-25
Locationclick picture for more information
MessageDiera Otsus aspirasi merdeka memang sebuah harga tawar yang menggiurkan bagi kaum politisi. aspirasi merdeka Papua adalah sebuah bargaining politik yang mempunyai nilai jual dan oleh sebagian orang kesempatan itu tak bisa dilewatkan begitu saja, apalagi dibumi Indonesia yang masih tergolong miskin dan berkembang. Semua orientasi kehidupan manusia tertuju pada uang. pencarian akan uang menghalalkan segala cara. Ketika kita menyaksikan orang Papua berbicara merdeka diJakarta kemana lagi dia akan berlabuh setelah demo itu. Bar, bir atau apapun bentuknyanya diJakarta adalah sebuah pelarian dari orang orang yang mencari jati diri. Kita orang Papua memang kehilangan identitas. banyak yang menjadi kaki tangan orang yang ingin terus mengeruk kita. aspirasi merdeka itu memang bukan hanya milik saya dan anda tetapi semua orang Papua. cuman persoalannya sekarang diantara kita ada yang belum mengetahui dan sadar apa, bagaimana, mengapa dan kemana kemerdekaan Papua diarahkan. bukan sebuah rahasia lagi bahwa demo diIndonesia adalah salah satu lapangan pekerjaan yang paling cepat mendapatkan duit. dan lapangan pekerjaan ini sudah banyak menghasilkan pejabat2 karbitan tanpa mempunyai latar belakang pengetahuan dan pengalaman yang matang dalam bidangnya. mungkin saja yang anda saksikan diJakarta adalah mereka yang terlibat proyek para politisi tetapi bukan mereka yang membawa amanat tanah dan air Papua. tetapi disini kami berdiri sampai matipun kami tetap ingin merdeka dan tidak bersama NKRI.


NameBlack Boy
Date2007-08-25
Locationclick picture for more information
MessagePro Nanemaco,
Apa yg ko bilang itu sa akui benar dan sa juga su belajar akan dari SD sampe SMU. Memang dulu jg byk org Indonesia yg jd pimpinan. Tapi hal yg paling substansial adalah bahwa tatanan kehidupan sosial saat ini sangat berbeda. Pada jaman kolonisasi Belanda atas Indonesia dulu, kebanyakan pimpinan adalah kaum bangsawan yang memang mempunyai hak kekuasaan atas tanah dan rakyatnya (ada sedikit juga rakyat biasa yg dipercayakan jadi pimpinan) tapi semuanya itu dengan tekanan untuk kepentingan Belanda.
Sekarang, zaman sudah berubah!!! Pimpinan dipilih secara demokratis, pejabat-pejabat dipilih berdasarkan kapasitas dan kapabilitasnya. Jadi, sa kira sangat naif skali klo samakan situasi tempoe doeloe dengan saat ini.
Hal lain lagi bahwa, mau memerdekakan Papua harus dengan suatu konsep yang jelas.
Pace 1 de semangat skali wkt lihat banyak anak2 yg ikut kapal dan setelah kapal agak jauh dari pelabuhan dong lompat dan berenang ke tepi. Ada kapal lain mau berangkat, anak2 itu dong ikut lagi. Pace juga langsung gabung. Saat anak2 itu dong lompat, pace juga lompat tapi de tenggelam. Pace de lupa klo de tra bisa berenang.
Keinginan untuk merdeka adalah hak asasi jadi saya sangat hargai itu.....
Kebebasan untuk berekspresi juga adalah hak asasi jadi itu adalah ekspresi saya tentang situasi Papua saat ini.
Apa ko punya pendapat ttg org2 Papua yg su dpt legitimasi rakyat Papua utk urusan M, yg sering ke Jakarta tinggal di hotel mahal, mabuk di bar???
Salam
BB


Name1234
Date2007-08-25
Locationclick picture for more information
MessageApakah catatan para tamu dapat langsung dibaca tanpa harus membuat komentar lagi.....???? Cape' deh....


NameNanemaco
Date2007-08-25
Locationclick picture for more information
Messageuntuk black boy...
ko tau tidak, waktu Indonesia dulu sebelum merdeka dan ada dalam penjajahan Belanda dan Jepang, sebagian besar orang Indonesia sendiri yang jadi pimpinan setingkat Bupati (Adipati?), diatas atau dibawahnya juga cari makan dengan jual bangsa sendiri. Jadi lebih bengis! jadi penghianatan karena haus harta, mata duitan dllsb.
itu fenomena umum. jadi, tra masalah.
yang ko lihat di Papua saat ini memang banyak yang seperti itu. tapi ada banyak juga yang merindukan kemerdekaan yang sesungguhnya. punya hati yang tulus untuk tanah ini.
alam akan menyeleksinya. mereka yang ada sekarang ini tidak seberapa dengan ribuan orang papua yang kalo sepakat, sehati dan satu semangat, mereka-mereka itu akan diijak-injak seperti debu.

