Sign Guestbook   Back to www.cenderawasihpos.com

Nameernard
Date2007-09-28
Locationclick picture for more information
MessageTeror

kasus teror yang menimpa saudara rumbekwan tidak bisa di tutup-tutupi oleh siapapun karena setiap manusia mempunyai hak hidup dan mempertahankan diri dari ancaman apapuan.

setiap masyarakat di dunia di lindungi oleh dunia internasional kusunya masalah HAM tersebut. mengingat perkataan kapolda Papua terlalu meremehkan kasus teror yang menimpa saudara Alberd Rumbekwan, kata pangdam tidak masuk akal sekali dan tidak masuk aka. pertanyaan pangdam tersebut kita bisa temukan pada kasus kekerasan yang di terimah oleh aktifis Hak asasi manusia dimana saja berada kusunya kematian aktifis Munir, teror wartaswan media pada saman Orde baru, kalangan akademisi merupakan contho kasus. di negara lurar seperti liberia, indian aburigin menjadi contoh dimana kebebasan suku atau etnis di batasi oleh militer yang berkuasa terutama rezim negara yang memerintah dengan tangan tangan besia dangan kebiadapannya.

hal tersebut bukasn hal baru, masyarakat papua yang terkena keracunan tidak di proses secara hukum dan sampal makanan yang di konsumsi tidak di periksa di laboratorium untuk mengetahui terkena racun apa menjadi pertanyaan......??????????

sekiranya milite tidak akan menyelesaikan maslaha......??????


Namekokoda
Date2007-09-27
MessageDear Cepos:Bincang-bincang Dengan Dubes LB dan BP Indonesia Untuk Australia, Mr TM Hamzah Thayeb
LSM dan Pers Australia Masih Sering Propaganda Tentang Papua Merdeka
Selain Papua New Guinea (PNG), negara tetangga lain yang sering digunakan sebagai tempat pelarian bagi beberapa masyarakat Papua untuk memperjuangkan kepentingan politik Papua Merdeka, adalah Australia. Berikut hasil wawancara Cenderawasih Pos dengan Duta Besar (Dubes) dan Berkuasa Penuh (BP) Indonesia untuk Australia, MR TM Hamzah Thayeb dan seterusnya.........

Mr Kokoda:Mr TM Hamzah Thayeb, please don't tell up side down on the cepos, karena you su lupa kaaa gara2x makan hati anda thp orang2x papua di terima masyarakat/pemerintah aussie to settle down here, anda melarikan diri dan menutup kantor anda karena kecewa kalau2x papua terlepas nanti hilang lumbung emas anda sebagai agen haram yg terus menerus tahan pantat di tanah papua karena rakus,ceroboh dll sehingga sdr2x anda melayu sendiri anda biarkan jadi pengemis di jalan2x such as still happening di pulau jawa dll.

OK Om cepos thx u/ info2x beratnya...GBU n maju terus.....

Cheers
Kokoda


NameOKTOVIANUS TEKEGE
Date2007-09-26
Locationclick picture for more information
Messageselamat malam sy ingin mendaftar sebagai anggota pembaca cepos tp caranya bagaimana ?


NameJimmy
Date2007-09-26
Locationclick picture for more information
Messageade mister^lobaloba,

Ko ada ambil kuliah di STT IS Kijne kah?

Bertobat dan kembali hidup Kudus itu adalah hal yang dianggap sebagian banyak orang sebagai hal yang SULIT. Karena orang itu harus melepaskan kedagingannya dan harus bisa menyangkal diri. Sementara kebanyakan dari kita orang-orang Papua masih dengan sukacita menikmati kedagingan, yang kitorang semua sudah tau: minum mabuk, seks bebas, dan yang lain-lain.

Makanya banyak pihak yang memanfaatkan kebiasaan buruk ini untuk kepentingan dan keuntungan mereka.
1. Karena orang Papua suka mabuk, makanya dong jualan minuman keras beralkohol.
2. Karena orang papua suka seks bebas, makanya dorang datangkan pelacur-pelacur ke Papua.

