| Message | Sangat sayang sekali, masyarakat papua telah d bodohi sendiri oleh pemerintah daerahnya sendiri sampai saat ini. Apakah kita belum sadar-sadar ?, sistem pemerintahan saat ini sudah rusak alias bobrok ?. Cobalah lht sendiri mama2 masih berjualan pinang, jual sayur d didepan supermarket gelael, jual kelapa dn sebagainya. Padahal pemerintah daerah bisa mensejahterahkan rakyatx dengan dana otsus yang telah di berikan pemerintah pusat bermilyar-milyar tiap tahun. Seharus sudah ada hasil dan perubahan yang pasti yg harus masyarakat nikmati. Janganlah kita terus di bodohi, pemerintah pusat sudah memberikan bantuan kpd pemerintah daerah dan bagaimana pemda itu yg harus secara langsung mengalirkan dana itu kpd masyarakatnya. Ini semua karena moral dan cara kerja para pemegang amanah rakyat yaitu DPRP, MPRP, walikota dan gubenur. Tuntutlah hak kita, kita harus lebih kritis, dan harus berani untuk menuju perubahan dan keadilan yang merata. Sebaiknya yang duduk di kursi DPRP, MPRP yang cuma ongkang kaki di situ ,,, , dan koruptor2 yg bersembunyi, lebih baik di lengser kan saja. Dari pada cuma menghamburkan uang rakyat cuma untuk kepentingan pribadinya sendiri. Coba kalau uang itu di gunakan u rakyat, saat ini masyarakat papua asli bisa mnjd pengusaha besar tanpa harus berangan-angan. Mulai sekarang sadarlah saudaraku, kita harus bangun dari tipu daya pemerintah daerah untuk perubahan masyarakat papua asli.
Sudah |