Kalo merdeka nanti kitorang akan begini, begitu, jadi seperti ini dan itu, sa mo bilang, itu urusan nanti. mo jadi burung cenderawasih atau anjing kaskado juga tra papa. susah...susah dalam alam kemerdekaan, senang...senang juag kitong nikmati bersama.
yang kepala keras itu akan berhadapan dengan rakyat.
kalo ko pesimis.. ko mundur 5 langkah, ko akan duduk elus-elus dada, sambil tahan hati.

begitu ee


Namekokoda
Date2007-08-24
MessagePapua Selatan........

Para pencinta RI, mohon u/ tidak memperluas kebun seluas luasnya karena hasil dri kebun kecil
pertama yg kalian buat belum kami rasakan(nikmati)standar hasilnya, kini kalian paksakan adanya Prop.Papua selatan dst........,

kalau mau menikmati posisi jabatan...yaaaaah buat surat ke PBB-(UNO)dan katakan saya mau jdi utusan perwakilan papua Barat dgn misi dan visi yg bagus dri pada pakai parang tumpul u/ merusak alam Papua dg dalih mempertahankan kepentingan pemerintah Jakarta agar bisa duduk di kursi kekerlak(cocroch)nya Jakarta.

OK thx om cepos atas berita papua selatannya......bye2x.


NamePutra Numbay
Date2007-08-23
Locationclick picture for more information
MessagePapua merdeka bukan sebuah perkara yang gampang laksana membalik telapak tangan.Disintegrasi adalah sebuah proses yang akan memakan korban yang sangat dahsyat. Dan untuk itulah maka sekarang ini telah dipersiapkan perangkat perangkat pendukung untuk menjalankan rencana pertahanan keamanan NKRI apabila besok atau lusa orang Papua minta dan desak untuk merdeka secara independen.NKRI harga mati, Otsus jalan keluar, dan masih banyak lagi statemen2 yang berbauh Indonesianis keluar dari mulut orang Papua sendiri akhir akhir ini.Semua itu merupakan ungkapan yang lahir dari keinginan dan kepentingan individu karena kondisi saat ini. Tetapi saat ini bukan lagi sebuah hal yang harus disembunyikan dan diputar balikkan bahwa Orang Papua pernah merdeka. Kemerdekaan itu dimanipulasi oleh Amerika dan Indonesia hanya karena kepentingan ekonomi mereka. dan sayangnya orang Papua belum bisa berbuat banyak pada saat itu karena mereka masih banyak yang belum mengenal konsep merdeka sebagai negara. kalau sekarang mereka menuntut untuk merdeka itu adalah sebuah kebenaran, persoalanya sekarang maukah orang Papua merdeka atau menjadi budak itu saja yang perlu diluruskan.


NameBlack Boy
Date2007-08-23
Locationclick picture for more information
MessageHallo smua..........

Apa yang pace Ramses Wally bilang dan yang dikeluhkan adalah realitas di Papua saat ini. OTSUS tidak berhasil mensejahterakan rakyat Papua secara keseluruhan. Pejabat peternakan semakin menjamur dengan memelihara "kuda", "kijang" dan dsb. Orang miskin tinggal miskin, dsb.........
Saya melihat OTSUS sebagai UKURAN. Ukuran untuk apa? Ukuran kemampuan manusia Papua untuk berperan penuh dalam upaya pemerdekaan dirinya dan etniknya dari penjajahan keterbelakangan, kebodohan, kemiskinan, keserakahan, dan berbagai stigma negatif lain yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat orang Papua.
Setelah mencermati evolusi kehidupan sosial yang terjadi dekade ini di Tanah Papua, saya pikir kita coba kembali renungkan apakah setelah merdeka ada jaminan bahwa pemerintahan orang Papua akan lebih baik? Apakah gaya hidup FEODALISME di kalangan pejabat yang berkembang saat ini akan berubah merakyat? Apakah PRIMORDIALISME yang tumbuh subur saat ini akan berubah menjadi ETNONASIONALISME PAPUA? Saya Sangat Ragu......!! Makanya dalam 2 tahun terakhir ini saya berikrar untuk TOLAK DISINTEGRASI TANAH PAPUA DARI NKRI.

Salam
Black Boy


NameAA
Date2007-08-23
Locationclick picture for more information
MessageYa begitulah klo rektornya seorang EKONOM, pasti yang dipikirkan profit mulu......
Sayang sekali......bagi UNCEN, Universitas tertua di Papua, tapi semakin ketinggalan dari UNIPA.
Sayang.............


Namexx
Date2007-08-23
Locationclick picture for more information
Messagetessssss taaaaaaa tesssssssssss taaaaaaaaaaa


Page 96 of 102 << First < 93 94 95 96 97 98 99 > Last >>