Itu salah siapa? salah semua! salah yang suka dan salah yng menyediakan/menjual. Kita tidak usah menutup diri untuk secara jujur mengakui 2 hal tadi.

Tapi yang perlu dilakukan hanya satu: BERTOBAT!
Kembalilah ke jalan yang diamanatkan Kitab Suci (Taurat dan Injil)

Kalau sudah tidak ada yang suka mabuk, pasti tidak ada lagi yang jualan miras. Dan kalau sudah tidak ada yang suka seks bebas, pasti prostitusi akan lenyap. Tidak akan ada yang menjual kalau tidak ada yang berminat membeli.

Tidak perlu buat PERDA Anti Miras, kalau orang Papua sudah stop mabuk-mabukan.

Jadi intinya: BERTOBATLAH dan KEMBALI ke JALAN TUHAN.


Namemister^lobaloba
Date2007-09-26
Locationclick picture for more information
MessageSobat Nanemaco,

betul di alkitab trada larangan makan pinang dan mungkin trada kata pinang di alkitab (ini harus dicek lagi). tapi poin yg sa mau bilng itu naik mimbar harus bersih. tidak dalam kondisi mabuk
dan klo tidak salah makan pinang juga bisa mabuk kah?

nah, apakah mabuk diperbolehkan? bukan hanya naik mimbar gereja sj dilarang mabuk tp untuk setiap saat mabuk itu dilarang.
kawan ko bisa tunjukkan dimana di alkitab yg bilang mabuk itu boleh? makanya saya angkat pinang jg dalam hal ini.

klo bicara org itu berdosa bukan krn sesuatu yg masuk ke dlm mulut melainkan perkataan buruk yg keluar dr mulut itu yg buat org berdosa. saya 1000000% setuju! tp jgn perkataan Tuhan Yesus itu yg dipakai utk menghalalkan pola hidup yg salah.

minum jenever = jenever masuk ke mulut = berdosa
ucapkan kata makian (anj*ng, b*bi, c*kimai) = berdosa

nah dari 2 contoh diatas, mana yg bukan merupakan budaya (kebiasaan) kitorang org papua? jadi jgn menggunakan ayat alkitab utk menghalalkan kebiasaan buruk.
memang budaya itu sesuatu yg berharga (utk manusia) dan manusia lebih suka pertahankan budaya drpada kesucian & keimanan.

budaya & adat = hal manusia
kesucian & keimanan = hal Ketuhanan
lebih baik mengurangi budaya dan adat daripada mengurangi hal Ketuhanan. budaya trabisa buat tong selamat dan masuk surga, tp hal Ketuhanan bisa!


NameWong Papua
Date2007-09-26
MessageKalo kualitas iman su bagus,,
Tunjukkan dalam hidup sehari-hari,,
Ingat kita tidak berhak menghakimi orang lain sebagai yg paling berdosa,, sementara kita ? apa sdh hidup kudus di hadapan Tuhan,,
Menurut saya kita tidak bisa hanya menebak-nebak n memaksa Tuhan membinasakan bumi Papua seperti Aceh misalnya,, Ada banyak cara Tuhan untuk MENGIZINKAN segala sesuatu terjadi,,
Teman2 yang demo adalah salah satu bentuk ekspresi mengeluarkan pendapat,, dan itu tidak salah,,,

Kawan kam 2 punya kedulian n prihatin melihat perkembangan dah terjadi di Papua saat ini,, cuma karena perspektifnya beda makanya saya tadi bilang kam 2 benar,,,,
Semoga ada banyak orang seperti kam 2,, spy kita bisa saling mengingatkan satu sama lain,, Ok
Tetap semangat bangun Papua,,,,,
Salam


NameWong Papua
Date2007-09-26
Locationclick picture for more information
MessageSiang Semuanya,,,

Hai om Cepos Pa kabar ? Baik to,,
Mohon om cepos jaga agar kitong yg lagi merantau bisa selalu logging Cepos sebagai obat rindu pada Tanah Papua tercinta,,,

Untuk Nanemaco n mister loba loba ( sorry kalo salah tuls nama ), saya bisa ikutan degan kamu dua untuk komentar tentang keadaan di Papua saat ini k,, kalo kam 2 tra keberatan e,,
Saya rasa kamu punya pendapat tuh betulll sekali
Orang Papua terkenal sebagai penduduk yg mayoritas beragama Kristen,,, juga KeKristenan ( baca Agama ) boleh di kenal masyarakat karena kedua Rasul papua yang sudah diutus Tuhan pada 5 Feb 1855 yg mendarat di Mansinam,,, sebenarnya dari sejarah ini saja kitong su bisa lihat bahwa masyarakat tradisional pada zaman itu bisa menerima ajaran agama Kristen sehingga berkembang samapai saat ini. Ada kebiasaan2 yg tidak sesuai Alkitab ya,, tidak boleh dipertahankan... itu jika kita sudah hidup kudus dihadapan Tuhan,,,,

Dalam kehidupan se hari2 saya rasa setiap orang memiliki tanggungjawab untuk melakukan ajaran Alkitab secara konkrit sehingga kita tidak berhak menghakimi keimanan seseorang hanya dengan melihat aktifitas sesaat,, seperti kalo ada KKR banyak or sedikit umat yg hadir,, itu bukan jaminan kualitas Imannya,, keimanan itu harus tumbuh n perkembang bahkan berbuah,,,semuanya membutuhkan proses dan waktu yg lama, panjang n tidak mudah,,



Private Message added 2007-09-25


NameNanemaco
Date2007-09-24
Locationclick picture for more information
Messageuntuk mister^lobaloba
Sa tra salahkan ko pu pendapat, tapi ko pasti tau kata Ora et Labora too, yang artinya bekerja dan berdoa.
Itu artinya, tidak bisa berdoa-berdoa saja terus, tanpa bekerja. begitu juga sebaliknya. jadi jang bandingkan berapa banyak yang demo dan dan berapa yang pergi KKR. jelas tidak akan sama! Agama itu sifatnya universal, orang papua, batak, manado, jawa, sampe orang asing pun bisa pergi ke KKR, tapi kalo ajak dong ikut demo, blom tentu!

Jadi, KKR Penting! tapi Demo juga perlu ( maksudnya Demo yang bertujuan baik, untuk sampaikan aspirasi tentang suatu masalah)

Satu lagi, sa tra stuju deng ko pu pendapat soal, .... bicara pendeta tapi mau naik kotbah harus kunyah pinang dulu ....
Apa yang salah dengan pinang? Makan pinang berdosa kah? bisa ko sebut di ayat dan pasal mana dlm kitab suci yang bilang, makan pinang tuh berdosa?
mo makan pinang dulu baru Naik mimbar khotbah tuh tidak masalah kan....ini hanya soal etika, tetapi sepanjang itu dilakukan dengan wajar, sa kira itu sesutu yang biasa saja..!
substansinya... bukan sesuatu yang masuk kedalam mulut yang dipersoalkan, tapi FIrman yang disampaikan itu yang patut didengar dan renungkan!
Di sa pu kampung, waktu dulu! trada anggur untuk perjamuan! akhirnya dong sepakat pake air kelapa, toh tidak mengurangi makna perjamuan itu sendiri.

Makan Pinang itu budaya orang Papua, dan bukan budaya yang jelek dan bukan dosa!
Itu saja!

salam


Namehalomoan hutajulu
Date2007-09-24
Locationclick picture for more information
Messagesmilie yang terhormat pengasuh rubrik buku tamu, klo bisa informasi tentang papua tolong dikirim ke email ini. trimakasih.


Page 64 of 77 << First < 61 62 63 64 65 66 67 > Last >>

This free guestbook is provided by UltraGuest.com